GUBUGJOURNALGUBUGJOURNAL

El Muntashir: Journal of Quranic StudiesEl Muntashir: Journal of Quranic Studies

Konflik rasial adalah pertentangan kelompok ras yang berbeda karena kepentingan dan kebudayaan yang saling bertabrakan. Konflik rasial terjadi umumnya karena salah satu ras merasa paling unggul dan paling sempurna di antara ras lainnya. Tulisan ini berlandaskan pada teori kesalahpahaman antarbudaya dan teori hubungan masyarakat. Teori kesalahpahaman antarbudaya menyatakan bahwa konflik terjadi karena ketidakcocokan dalam cara-cara komunikasi di antara berbagai budaya yang berbeda. Teori hubungan masyarakat menyatakan bahwa konflik terjadi karena adanya ketidakpercayaan di antara kelompok yang berbeda. Penelitian ini mengungkap beberapa solusi preventif konflik rasial perspektif Al-Qur`an yaitu menghilangkan sikap primordial; menghilangkan sikap rasis; dan menghilangkan sikap stereotip.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, terdapat tiga solusi preventif konflik rasial perspektif Al-Qur`an yang diturunkan dari faktor utama penyebab konflik, yaitu perasaan superioritas satu ras atas ras lain.Pertama, menghilangkan sikap primordial dan menggantinya dengan sikap toleran terhadap keragaman suku, agama, ras, dan antargolongan.Kedua, menghilangkan sikap rasis dengan sikap inklusif yang menerima kehadiran kelompok berbeda tanpa permusuhan.Ketiga, menghilangkan sikap stereotip melalui pembentukan prasangka baik, kewaspadaan, serta klarifikasi (tabayun) dalam menyikapi informasi tentang kelompok lain.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan nilai-nilai toleransi berdasarkan konsep persamaan manusia dalam Al-Quran di komunitas multikultural yang baru terbentuk akibat urbanisasi pesat, untuk melihat efektivitas pendekatan religius dalam membangun kohesi sosial. Kedua, perlu dikaji dampak pendidikan akhlak berbasis tafsir maudhui terhadap sikap inklusif siswa di sekolah yang heterogen, guna menguji apakah pemahaman tematik terhadap Al-Quran dapat secara nyata mengurangi prasangka rasial sejak usia dini. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas metode tabayun dalam media sosial untuk mencegah persebaran stereotip rasial, terutama dalam konteks digital di mana informasi cepat menyebar tanpa verifikasi, untuk merumuskan strategi pencegahan konflik berbasis teknologi dan nilai keislaman.

  1. #solusi preventif#solusi preventif
  2. #akhlak rasulullah saw#akhlak rasulullah saw
Read online
File size349.29 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-25m
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test