LP3MZHLP3MZH

BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan IslamBAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam

Pendidikan merupakan upaya belajar dengan bantuan orang lain untuk mencapai tujuan yang dimaksud. Tujuan pendidikan humanis, atau proses memperoleh pengetahuan, merupakan suatu kondisi referensi untuk menentukan keberhasilan pembelajaran/pendidikan. Tujuan tersebut merupakan apa yang dideklarasikan manusia, ditempatkan sebagai pusat perhatian, dan demi mewujudkannya individu mengatur perilakunya. Tujuan sangat penting karena berfungsi sebagai akhir dari seluruh aktivitas, mengarahkan semua kegiatan edukatif. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar pendidikan humanis dalam perspektif Islam menurut al‑Zarnuji serta perspektif Islam mengenai pendidikan manusia (humanisasi) sebagai pendidikan yang berupaya memanusiakan manusia, dan penerapannya dalam proses belajar mengajar. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan beberapa pendekatan, antara lain metode diskusi yang meliputi metode deduktif, induktif, komparatif, dan deskriptif. Selain itu, penulis juga melakukan penelitian perpustakaan dengan mengumpulkan informasi dari bahan bacaan, buku, majalah, seminar, serta sumber relevan lainnya; data tersebut kemudian dipelajari secara cermat, digeneralisasi, dan disortir berdasarkan kesesuaian dengan tema penelitian, selanjutnya dianalisis secara mendalam menggunakan metode analisis isi Islam.

Al‑Zarnuji menekankan bahwa tujuan pendidikan harus berorientasi pada tujuan ideal, yang meliputi pencarian ridha Allah dan kehidupan akhirat, serta mendukung tujuan praktis.Konsep pendidikan humanis menekankan pentingnya niat dan kasih sayang sebagai dasar setiap aktivitas belajar mengajar.Dalam Islam, pendidikan mencakup tiga istilah utama—al‑tarbiyah, al‑talim, dan al‑tadib—yang masing‑masing menekankan penyempurnaan kualitas, transfer pengetahuan teoritis, dan pembinaan moral, dengan landasan ideal berupa Al‑Quran, Sunnah, dan ijtihad serta dasar operasional historis, sosial, psikologis, dan filosofis.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi dampak penerapan enam suasana yang disarankan oleh al‑Zarnuji (kecerdasan, istiqamah, kesabaran, biaya, guru, dan lamanya mencari ilmu) terhadap motivasi belajar serta hasil akademik siswa di sekolah-sekolah Islam, dengan menggunakan desain eksperimental berkelompok. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk menilai efektivitas peran guru sebagai fasilitator yang berlandaskan prinsip humanis dalam meningkatkan perkembangan moral dan aktualisasi diri siswa, dibandingkan dengan pendekatan pengajaran tradisional yang bersifat frontal. Terakhir, penelitian dapat menelaah integrasi media digital dalam kerangka pendidikan humanis Islam, khususnya bagaimana teknologi memengaruhi pelaksanaan al‑tarbiyah, al‑talim, dan al‑tadib, sambil menjaga keseimbangan antara landasan ideal (Al‑Quran, Sunnah, ijtihad) dan kebutuhan operasional (historis, sosial, psikologis, filosofis) dalam konteks pembelajaran modern.

  1. #perspektif islam#perspektif islam
Read online
File size662.41 KB
Pages28
Short Linkhttps://juris.id/p-2dU
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test