UNUSIDAUNUSIDA

GREENOMIKAGREENOMIKA

Persaingan dan tuntutan profesionalitas yang semakin tinggi menimbulkan banyaknya permasalahan yang harus dihadapi oleh karyawan dalam lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job stress terhadap kinerja karyawan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan data penelitian primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner dan dokumentasi sebagai alat wawancara. Hasil yang di dapat yakni terdapat pengaruh negatif antara job stress terhadap kinerja, sehingga apabila semakin rendah job stress, maka kinerja akan meningkat juga. Kemudian terdapat pengaruh negatif antara kepuasan kerja terhadap kinerja kerja, sehingga apabila semakin tinggi kepuasan kerja, maka kinerja akan meningkat. Dan terdapat pengaruh negatif antara job stress terhadap kepuasan kerja, jadi apabila semakin rendah job stress, maka kepuasan akan meningkat.

Penelitian ini menemukan pengaruh negatif antara job stress terhadap kinerja karyawan, yang signifikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa job stress yang tinggi dapat menurunkan kinerja.Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa job stress berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sehingga penurunan job stress dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pihak Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) lebih memperhatikan kesejahteraan mental karyawan dengan menyediakan program-program yang dapat mengurangi tingkat stres kerja, seperti pelatihan manajemen stres atau kegiatan rekreasi. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel penelitian, tidak hanya terbatas pada karyawan UNUSIDA, tetapi juga melibatkan karyawan dari universitas lain dengan karakteristik serupa untuk menguji generalisasi temuan penelitian. Selain itu, penelitian di masa depan dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mungkin memoderasi atau memediasi hubungan antara job stress, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan, seperti gaya kepemimpinan, dukungan sosial dari rekan kerja, atau karakteristik individu karyawan, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika hubungan tersebut. Dengan demikian, universitas dapat merumuskan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan produktif.

  1. #model kepemimpinan#model kepemimpinan
  2. #job stress#job stress
Read online
File size187.21 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1Ye
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test