IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA

Journal of Education and ResearchJournal of Education and Research

Sejak pendidikan dasar, kemampuan siswa dalam matematika, terutama dalam menyelesaikan soal cerita, harus dikembangkan untuk memastikan generasi mendatang siap menghadapi berbagai tantangan di semua aspek kehidupan. Namun, kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita masih belum memadai. Fokus dalam penelitian ini adalah soal cerita yang berkaitan dengan materi barisan dan deret geometri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek terdiri dari 7 siswa kelas X Ak SMK Wonokromo. Metode pengumpulan data dalam penelitian berupa pemberian 5 soal tes esai dan wawancara dengan guru mata pelajaran. Data dianalisis melalui proses reduksi, display, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas X Ak SMK Wonokromo masih menunjukkan kesulitan dalam mentransfer bahasa soal cerita ke dalam bentuk model matematika dan perhitungan dalam menyelesaikan soal cerita pada materi barisan dan deret geometri. Secara khusus, 67% siswa gagal dalam mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi yang tepat, 70% siswa gagal dalam menggunakan prosedur atau konsep matematika secara sistematis untuk menyelesaikan masalah, dan 60% gagal dalam menjelaskan dan menafsirkan solusi.

Hal ini disebabkan kurangnya kesempatan siswa untuk berlatih soal cerita selama pembelajaran matematika.Oleh karena itu, kegiatan belajar di kelas sebaiknya tidak didominasi oleh kegiatan menyalin dan merangkum materi, sehingga siswa lebih terlatih dalam bernalar dan tidak enggan bertanya.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih dalam mengenai efektivitas metode pembelajaran tertentu, seperti penggunaan media visual atau pendekatan kolaboratif, dalam meningkatkan kemampuan siswa mentransfer soal cerita ke dalam model matematika. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan kemampuan menyelesaikan soal cerita antara siswa yang menggunakan kurikulum 2013 dan kurikulum yang lebih baru, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Juga, penting untuk meneliti tentang bagaimana mengembangkan suatu alat bantu belajar yang menarik dan interaktif, yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan keterampilan bernalar dan memecahkan masalah dalam materi barisan dan deret geometri, agar siswa lebih termotivasi dan rasa ingin tahu siswa lebih tergali.

  1. #pembelajaran matematika#pembelajaran matematika
  2. #mahasiswa prodi#mahasiswa prodi
Read online
File size395.02 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2EM
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test