STIAPANCAMARGAPALUSTIAPANCAMARGAPALU

PATRIOT: Journal of Public Administration and PolicyPATRIOT: Journal of Public Administration and Policy

Penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah dalam melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba kepada pelajar, menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan personel kepolisian dan pihak sekolah yang terlibat, serta dokumentasi kegiatan penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Direktorat Reserse Narkoba mencakup produktivitas penyuluhan yang rutin dan menjangkau berbagai jenjang pendidikan, kualitas pelayanan yang komunikatif dan interaktif, serta efisiensi melalui kolaborasi lintas sektor. Selain itu, penyuluhan ini didukung oleh sikap positif personel, seperti tanggung jawab moral, kedisiplinan kerja, dan inisiatif dalam mengembangkan metode penyampaian yang menarik bagi pelajar. Meskipun demikian, beberapa kendala masih ditemukan, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya dokumentasi evaluatif, dan ketergantungan terhadap dana eksternal. Oleh karena itu, peningkatan kualitas penyuluhan memerlukan penguatan kelembagaan, dukungan anggaran, dan pelatihan berkelanjutan bagi personel.

Berdasarkan hasil penelitian, penyuluhan bahaya narkoba oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah menunjukkan kinerja yang cukup positif.Kegiatan dilaksanakan rutin dan menjangkau berbagai jenjang pendidikan, meskipun masih lemah dalam dokumentasi dan evaluasi formal.Penyuluhan disampaikan secara persuasif dan komunikatif dengan metode interaktif, namun terkendala oleh keterbatasan ruang dan jumlah peserta.Efisiensi tercapai melalui kerja sama dengan pihak eksternal, meski masih bergantung pada dana kerja sama.Keberhasilan program juga didorong oleh komitmen personel, kedisiplinan, dan inisiatif pribadi.Secara keseluruhan, program ini efektif dan berdampak positif, namun perlu penguatan dokumentasi, sarana pendukung, dan kemandirian anggaran untuk keberlanjutan.

Untuk meningkatkan kualitas penyuluhan bahaya narkoba, perlu dilakukan penguatan kelembagaan dan dukungan anggaran yang berkelanjutan. Selain itu, penting untuk mengembangkan metode komunikasi yang menarik dan interaktif, serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor. Apakah ada cara untuk meningkatkan keterlibatan aktif pelajar dalam kegiatan penyuluhan? Bagaimana peran sekolah dan guru dalam mendukung keberlanjutan program ini? Apakah ada strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba?.

  1. Drug-free ASEAN 2025: Tantangan Indonesia dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba | Herindrasti |... journal.umy.ac.id/index.php/jhi/article/view/3944Drug free ASEAN 2025 Tantangan Indonesia dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Herindrasti journal umy ac index php jhi article view 3944
  2. Penyuluhan Bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif di SMPN 1 Sanaman Mantikei | ASPIRASI : Publikasi... doi.org/10.61132/aspirasi.v3i4.2133Penyuluhan Bahaya Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif di SMPN 1 Sanaman Mantikei ASPIRASI Publikasi doi 10 61132 aspirasi v3i4 2133
  1. #air bersih#air bersih
  2. #sma negeri#sma negeri
Read online
File size155.34 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2kG
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test