LLDIKTI10LLDIKTI10
Curricula: Journal of Teaching and LearningCurricula: Journal of Teaching and LearningTersedianya bahan ajar yang mudah, tepat, dan menarik bagi siswa dapat mempengaruhi pemahaman siswa terhadap pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kepraktisan modul pembelajaran penyusunan karya ilmiah berbasis Project Based Learning pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sungai Geringging. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model 4-D (Four-D). Subyek penelitian ini terdiri dari seorang guru bahasa Indonesia dan sembilan siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 1 Sungai Geringging yang dipilih secara acak oleh guru kelas. Guru dan siswa sebagai sampel diberikan instrumen berupa angket uji kepraktisan. Data dianalisis dengan skala Likert dengan skala 0-100 untuk menunjukkan kemudahan, kesesuaian dan daya tarik modul. Untuk mendapatkan nilai kepraktisan yang menunjukkan kemudahan penggunaan modul, skor yang diperoleh untuk setiap aspek dibagi dengan nilai total kemudian hasilnya dikalikan 100. Demikian juga dalam menentukan nilai kepraktisan pada kesesuaian dan daya tarik modul. Hasil analisis data dari angket yang diisi oleh guru dan siswa menunjukkan kategori sangat praktis. Kepraktisan guru secara umum memperoleh persentase rata-rata sebesar 85,71% pada kategori sangat praktis dan siswa pada umumnya memperoleh persentase rata-rata sebesar 87,30% pada kategori sangat praktis.
Modul pembelajaran penyusunan karya ilmiah berbasis Project Based Learning berada dalam kategori sangat praktis berdasarkan uji kepraktisan yang meliputi aspek kemudahan penggunaan, kesesuaian waktu, dan daya tarik.Nilai kepraktisan dari guru sebesar 85,71% dan dari siswa sebesar 87,30%, keduanya berada dalam kategori sangat praktis.Hal ini menunjukkan bahwa modul tersebut praktis digunakan dalam pembelajaran kelas XI di tingkat sekolah menengah atas.
Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas modul ini dalam meningkatkan hasil belajar siswa secara langsung, bukan hanya kepraktisan, melalui eksperimen yang membandingkan kelas yang menggunakan modul dengan kelas yang tidak. Kedua, perlu diteliti adaptasi modul ini pada berbagai gaya belajar siswa, khususnya gaya kinestetik yang dominan di sekolah ini, untuk memastikan keterlibatan dan pemahaman yang optimal. Ketiga, penting untuk mengembangkan versi digital dari modul ini dengan integrasi multimedia dan fitur interaktif, lalu mengevaluasi dampaknya terhadap kemandirian belajar dan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan siswa di era digital.
| File size | 472.76 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Temuan utama menunjukkan: (1) rutinitas membaca 15 menit dan integrasi teks IPAS yang kontekstual; (2) pemanfaatan pojok baca meskipun terganggu gadget;Temuan utama menunjukkan: (1) rutinitas membaca 15 menit dan integrasi teks IPAS yang kontekstual; (2) pemanfaatan pojok baca meskipun terganggu gadget;
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, penelitian ini menelaah bagaimana kebijakan zonasiMetode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, penelitian ini menelaah bagaimana kebijakan zonasi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menyimpulkan bahwa Madrasah Aliyah (MA) Al-Ittifaqiah telah berhasil menerapkan Manajemen Mutu Terpadu (MMT) sebagai kerangka peningkatanPenelitian ini menyimpulkan bahwa Madrasah Aliyah (MA) Al-Ittifaqiah telah berhasil menerapkan Manajemen Mutu Terpadu (MMT) sebagai kerangka peningkatan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Perencanaan stratejik merupakan elemen kunci dalam manajemen pendidikan yang berfungsi sebagai acuan jangka panjang untuk mencapai visi dan misi sekolah.Perencanaan stratejik merupakan elemen kunci dalam manajemen pendidikan yang berfungsi sebagai acuan jangka panjang untuk mencapai visi dan misi sekolah.
UINSIUINSI Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru memahami aspek perkembangan nilai agamaTeknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru memahami aspek perkembangan nilai agama
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Masih kurang pemahaman terkait struktur kurikulum merdeka dan masih perlu pelatihan terkait penyusunan modul ajar serta penilaian pembelajaran pada kurikulumMasih kurang pemahaman terkait struktur kurikulum merdeka dan masih perlu pelatihan terkait penyusunan modul ajar serta penilaian pembelajaran pada kurikulum
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Kendala utama yang dihadapi meliputi tidak tersedianya buku siswa PPKN, kurangnya materi budaya, serta kebutuhan penyesuaian asesmen yang memerlukan pengembanganKendala utama yang dihadapi meliputi tidak tersedianya buku siswa PPKN, kurangnya materi budaya, serta kebutuhan penyesuaian asesmen yang memerlukan pengembangan
IAIHPANCORIAIHPANCOR Penguatan pelaku pendidikan dan kebudayaan antara lain.menguatkan siswa, guru, kepala sekolah, orangtua dan pemimpin institusi pendidikan dalam ekosistemPenguatan pelaku pendidikan dan kebudayaan antara lain.menguatkan siswa, guru, kepala sekolah, orangtua dan pemimpin institusi pendidikan dalam ekosistem
Useful /
LLDIKTI10LLDIKTI10 Hal ini sebagian besar terlihat dari penampilan dan sikap mereka, khususnya dalam mengikuti dan mengerjakan materi pembelajaran asesor kesehatan, dimanaHal ini sebagian besar terlihat dari penampilan dan sikap mereka, khususnya dalam mengikuti dan mengerjakan materi pembelajaran asesor kesehatan, dimana
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Untuk memacu terwujudnya karakteristik kewarganegaraan, peran dosen dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar PKn perlu ditingkatkan, terutama dalamUntuk memacu terwujudnya karakteristik kewarganegaraan, peran dosen dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar PKn perlu ditingkatkan, terutama dalam
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode percobaan terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SDN 2 Mengwi semesterPenelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode percobaan terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SDN 2 Mengwi semester
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Data kesiapan belajar siswa diperoleh melalui hasil observasi dan melalui teks lisan. Agar siswa mampu memahami pembelajaran dengan baik maka siswa harusData kesiapan belajar siswa diperoleh melalui hasil observasi dan melalui teks lisan. Agar siswa mampu memahami pembelajaran dengan baik maka siswa harus