LOCUSMEDIALOCUSMEDIA
Locus: Jurnal Konsep Ilmu HukumLocus: Jurnal Konsep Ilmu HukumTidak semua orang cakap dalam hukum. Terdapat beberapa orang yang memiliki kekurangan sehingga tidak dapat berpastisipasi secara sempurna dalam kehidupan maupun dalam hukum. Salah satu contoh orang yang tidak cakap hukum ialah orang yang memiliki keterbelakangan mental. Orang yang memiliki keterbelakangan mental tidak dapat melakukan tugasnya sendiri, dibutuhkan seseorang yang dapat mewakilinya. Terlebih dalam kasus pembagian harta warisan, dibutuhkan pengampuan terehadap orang yang memiliki keterbelakangan mental untuk mewakili mengurus harta warisan tersebut. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana keadaan seseorang yang membutuhkan pengampuan, (2) Mengetahui bagaimanakah peran pengampuan bagi orang yang memiliki keterbelakangan mental. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan juga yuridis normatif, yang berarti menggambarkan permasalahan yang terjadi saat ini dengan menggunakan tinjauan-tinjauan hukum yuridis.
Individu dengan keterbelakangan mental tidak cakap dalam tindakan hukum, sehingga memerlukan pendampingan melalui permohonan pengampuan yang dapat diajukan oleh keluarga atau pihak berkepentingan.Peran pengampu adalah melaksanakan hak dan kewajiban orang yang diampu, khususnya dalam mengelola harta kekayaan sesuai lingkup sosial dan hukum perdata.Pengampu wajib menjalankan tugasnya secara benar berdasarkan ketentuan hukum.
Mengingat penelitian ini bersifat deskriptif dan yuridis normatif, ada ruang besar untuk penelitian lanjutan yang lebih mendalam dan bersifat empiris. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi lapangan yang mengeksplorasi secara konkret bagaimana implementasi praktik pengampuan bagi individu dengan keterbelakangan mental berlangsung di masyarakat. Ini bisa mencakup pertanyaan mengenai pengalaman nyata para pengampu dalam menjalankan tanggung jawab mereka, tantangan administratif dan emosional yang sering mereka hadapi, serta efektivitas pengawasan dari lembaga seperti Balai Harta Peninggalan dalam memastikan hak-hak orang yang diampu terlindungi. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih holistik mengenai apa yang terjadi di luar teks undang-undang. Kedua, penting untuk meneliti lebih lanjut mengenai dampak sosial dan psikologis pengampuan terhadap kualitas hidup individu yang diampu, serta beban dan dukungan yang diterima oleh keluarga pengampu. Penelitian ini dapat mengukur sejauh mana kerangka hukum yang ada telah berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung bagi mereka yang tidak cakap hukum, atau justru menimbulkan hambatan tambahan. Pemahaman yang lebih baik tentang perspektif dari berbagai pihak yang terlibat, termasuk pandangan dari para profesional hukum dan pekerja sosial, dapat memberikan wawasan berharga. Terakhir, sebuah studi komparatif dengan sistem hukum di negara lain yang memiliki pendekatan inovatif terhadap perwalian atau kurasi bagi penyandang disabilitas mental dapat mengidentifikasi model terbaik yang berpotensi diadaptasi di Indonesia. Ini akan membantu dalam merumuskan rekomendasi kebijakan untuk reformasi hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan individu dengan keterbelakangan mental, memastikan perlindungan hak-hak mereka tidak hanya secara legalistik namun juga humanis dan komprehensif.
| File size | 271.04 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
STIM LPISTIM LPI Hasil uji T dan F menunjukkan bahwa Motivasi Kerja, Budaya Organisasi, dan Kepuasan Kerja secara signifikan berpengaruh positif terhadap Kinerja Guru,Hasil uji T dan F menunjukkan bahwa Motivasi Kerja, Budaya Organisasi, dan Kepuasan Kerja secara signifikan berpengaruh positif terhadap Kinerja Guru,
OJSOJS 000 < 0. 05, sedangkan disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa sesuai hasil pengujian yang dilakukan di peroleh thitung lebih besar dari000 < 0. 05, sedangkan disiplin belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa sesuai hasil pengujian yang dilakukan di peroleh thitung lebih besar dari
STAIMUNSTAIMUN Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menelaah kajian teori-teori yang sudah dianggap relevan dengan pembahasan tersebut. Hasil kajianAnalisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menelaah kajian teori-teori yang sudah dianggap relevan dengan pembahasan tersebut. Hasil kajian
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Alat bantu analisis data menggunakan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor MDDW WUS tertinggi berada pada skor 6 dengan persentase 31,4%.Alat bantu analisis data menggunakan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor MDDW WUS tertinggi berada pada skor 6 dengan persentase 31,4%.
GMPIONLINEGMPIONLINE Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan instrumen kuesioner sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman calonMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan instrumen kuesioner sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman calon
GMPIONLINEGMPIONLINE Kami mengkuantitatifkan data kualitatif dari jawaban siswa dan menganalisis data tersebut menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa argumentasiKami mengkuantitatifkan data kualitatif dari jawaban siswa dan menganalisis data tersebut menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa argumentasi
GMPIONLINEGMPIONLINE Berdasarkan hasil penelitian dan data, dapat disimpulkan bahwa model discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Kelas eksperimen yangBerdasarkan hasil penelitian dan data, dapat disimpulkan bahwa model discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Kelas eksperimen yang
UINSATUUINSATU Sejak dua dekade terakhir, gerakan amal di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan. Lembaga-lembaga ini tidak hanya yang berafiliasi denganSejak dua dekade terakhir, gerakan amal di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan. Lembaga-lembaga ini tidak hanya yang berafiliasi dengan
Useful /
JMHSAJMHSA 00) pada domain Komunikasi, Kolaborasi Tim, Tanggung Jawab, pendekatan kolaboratif berpusat pada pasien/keluarga, Manajemen/Resolusi Konflik, dan Fungsi00) pada domain Komunikasi, Kolaborasi Tim, Tanggung Jawab, pendekatan kolaboratif berpusat pada pasien/keluarga, Manajemen/Resolusi Konflik, dan Fungsi
JMHSAJMHSA Keyakinan ibu dalam memberikan ASI Eksklusif mampu membentuk perilaku positif dalam menyaring mitos dan budaya yang tidak mendukung, serta manajemen waktuKeyakinan ibu dalam memberikan ASI Eksklusif mampu membentuk perilaku positif dalam menyaring mitos dan budaya yang tidak mendukung, serta manajemen waktu
OJSOJS Model Picture and Picture merupakan pendekatan pembelajaran kooperatif berbasis visual yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep secara konkretModel Picture and Picture merupakan pendekatan pembelajaran kooperatif berbasis visual yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep secara konkret
OJSOJS Secara umum, Kurikulum 2013 PAI bertujuan untuk membentuk karakter dan akhlak siswa, meningkatkan pemahaman mereka tentang ajaran Islam. Selain itu, penelitianSecara umum, Kurikulum 2013 PAI bertujuan untuk membentuk karakter dan akhlak siswa, meningkatkan pemahaman mereka tentang ajaran Islam. Selain itu, penelitian