ANNPUBLISHERANNPUBLISHER
Jurnal AbdisciJurnal AbdisciLatar Belakang. Penyalahgunaan senjata api merupakan kasus yang paling umum saat ini. Tujuan. Aliran kejahatan dengan menggunakan ancaman kekerasan atau dengan senjata api memang sangat mengganggu keamanan dan ketertiban umum, menimbulkan keresahan di masyarakat. Metode. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum yuridis normatif, yang bersifat deskriptif, artinya berdasarkan undang-undang dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan erat dengan masalah yang diteliti, bersumber dari fakta-fakta di masyarakat, serta literatur sekunder atau data. Hasil. Senjata api bagi masyarakat biasa merupakan benda/alat yang digunakan untuk menyerang atau membela diri, yang apabila ditembakkan dapat menyebabkan luka berat atau kematian, serta salah satu kejahatan yang paling mengganggu masyarakat adalah kejahatan yang melibatkan penggunaan senjata api. Kesimpulan. Kebijakan formulasi hukum pidana saat ini, khususnya terkait Kebijakan Formulasi Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Api Ilegal yang berlaku saat ini, memiliki banyak kelemahan mendasar, yang memengaruhi tingkat efektivitas dalam pelaksanaan pemberantasan tindak pidana Kepemilikan Senjata Api Ilegal. Kebijakan hukum pidana yang bertujuan untuk memberantas tindak pidana kepemilikan senjata api ilegal di masa depan seharusnya mencakup kualifikasi kehalusan, serta memberikan pemahaman tentang batas-batas yuridis mengenai konspirasi jahat dan residivis.
Kebijakan formulasi hukum pidana saat ini mengenai kepemilikan senjata api ilegal memiliki kelemahan mendasar dalam klasifikasi tindak pidana dan unsur-unsur seperti konspirasi jahat serta residivis, yang mengurangi efektivitas penegakan hukum.Tanggung jawab pidana korporasi perlu diperkuat untuk mengatasi dampak kejahatan bisnis yang signifikan terhadap masyarakat dan ekonomi.Perlu pembaruan kebijakan masa depan dengan sinkronisasi hukum pidana berdasarkan kajian perbandingan dan konsep RUU KUHP 2012 untuk meningkatkan konsistensi dan kejelasan hukum.
Berdasarkan latar belakang penelitian ini yang menyoroti kelemahan dalam sistem hukum terkait kepemilikan senjata api ilegal, serta hasil dan kesimpulan tentang perlunya pembaruan kebijakan dengan mempertimbangkan kualifikasi delik, konspirasi jahat, residivis, dan tanggung jawab korporasi, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah studi baru untuk memperdalam pemahaman secara komprehensif, misalnya dengan menyelidiki bagaimana model penegakan hukum di negara-negara seperti Inggris, India, dan Thailand dapat diadopsi untuk memperketat kontribusi korporasi dalam perdagangan senjata gelap melalui studi kasus perbandingan yang melibatkan data empiris seputar kejahatan bisnis terkait senjata api guna mengembangkan framework tanggung jawab pidana yang lebih tangguh dan adil, di mana penelitian tersebut dapat dituangkan dalam bentuk pertanyaan apakah implementasi sanksi maksimum berdasarkan klasifikasi delik dan unsur residivis efektif mencegah kejahatan berulang dalam konteks Indonesia yang sedang dalam reformasi hukum pidana, atau dengan mengeksplorasi dampak teknis pengintegrasian konspirasi jahat sebagai elemen utama dalam undang-undang baru melalui penelitian kualitatif yang menganalisis praktik hukum di lapangan dan masukan dari penegak hukum untuk melihat apakah hal tersebut mampu menekan aktivitas kelompok kriminal terorganisir yang terlibat dalam penyebaran senjata api ilegal, serta menggali potensi penelitian longitudinal tentang evolusi regulasi senjata api di Indonesia pasca-reformasi dengan membandingkan data sebelum dan sesudah perubahan undang-undang untuk menilai efektivitas kebijakan dalam mengurangi keresahan masyarakat dan meningkatkan keamanan, di mana semua saran ini bertujuan untuk mengembangkan ide penelitian lanjutan yang mendorong inovasi hukum tanpa merujuk pada informasi eksternal, selain itu dengan mempertimbangkan batasan penelitian normatif yang bergantung pada literatur sekunder, penelitian masa depan dapat mengintegrasikan pendekatan empiris seperti survei terhadap komunitas terdampak untuk mengukur pengaruh penegakan hukum terhadap ketertiban umum secara lebih akurat dan holistik. Penelitian ini secara keseluruhan harus dirancang untuk menghasilkan rekomendasi praktis yang dapat diterapkan oleh pihak berwenang, seperti polisi dan pembuat kebijakan, sehingga tidak hanya tetap teoritis tetapi juga berkontribusi pada perbaikan sistem hukum yang lebih efektif dan manusiawi, dengan estimasi durasi penelitian minimal dua tahun untuk mengumpulkan data dan analisis mendalam. (Jumlah kata: 452).
| File size | 484.24 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIRESDINASTIRES The problem faced is how to regulate criminal policies for perpetrators of the distribution of digital pornographic content through social media in IndonesiaThe problem faced is how to regulate criminal policies for perpetrators of the distribution of digital pornographic content through social media in Indonesia
STIAPANCAMARGAPALUSTIAPANCAMARGAPALU Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan SPKT Polsek Rio Pakava. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan fokusPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan SPKT Polsek Rio Pakava. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan fokus
STIAPANCAMARGAPALUSTIAPANCAMARGAPALU Namun, masih terdapat kendala dalam hal responsivitas akibat keterbatasan personel, tugas yang belum optimal, serta disiplin pelaksanaan akuntabilitasNamun, masih terdapat kendala dalam hal responsivitas akibat keterbatasan personel, tugas yang belum optimal, serta disiplin pelaksanaan akuntabilitas
UNISSULAUNISSULA The approach will provide a new perspective in assessing plans for making omnibus law in Indonesia. Structural violence is one of the themes being discussed.The approach will provide a new perspective in assessing plans for making omnibus law in Indonesia. Structural violence is one of the themes being discussed.
LAPANLAPAN Penelitian menemukan bahwa jarak jangkauan maksimum roket RX-320 adalah 45,223 km dengan sudut elevasi 65°, tinggi maksimum 27,595 km pada sudut 80°,Penelitian menemukan bahwa jarak jangkauan maksimum roket RX-320 adalah 45,223 km dengan sudut elevasi 65°, tinggi maksimum 27,595 km pada sudut 80°,
LAPANLAPAN Paper ini membahas perancangan skenario operasi yang dapat diterapkan pada G2-SAT sebagai bagian dari konsep misi. Skenario operasi menjelaskan bagaimanaPaper ini membahas perancangan skenario operasi yang dapat diterapkan pada G2-SAT sebagai bagian dari konsep misi. Skenario operasi menjelaskan bagaimana
LAPANLAPAN Pengukuran nilai error bias (drift) telah dilakukan pada keenam unit sensor gyro (tipe uFORS-4) dengan memanfaatkan pergerakan rotasi bumi sebagai nilaiPengukuran nilai error bias (drift) telah dilakukan pada keenam unit sensor gyro (tipe uFORS-4) dengan memanfaatkan pergerakan rotasi bumi sebagai nilai
LAPANLAPAN Dalam generasi ke-2 ini akan dilakukan pengembangan di dalam subsistem, khususnya subsistem OBDH (On Board Data Handling). OBDH mempunyai dua fungsi utama,Dalam generasi ke-2 ini akan dilakukan pengembangan di dalam subsistem, khususnya subsistem OBDH (On Board Data Handling). OBDH mempunyai dua fungsi utama,
Useful /
DINASTIRESDINASTIRES Regulasi ini terutama berfokus pada tata kelola administratif tanpa memberikan perlindungan substansial bagi hak-hak konsumen, khususnya dalam kasus penyalahgunaanRegulasi ini terutama berfokus pada tata kelola administratif tanpa memberikan perlindungan substansial bagi hak-hak konsumen, khususnya dalam kasus penyalahgunaan
DINASTIRESDINASTIRES Sebagai kesimpulan, penelitian ini menyarankan agar Indonesia mengadopsi pembelajaran penting mengenai kejelasan hukum, integrasi digital, dan tata kelolaSebagai kesimpulan, penelitian ini menyarankan agar Indonesia mengadopsi pembelajaran penting mengenai kejelasan hukum, integrasi digital, dan tata kelola
LAPANLAPAN Digunakan tiga jenis penampang airfoil dengan distribusi penampang di sepanjang sudu. Sudut pasang sudu sangat mempengaruhi daya yang dapat dihasilkanDigunakan tiga jenis penampang airfoil dengan distribusi penampang di sepanjang sudu. Sudut pasang sudu sangat mempengaruhi daya yang dapat dihasilkan
LAPANLAPAN Dari simulasi beban tersebut diperoleh tegangan yang terjadi pada kedua bagian nose] tersebut, faktor keamanan bagian konvergen akibat pengaruh tekananDari simulasi beban tersebut diperoleh tegangan yang terjadi pada kedua bagian nose] tersebut, faktor keamanan bagian konvergen akibat pengaruh tekanan