IKIPIKIP

AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan EkosistemAGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem

Pengaruh ekstrak buah maja (Aegle marmelos) terhadap mortalitas hama keong mas (Pomacea canaliculata L.) pada tanaman padi. Keong mas (Pomacea canaliculata L.) merupakan salah satu hama penting pada tanaman padi yang dapat menyebabkan kerugian hasil sebesar 40‑70 % pada tanaman pertanian. Hama ini tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia. Pengendalian keong mas dalam penelitian ini menggunakan ekstrak buah maja yang mengandung senyawa kimia alkaloid, saponin, dan tannin yang bersifat toksik terhadap hama. Penelitian dilaksanakan pada periode 4 Agustus sampai 3 September 2021 dengan tujuan menentukan pengaruh ekstrak buah maja terhadap mortalitas keong mas pada tanaman padi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam konsentrasi perlakuan, yaitu kontrol, 10 ml, 20 ml, 30 ml, 40 ml, dan 50 ml ekstrak buah maja, masing‑masing diulang empat kali. Hasil observasi menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang diberikan, semakin tinggi kandungan senyawa toksik sehingga mortalitas keong mas meningkat. Mortalitas tertinggi tercapai pada konsentrasi 50 ml, sedangkan konsentrasi yang lebih rendah menghasilkan persentase kerusakan tanaman padi yang lebih tinggi. Persentase kerusakan tertinggi (100 %) terdapat pada perlakuan kontrol.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) ekstrak buah maja memiliki pengaruh signifikan terhadap mortalitas keong mas, dimana peningkatan dosis ekstrak meningkatkan tingkat mortalitas.dosis tertinggi 50 ml menghasilkan mortalitas maksimal pada dua hari setelah aplikasi.(2) Buah maja mengandung tiga senyawa utama, yaitu alkaloid, saponin, dan tanin, yang berpotensi digunakan sebagai agen pengendalian hama keong mas.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas ekstrak buah maja pada varietas padi lain, seperti varietas unggul yang berbeda tingkat ketahanan terhadap hama, untuk mengetahui apakah respons mortalitas keong mas serupa. Selain itu, penting untuk menyelidiki mekanisme aksi masing‑masing senyawa alkaloid, saponin, dan tannin pada fisiologi keong mas, termasuk efek sub‑letal yang dapat mempengaruhi reproduksi atau perkembangan telur. Penelitian juga dapat mengembangkan formulasi aplikasi yang optimal, misalnya kombinasi ekstrak dengan bahan pengikat alami atau metode penyemprotan yang terintegrasi dalam praktik pertanian berkelanjutan, sehingga meningkatkan keberlanjutan dan keamanan lingkungan.

  1. #padi sawah#padi sawah
  2. #cabai rawit#cabai rawit
Read online
File size735.32 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2dJ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test