UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Latar Belakang: Sekolah Satu Bangsa Harmoni adalah lembaga pendidikan formal yang berada di bawah naungan Yayasan Satu Bangsa Harmoni Baru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku perundungan dengan . Depresi merupakan sekumpulan gejala dengan gambaran utama gangguan mood yang mempengaruhi penampilan kognitif, psikomotorik dan psikososial disertai kesulitan hubungan interpersonal. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross‑sectional. Total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 47 orang. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Uji chi‑square untuk analisis statistik data. Hasil: Didapatkan hubungan perilaku perundungan dengan gejala depresi. Diketahui bukan korban perundungan sebanyak 51,1% dan 48,9% korban perundungan. Sebanyak 46,6% memiliki gejala depresi normal‑ringan, 29,8% mengalami gejala sedang, dan 23,4% mengalami gejala depresi berat hingga sangat berat. Nilai p sebesar 0,010 dihasilkan dengan menggunakan uji statistik chi‑square. Kesimpulan: Terdapat korelasi yang signifikan antara perilaku perundungan dan .

Dari 47 responden, 51,1% bukan korban perundungan dan 48,9% merupakan korban.Prevalensi gejala depresi pada responden terdiri atas 46,8% normal‑ringan, 29,8% sedang, dan 23,4% berat‑sangat berat.Analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perilaku perundungan dan gejala depresi (p = 0,010), menandakan bahwa perundungan berulang meningkatkan risiko stres serta masalah mental, sosial, dan fisik pada remaja.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor mediasi seperti dukungan keluarga dan kualitas hubungan orang tua‑anak terhadap hubungan antara perundungan dan depresi pada remaja, dengan menggunakan desain longitudinal untuk menilai perubahan temporal. Selain itu, studi intervensi berbasis sekolah yang mengimplementasikan program pencegahan bullying dan peningkatan keterampilan sosial dapat diuji efektivitasnya dalam menurunkan tingkat gejala depresi, menggunakan kelompok kontrol dan ukuran hasil psikologis yang terstandarisasi. Terakhir, penelitian komparatif antara perundungan konvensional dan cyber‑bullying pada populasi remaja SMK di beberapa wilayah dapat mengidentifikasi perbedaan dampak psikologis serta faktor risiko spesifik, sehingga membantu merancang kebijakan pencegahan yang lebih tepat sasaran.

Read online
File size219.57 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test