IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA

Journal of Education and ResearchJournal of Education and Research

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kecemasan siswa saat membaca nyaring dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada kelas sebelas MAN 2 Lamongan serta menemukan strategi guru dalam mengatasi masalah kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek kelas XI MAN 2 Lamongan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi untuk menentukan faktor-faktor penyebab kecemasan siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan kecemasan siswa adalah rasa takut melakukan kesalahan. Berdasarkan wawancara, terdapat berbagai faktor yang menyebabkan kecemasan siswa saat membaca nyaring, antara lain: persepsi bahwa membaca nyaring dalam pembelajaran Bahasa Inggris sulit, rasa malu dan kurangnya kepercayaan diri, ketakutan membuat kesalahan, ketakutan akan tertawa atau diejek oleh teman atau sekaligus, serta keterbatasan kosakata. Strategi guru yang ditemukan untuk mengatasi kecemasan tersebut meliputi: persiapan, berpikir positif, menciptakan suasana belajar yang nyaman, pembentukan kelompok sebaya, dan penggunaan metode permainan dalam pembelajaran.

Peneliti menemukan bahwa kecemasan siswa saat membaca nyaring dalam pembelajaran Bahasa Inggris dipengaruhi oleh beberapa faktor, dengan faktor utama berupa rasa takut melakukan kesalahan serta persepsi bahwa pembelajaran Bahasa Inggris sulit.Strategi guru yang dapat diterapkan meliputi persiapan, berpikir positif, menciptakan suasana belajar yang nyaman, pembentukan kelompok sebaya, dan penggunaan metode permainan.Diharapkan guru dapat menerapkan strategi tersebut serta meningkatkan kreativitas dalam memahami dan mengatasi kecemasan siswa sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan platform digital berbasis permainan (gamified) memengaruhi tingkat kecemasan siswa saat membaca nyaring, dengan membandingkan hasil antara kelas yang menggunakan aplikasi interaktif dan kelas tradisional selama satu semester. Selain itu, dapat diteliti efektivitas program pendampingan sebaya, dimana siswa kelas XI yang memiliki kemampuan tinggi menjadi mentor bagi siswa lain dalam latihan membaca nyaring, untuk melihat apakah pendekatan ini meningkatkan rasa percaya diri dan menurunkan rasa takut membuat kesalahan. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat menilai dampak pelatihan profesional bagi guru yang berfokus pada strategi reduksi kecemasan, seperti teknik relaksasi dan penciptaan atmosfer belajar yang suportif, terhadap perubahan kecemasan siswa dan prestasi membaca nyaring selama tiga tahun akademik. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan memberikan wawasan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan proses pembelajaran Bahasa Inggris sehingga siswa dapat mengatasi kecemasan secara berkelanjutan. Pendekatan campuran antara metode kuantitatif untuk mengukur tingkat kecemasan dan metode kualitatif untuk memahami persepsi siswa dapat memperkaya interpretasi hasil serta menambah validitas temuan.

  1. #pembelajaran bahasa inggris#pembelajaran bahasa inggris
  2. #mahasiswa prodi#mahasiswa prodi
Read online
File size277.16 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2EL
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test