KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK
Jurnal Keterapian FisikJurnal Keterapian FisikLatar belakang: Komunitas punk merupakan subkultur yang sering dipandang bertentangan dengan budaya dominan. Masyarakat sering salah paham terhadap komunitas ini, mengonstruksinya sebagai kelompok negatif dan terpinggirkan. Terapi okupasi berupaya menjadi lebih beragam, adil, dan inklusif untuk memperkuat kontribusi praktisi terhadap kesehatan dan keterlibatan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk dan makna okupasi dalam komunitas punk melalui perspektif okupasi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Responden dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode tematik etnografi, sedangkan validitas data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil: Analisis tematik etnografi menghasilkan dua tema utama terkait eksplorasi okupasi dalam komunitas punk. Tema pertama berkaitan dengan bentuk okupasi dalam komunitas punk yang mencakup aspek anti-mainstream, egaliter, dan DIY (Do-It-Yourself). Tema kedua membahas makna okupasi dalam komunitas punk, yang meliputi bekerja sebagai sarana bertahan hidup, okupasi sebagai ekspresi diri, okupasi sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian terhadap sesama, serta partisipasi dalam okupasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan rasa memiliki. Kesimpulan: Bentuk dan makna okupasi dalam komunitas punk sangat berbeda dengan masyarakat umum. Keyakinan dan lingkungan komunitas punk membentuk pilihan okupasi yang unik dibandingkan dengan masyarakat luas. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya memperluas cakupan praktik terapi okupasi agar lebih inklusif.
Komunitas punk memiliki bentuk okupasi yang berbeda dari masyarakat umum, yaitu anti-mainstream, egaliter, dan berbasis DIY.Okupasi bagi mereka memiliki makna sebagai sarana bertahan hidup, ekspresi diri, kontribusi sosial, dan peningkatan rasa memiliki.Penelitian ini menunjukkan adanya ketidakadilan okupasi akibat stigma sosial dan hambatan struktural, serta menekankan perlunya pendekatan terapi okupasi yang lebih inklusif terhadap kelompok terpinggirkan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi hambatan spesifik yang dialami komunitas punk dalam mengakses pekerjaan formal, termasuk diskriminasi dalam sistem pendidikan dan pasar tenaga kerja, serta bagaimana intervensi terapi okupasi dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan yang dihargai secara sosial tanpa kehilangan identitas diri. Kedua, sebaiknya dikaji bagaimana program pelatihan keterampilan berbasis prinsip DIY dapat dirancang dalam konteks terapi okupasi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan psikososial komunitas punk di berbagai daerah di Indonesia. Ketiga, perlu dieksplorasi potensi kolaborasi antara terapis okupasi, pemerintah lokal, dan komunitas punk dalam menciptakan ruang publik inklusif yang mendukung partisipasi aktif mereka dalam kegiatan sosial dan ekonomi, sehingga dapat mengurangi stigma dan memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan dasar praktis bagi intervensi yang relevan dan berkelanjutan.
- Beyond boundaries? Disability, DIY and punk pedagogies - Francis Stewart, Laura Way, 2023. beyond boundaries... doi.org/10.1177/00345237231160301Beyond boundaries Disability DIY and punk pedagogies Francis Stewart Laura Way 2023 beyond boundaries doi 10 1177 00345237231160301
- Full article: âWhen I use the electric wheelchair, I can be myselfâ â real-life... tandfonline.com/doi/full/10.1080/11038128.2022.2093268Full article yAAAoWhen I use the electric wheelchair I can be myselfyAAAo yAAAe real life tandfonline doi full 10 1080 11038128 2022 2093268
- Punk and education research: ‘Don’t want to be taught to be no fool’ - Greg Vass, Amanda... journals.sagepub.com/doi/10.1177/00345237231172951Punk and education research AoDonAot want to be taught to be no foolAo Greg Vass Amanda journals sagepub doi 10 1177 00345237231172951
| File size | 387.76 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keinginan perempuan penyintas TB untuk kembali bekerja (Return toPenelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keinginan perempuan penyintas TB untuk kembali bekerja (Return to
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Secara praktis, temuan menekankan pentingnya intervensi yang sensitif budaya, memperkuat sumber daya edukatif, dan memperkuat jaringan dukungan sosialSecara praktis, temuan menekankan pentingnya intervensi yang sensitif budaya, memperkuat sumber daya edukatif, dan memperkuat jaringan dukungan sosial
UNESUNES Data diperoleh melalui studi pustaka dan wawancara, lalu dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencabutan hak integrasi berfungsiData diperoleh melalui studi pustaka dan wawancara, lalu dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencabutan hak integrasi berfungsi
INTEKOMINTEKOM Keselamatan pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari menjadi salah satu perhatian utama dalam dunia ketenagakerjaan, terutama dalam kaitannya denganKeselamatan pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari menjadi salah satu perhatian utama dalam dunia ketenagakerjaan, terutama dalam kaitannya dengan
UNSUNS Namun, peraturan ketenagakerjaan saat ini di Indonesia tidak mencakup ketentuan khusus untuk melindungi kesehatan mental pekerja. Penelitian ini bertujuanNamun, peraturan ketenagakerjaan saat ini di Indonesia tidak mencakup ketentuan khusus untuk melindungi kesehatan mental pekerja. Penelitian ini bertujuan
UNUDUNUD Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena double burden yang dialami pemulung perempuan semakin memberatkan selama pandemi. Keterbatasan ruang gerakHasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena double burden yang dialami pemulung perempuan semakin memberatkan selama pandemi. Keterbatasan ruang gerak
CERICCERIC Responden pada penelitian ini adalah mayoritas ibu rumah tangga yang sumber penularan HIV berasal dari suaminya. Sebagian terdapat janda yang penghasilannyaResponden pada penelitian ini adalah mayoritas ibu rumah tangga yang sumber penularan HIV berasal dari suaminya. Sebagian terdapat janda yang penghasilannya
CERICCERIC Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita gizi kurang sangat beragam. PenelitianKesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita gizi kurang sangat beragam. Penelitian
Useful /
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Kesimpulan: Latihan peregangan efektif menurunkan nyeri muskuloskeletal dan meningkatkan kualitas hidup terapis okupasi di Klaten. Latihan peregangan menurunkanKesimpulan: Latihan peregangan efektif menurunkan nyeri muskuloskeletal dan meningkatkan kualitas hidup terapis okupasi di Klaten. Latihan peregangan menurunkan
IPBIPB Perangkat lunak InsightMaker digunakan untuk membangun dan mensimulasikan CLD. Model mengidentifikasi loop penguat yang menunjukkan bagaimana peningkatanPerangkat lunak InsightMaker digunakan untuk membangun dan mensimulasikan CLD. Model mengidentifikasi loop penguat yang menunjukkan bagaimana peningkatan
IPBIPB Theory of Planned Behavior (TPB) telah banyak diterapkan untuk menjelaskan fenomena dan pola perilaku terkait pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuanTheory of Planned Behavior (TPB) telah banyak diterapkan untuk menjelaskan fenomena dan pola perilaku terkait pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Namun, data deskriptif menunjukkan bahwa 88,2% bayi di kelompok intervensi mengalami kenaikan berat badan dibandingkan dengan 85,3% di kelompok kontrol.Namun, data deskriptif menunjukkan bahwa 88,2% bayi di kelompok intervensi mengalami kenaikan berat badan dibandingkan dengan 85,3% di kelompok kontrol.