JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA
Didaktika: Jurnal KependidikanDidaktika: Jurnal KependidikanModel pembelajaran berbasis masalah (PBL) merupakan alternatif yang dapat dikembangkan dan diterapkan untuk menggeser peran siswa sebagai pusat pembelajaran. Penerapan model PBL melibatkan siswa dalam tantangan untuk belajar bagaimana cara belajar dan berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran IPA dengan menerapkan model PBL. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis. Jenis penelitian yang digunakan yaitu studi literatur. Studi literatur adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data atau sumber informasi terkait dengan suatu topik, yang dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, internet, dan pustaka lainnya. Pengumpulan data dilakukan melalui non-tes, yakni dengan menelusuri jurnal elektronik menggunakan Google Scholar. Dalam pelaksanaannya, peneliti menganalisis data dengan langkah-langkah seperti pemilihan, perbandingan, penggabungan, dan penyaringan berbagai definisi hingga menemukan data yang relevan dengan rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan penerapan model Problem Based Learning di sekolah dasar dapat diatasi dengan lebih memahami dan memaksimalkan langkah-langkah yang digunakan dalam penggunaan model Problem Based Learning. Oleh sebab itu, dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dalam proses pengajaran di kelas, akan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa, terutama bagi siswa kelas IV.
Dalam menyelesaikan masalah, kemampuan berpikir kritis sangat penting karena berperan dalam pengambilan keputusan yang tepat.Berpikir kritis menjadi elemen kunci dalam pembelajaran, terutama di IPA.Ketidakmampuan siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis selama pembelajaran IPA disebabkan oleh kecenderungan menghafal fakta daripada memahami konsep.Implementasi model pembelajaran Problem Based Learning dapat membantu siswa kelas IV mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui solusi inovatif untuk masalah.
Peneliti sebelumnya menunjukkan pentingnya Problem Based Learning (PBL) dalam mengembangkan berpikir kritis siswa, namun masih memiliki keterbatasan seperti kurangnya fasilitas eksperimen dan pelatihan guru. Untuk penelitian lanjutan, pertama, bisa mengkaji implementasi PBL di berbagai kelas selain kelas IV untuk melihat efektivitasnya pada tingkat pembelajaran yang lebih tinggi. Kedua, perlu mengembangkan modul PBL berbasis teknologi digitalkarena relevan dengan kebutuhan abad 21. Ketiga, penelitian tambahan bisa fokus pada pengaruh budaya belajar kolaboratif dalam PBL terhadap motivasi dan hasil belajar siswa secara holistik.
| File size | 162.89 KB |
| Pages | 10 |
| Short Link | https://juris.id/p-2cx |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI IPA yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkanSampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI IPA yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes essay yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikanData kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes essay yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Data dikumpulkan melalui instrumen yang divalidasi, yakni tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas belajar. Analisis data mencakup statistik deskriptifData dikumpulkan melalui instrumen yang divalidasi, yakni tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas belajar. Analisis data mencakup statistik deskriptif
UNHASUNHAS Strategi PBL berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, terutama melalui proses diskusi kelompok dan analisis masalah multidisiplin. StudiStrategi PBL berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, terutama melalui proses diskusi kelompok dan analisis masalah multidisiplin. Studi
IAINPTKIAINPTK Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes essay yang telah divalidasi, sedangkan data hasil belajar diperoleh dari tes akhir semester. HasilData kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes essay yang telah divalidasi, sedangkan data hasil belajar diperoleh dari tes akhir semester. Hasil
UNPAMUNPAM Peningkatan kemampuan berpikir kritis tercapai melalui proye penyelesaian masalah kontekstual yang dikaitkan dengan kearifan lokal. Keterampilan kolaboratifPeningkatan kemampuan berpikir kritis tercapai melalui proye penyelesaian masalah kontekstual yang dikaitkan dengan kearifan lokal. Keterampilan kolaboratif
APTKLHIAPTKLHI Model Problem Based Learning berbasis etnosains efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA. Penerapan etnosains membuatModel Problem Based Learning berbasis etnosains efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA. Penerapan etnosains membuat
UMMUMM Instrumen penelitian berupa tes uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan kolaboratif. Data dianalisisInstrumen penelitian berupa tes uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan kolaboratif. Data dianalisis
Useful /
STAIMAARIFSTAIMAARIF Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Metode Al-Baghdadi di SD Islam NU Sekaran Kayen Kidul melibatkan tiga pendekatan utama. (1) Pembelajaran hurufPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Metode Al-Baghdadi di SD Islam NU Sekaran Kayen Kidul melibatkan tiga pendekatan utama. (1) Pembelajaran huruf
UMMUMM Limbah kulit kopi efektif digunakan sebagai bahan baku biogas karena menghasilkan 0,35 m³/kg volatile solid. Kandungan metana tertinggi mencapai 65% padaLimbah kulit kopi efektif digunakan sebagai bahan baku biogas karena menghasilkan 0,35 m³/kg volatile solid. Kandungan metana tertinggi mencapai 65% pada
UMMUMM Penyimpangan utama disebabkan oleh etika legislator yang kurang patuh dan taat terhadap peraturan perundang‑undangan serta etika sosial, serta dipengaruhiPenyimpangan utama disebabkan oleh etika legislator yang kurang patuh dan taat terhadap peraturan perundang‑undangan serta etika sosial, serta dipengaruhi
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan Islam telah memenuhi syarat sebagai disiplin ilmu. Ilmu pengetahuan harus memiliki kondisiHasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan Islam telah memenuhi syarat sebagai disiplin ilmu. Ilmu pengetahuan harus memiliki kondisi