UKRIDAUKRIDA

Jurnal Kedokteran MeditekJurnal Kedokteran Meditek

Blount disease merupakan kelainan proses osifikasi pada proksimal tulang tibialis yang menyebabkan deformitas progresif tungkai bawah. Penyakit ini juga dikenal dengan istilah tibia vara. Blount disease dibedakan menjadi infantile dan adolesence, dimana pada infantile terjadi bilateral, sedangkan yang adolesence unilateral. Penegakan diagnosis Blount disease ini berdasarkan pemeriksaan fisik pada inspeksi bentuk dari ekstremitas inferior pasien. Pemeriksaan penunjang yang mendukung diagnosisnya adalah pemeriksaan rontgen terhadap ekstremitas inferiornya, sedangkan untuk penatalaksaannya menggunakan brace untuk anak usia 2-5 tahun, tetapi jika deformitasnya progresif biasanya dilakukan tindakan osteotomi.

Blount disease adalah kelainan pada tungkai bawah yang disebabkan oleh gangguan proses osifikasi proksimal tulang tibia, mengakibatkan deformitas tibia dan torsi medio tibialis.Penanganan Blount disease pada usia dini dapat dilakukan dengan terapi non-operatif menggunakan brace, namun tindakan osteotomi diperlukan jika terapi konservatif gagal atau deformitasnya progresif.Perawatan pasca-operasi osteotomi memerlukan pemantauan neurovaskular untuk mencegah komplikasi seperti sindrom kompartemen.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi biomarker genetik yang dapat memprediksi risiko perkembangan Blount disease pada anak-anak, sehingga memungkinkan intervensi dini yang lebih tepat sasaran. Selain itu, studi komparatif mengenai efektivitas berbagai teknik osteotomi dalam koreksi deformitas Blount disease pada usia adolesen perlu dilakukan untuk menentukan pendekatan bedah yang optimal. Terakhir, penelitian mengenai dampak jangka panjang dari penggunaan brace pada pertumbuhan tulang dan perkembangan motorik anak-anak dengan Blount disease infantile sangat penting untuk mengoptimalkan protokol penanganan dan meminimalkan potensi komplikasi.

Read online
File size226.29 KB
Pages4
Short Linkhttps://juris.id/p-2an
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test