STIAPANCAMARGAPALUSTIAPANCAMARGAPALU
PATRIOT: Journal of Public Administration and PolicyPATRIOT: Journal of Public Administration and PolicyStunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan intervensi yang efektif, khususnya di tingkat komunitas melalui program Posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi , Kecamatan Sigi Biromaru, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kader Posyandu dan petugas gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program yang dijalankan—meliputi Inovasi Sejuta Telur, Tangguh Bersinar, dan Pos Penanganan Stunting—telah berjalan efektif berdasarkan dimensi Robbins dan Coulter, yaitu pencapaian tujuan, efisiensi pelaksanaan, fokus pada output, dan fleksibilitas dalam proses. Program ini mampu meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat, memperbaiki status gizi balita, serta menunjukkan penurunan prevalensi stunting di wilayah tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.
Program pencegahan stunting melalui Posyandu di Desa Mpanau berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata.Keberhasilan program terlihat dari peningkatan pengetahuan dan kesadaran kader serta masyarakat tentang gizi dan pencegahan stunting, efisiensi pelaksanaan yang didukung sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif, serta penurunan prevalensi stunting dan peningkatan status gizi balita.Program juga menunjukkan fleksibilitas tinggi dalam menyesuaikan waktu, metode, dan bentuk kegiatan dengan kebutuhan lokal, menjadikannya model yang partisipatif dan berkelanjutan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana model Posyandu di Desa Mpanau dapat direplikasi di desa-desa lain dengan kondisi sosial-ekonomi yang berbeda, misalnya di wilayah terpencil atau berpenduduk heterogen, dengan fokus pada faktor penghambat dan pendukung keberhasilannya. Selain itu, perlu diteliti dampak jangka panjang dari program Inovasi Sejuta Telur dan Pos Penanganan Stunting terhadap perkembangan kognitif dan prestasi belajar anak usia sekolah dasar, untuk memahami apakah perbaikan gizi di masa balita benar-benar berdampak pada kapasitas belajar di masa depan. Terakhir, sebuah studi dapat dilakukan untuk mengukur sejauh mana keterlibatan lembaga keagamaan seperti BAZNAS dalam program ini memengaruhi keberlanjutan dan penerimaan sosial, karena partisipasi mereka tampak krusial dalam membangun kepercayaan dan keterlibatan masyarakat, sehingga bisa dijadikan model kolaborasi sosial-keagamaan dalam intervensi kesehatan publik.
- The Risk Factors for Stunting in Children Aged 6-59 Months: A Study of Case Control in A Sub Urban Area... salnesia.id/jika/article/view/752The Risk Factors for Stunting in Children Aged 6 59 Months A Study of Case Control in A Sub Urban Area salnesia jika article view 752
- Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Perilaku Ibu Dalam Pemberian MP-ASI | Ade... jurnal.umitra.ac.id/index.php/JIGZI/article/view/325Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Perilaku Ibu Dalam Pemberian MP ASI Ade jurnal umitra ac index php JIGZI article view 325
- Maintenance | Journal Universitas Islam Madura. maintenance journal universitas islam madura en uim sistem... journal.uim.ac.id/index.php/darmabakti/article/view/1395Maintenance Journal Universitas Islam Madura maintenance journal universitas islam madura en uim sistem journal uim ac index php darmabakti article view 1395
| File size | 166.37 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-2kH |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko malnutrisi pada usia lanjut di Kota Pekanbaru, Propinsi Riau. Penelitian dilakukanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko malnutrisi pada usia lanjut di Kota Pekanbaru, Propinsi Riau. Penelitian dilakukan
SALNESIASALNESIA Pemberian formula modifikasi MP-ASI yang tepat berhubungan dengan peningkatan status gizi balita. MP-ASI juga dapat disubsidi dengan pangan lokal, sehinggaPemberian formula modifikasi MP-ASI yang tepat berhubungan dengan peningkatan status gizi balita. MP-ASI juga dapat disubsidi dengan pangan lokal, sehingga
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Edukasi gizi yang diberikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan orang tua balita mengenai pola makan seimbang serta pemanfaatan pangan lokal. KegiatanEdukasi gizi yang diberikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan orang tua balita mengenai pola makan seimbang serta pemanfaatan pangan lokal. Kegiatan
SALNESIASALNESIA Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu balita mengenai stunting dan gizi. Selain itu,Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu balita mengenai stunting dan gizi. Selain itu,
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Tingginya angka kejadian obesitas menunjukkan perlunya upaya masyarakat dalam menjaga asupan nutrisi dan aktivitas fisik bagi balita. Tenaga kesehatanTingginya angka kejadian obesitas menunjukkan perlunya upaya masyarakat dalam menjaga asupan nutrisi dan aktivitas fisik bagi balita. Tenaga kesehatan
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Orang tua supaya membuat pola pengasuhan berhubungan dengan kualitas konsumsi anak dan penyakit infeksi yang menyertainya, dengan mempromosikan cara pemberianOrang tua supaya membuat pola pengasuhan berhubungan dengan kualitas konsumsi anak dan penyakit infeksi yang menyertainya, dengan mempromosikan cara pemberian
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Variabel independen adalah pekerjaan dan pengetahuan akseptor, variabel dependen adalah ketepatan kunjungan ulang. Data di peroleh dengan menyebarkan kuesioner.Variabel independen adalah pekerjaan dan pengetahuan akseptor, variabel dependen adalah ketepatan kunjungan ulang. Data di peroleh dengan menyebarkan kuesioner.
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Mojokerto. Desain yang digunakan adalah cross sectional study. Populasinya adalah pasien TB paru yang berobat di Puskesmas Mojosari Kec. Besar sampel 18.Mojokerto. Desain yang digunakan adalah cross sectional study. Populasinya adalah pasien TB paru yang berobat di Puskesmas Mojosari Kec. Besar sampel 18.
Useful /
UMKUNINGANUMKUNINGAN Parameter pengujian meliputi uji stabilitas pada suhu sejuk (5-15ºC), suhu kamar (25-30ºC), dan suhu panas (40-45ºC) selama 21 hari meliputi pengamatanParameter pengujian meliputi uji stabilitas pada suhu sejuk (5-15ºC), suhu kamar (25-30ºC), dan suhu panas (40-45ºC) selama 21 hari meliputi pengamatan
UMKUNINGANUMKUNINGAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak batang buah naga terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstraksi sampel batang buahPenelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak batang buah naga terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstraksi sampel batang buah
UMKUNINGANUMKUNINGAN Sediaan sabun mandi padat kemudian dievaluasi meliputi organoleptis, uji pH, uji kadar air dan uji tinggi dan stabilitas busa. Pengujian dilakukan padaSediaan sabun mandi padat kemudian dievaluasi meliputi organoleptis, uji pH, uji kadar air dan uji tinggi dan stabilitas busa. Pengujian dilakukan pada
STIAPANCAMARGAPALUSTIAPANCAMARGAPALU Program ini diinisiasi oleh Pemerintah Kota Palu sebagai respons terhadap tingginya angka pengangguran dan rendahnya daya beli masyarakat pascabencana.Program ini diinisiasi oleh Pemerintah Kota Palu sebagai respons terhadap tingginya angka pengangguran dan rendahnya daya beli masyarakat pascabencana.