UMKUMK
Ta lim Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan IslamTa lim Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan IslamPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi peningkatan motivasi Pendidikan Agama Islam melalui pendekatan langsung pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kupang dan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendekatan langsung terhadap peningkatan motivasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan tahapan pelaksanaan meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang berulang. Melalui pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas, guru dapat mengadaptasi teori yang ada, untuk kepentingan proses dan hasil pembelajaran yang lebih efektif, optimal, dan fungsional. Melalui Penelitian Tindakan Kelas seorang guru juga memperoleh pemahaman tentang apa yang harus dilakukan, merefleksi diri untuk memahami dan menghayati nilai pendidikan dan pembelajarannya sendiri, dapat bekerja secara konstekstual. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan disimpulkan bahwasanya strategi peningkatan model pendekatan langsung dapat memotivasi serta meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik Kelas XI SMA Negeri 2 Kupang. Model pendekatan langsung dalam pembelajaran juga berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Kupang mengalami peningkatan di siklus II yakni sebesar 92 %. Hal ini menggambarkan bahwa dalam proses pembelajaran dengan model pendekatan langsung yang dilakukan dapat memotivasi peserta didik dalam proses belajar mengajar.
Pada siklus I, pengamatan mengungkapkan 67% hasil observasi yang cukup baik, sedangkan tes menunjukkan 38% siswa nilainya di bawah KKM.Pada siklus II, observasi meningkat menjadi 92% dan semua siswa memperoleh nilai 100% pada tes.Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan langsung secara signifikan meningkatkan motivasi belajar dan hasil pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas XI SMA Negeri 2 Kupang.
Kaji faktor jangka panjang motivasi siswa setelah siklus pembelajaran dengan pendekatan langsung; perbandingkan model pendekatan langsung dengan metode pembelajaran lain seperti pembelajaran berbasis inquiry untuk menentukan model yang lebih efektif; serta uji penerapan pendekatan langsung di mata pelajaran lain dan tingkat kelas berbeda guna menilai skalabilitas dan adaptabilitasnya.
| File size | 996.94 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUPARTNEREDUPARTNER Guru BK berupaya menerapkan pendekatan personal, melibatkan orang tua, serta meningkatkan kegiatan eksplorasi minat siswa. Kesimpulannya, peran guru BKGuru BK berupaya menerapkan pendekatan personal, melibatkan orang tua, serta meningkatkan kegiatan eksplorasi minat siswa. Kesimpulannya, peran guru BK
ABULYATAMAABULYATAMA Metode penelitian yang dilakukan peneliti adalah dengan melaksanakan supervisi akademik yang meliputi supervisi tradisional dan supervisi klinis. SubjekMetode penelitian yang dilakukan peneliti adalah dengan melaksanakan supervisi akademik yang meliputi supervisi tradisional dan supervisi klinis. Subjek
PAPANDAPAPANDA Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMA Al-Hasanah Pamulang yang terdiri dari tiga kelas. Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakanPopulasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMA Al-Hasanah Pamulang yang terdiri dari tiga kelas. Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan
PAPANDAPAPANDA Indikator self-concept yang didominasi dengan kriteria cukup baik yaitu memiliki motivasi tinggi menyelesaikan permasalahan matematika. Pada indikatorIndikator self-concept yang didominasi dengan kriteria cukup baik yaitu memiliki motivasi tinggi menyelesaikan permasalahan matematika. Pada indikator
PAPANDAPAPANDA Indikator self-efficacy yang didominasi dengan kriteria cukup baik pada konsistensi individu untuk menghadapi hambatan-hambatan atau kesulitan yang dihadapinya,Indikator self-efficacy yang didominasi dengan kriteria cukup baik pada konsistensi individu untuk menghadapi hambatan-hambatan atau kesulitan yang dihadapinya,
UMMIUMMI Faktor eksternal meliputi faktor lingkungan keluarga yang kurang mendukung dan memberikan motivasi terhadap membaca siswa, lingkungan sekolah kurang kondusifFaktor eksternal meliputi faktor lingkungan keluarga yang kurang mendukung dan memberikan motivasi terhadap membaca siswa, lingkungan sekolah kurang kondusif
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Jadi dapat disimpulkan bahwa kesalahan terbanyak yang dilakukan siswa kelas X SMKN 7 Bungo yaitu kesahan ejaan sedangkan untuk kesalahan kalimat palingJadi dapat disimpulkan bahwa kesalahan terbanyak yang dilakukan siswa kelas X SMKN 7 Bungo yaitu kesahan ejaan sedangkan untuk kesalahan kalimat paling
GMPIONLINEGMPIONLINE Nilai rata-rata prestasi belajar matematika meningkat dari 46,75 pada praptalah menjadi 79,25 setelah siklus II. Dengan menggunakan strategi Think PairNilai rata-rata prestasi belajar matematika meningkat dari 46,75 pada praptalah menjadi 79,25 setelah siklus II. Dengan menggunakan strategi Think Pair
Useful /
ABULYATAMAABULYATAMA Ilmu Kimia merupakan salah satu bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam yang menjelaskan tentang proses berlansungnya suatu reaksi. Dalam memahami proses reaksiIlmu Kimia merupakan salah satu bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam yang menjelaskan tentang proses berlansungnya suatu reaksi. Dalam memahami proses reaksi
ABULYATAMAABULYATAMA Penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada konsep elastisitas di kelas XI MAN Darussalam Kabupaten Aceh Besar terbukti meningkatkan keterampilanPenggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada konsep elastisitas di kelas XI MAN Darussalam Kabupaten Aceh Besar terbukti meningkatkan keterampilan
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis PBL guna memfasilitasi kecakapan representasi matematis siswa yang memenuhi syaratPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis PBL guna memfasilitasi kecakapan representasi matematis siswa yang memenuhi syarat
PAPANDAPAPANDA Peserta didik dengan kemampuan rendah secara umum mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar, menyusun model matematika, menerapkan metode penyelesaian,Peserta didik dengan kemampuan rendah secara umum mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar, menyusun model matematika, menerapkan metode penyelesaian,