UNSIAUNSIA
Jurnal Masyarakat Siber (JMS)Jurnal Masyarakat Siber (JMS)Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti untuk melihat permasalahan pada saat pembelajaran online berlangsung. Banyak hasil pembelajaran siswa yang rendah karena banyaknya tugas yang diberikan oleh guru pada semua mata pelajaran sehingga menumpuk yang mengakibatkan siswa menjadi lelah, tidak antusias dalam belajar dan menjadikan hasil belajar siswa menjadi menurun. Tujuan dari pengabdian ini adalah menjelaskan dan mendeskripsikan bagaimana penerapan metode blended learning di SMA Islam Al Khalidin dan apa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan blended learning di SMA Islam Al Khalidin. Dalam kegiatan tersebut, tim menyampaikan materi tentang blended learning kepada para peseta. Dengan diadakannya sosialisasi ini, guru dan siswa mengerti model pembelajaran lain yang lebih menyenangkan, guru juga dapat menyusun pembelajaran menjadi komponen ajar yang berkesinambungan antara materi yang diajar secara daring maupun luring. Dari pelatihan yang sudah dilaksanakan, peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan mengenai blended learning dilihat dari pretest sebesar 72% dan posttest sebesar 78%.
Sosialisasi blended learning di SMA Islam Al Khalidin berjalan baik dan bermanfaat bagi guru serta siswa.Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan guru tentang penggunaan teknologi dalam pembelajaran.Selain itu, pembelajaran ini memungkinkan guru untuk mengintegrasikan sumber belajar online dan offline dalam proses mengajar.
Penelitian lanjutan bisa membandingkan efektivitas model pembelajaran blended learning dan flipped classroom dalam konteks sekolah yang berbeda untuk mengevaluasi adaptabilitas kedua metode tersebut. Studi juga perlu mengukur dampak jangka panjang sosialisasi blended learning terhadap prestasi siswa, termasuk faktor-faktor seperti motivasi belajar dan keterlibatan kelas. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi penggunaan platform alternatif selain Google Classroom untuk mengidentifikasi alat LMS yang paling efisien dalam mendukung pembelajaran campuran.
| File size | 346.31 KB |
| Pages | 3 |
| Short Link | https://juris.id/p-1Ud |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UTMUTM Perkembangan teknologi digital telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan dan pengajaran Bahasa Indonesia. Era digitalPerkembangan teknologi digital telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan dan pengajaran Bahasa Indonesia. Era digital
BERPUSIBERPUSI Data dikumpulkan menggunakan Panduan Wawancara. Peneliti menyimpulkan bahwa para peserta penelitian memandang pelaksanaan program Catch‑Up Friday sebagaiData dikumpulkan menggunakan Panduan Wawancara. Peneliti menyimpulkan bahwa para peserta penelitian memandang pelaksanaan program Catch‑Up Friday sebagai
UIGMUIGM Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra di SMA Negeri 1 Pemulutan terkait dengan proses pembelajaran matematika yang masih bersifat konvensional danPermasalahan utama yang dihadapi oleh mitra di SMA Negeri 1 Pemulutan terkait dengan proses pembelajaran matematika yang masih bersifat konvensional dan
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Data tersebut dianalisis dengan tiga tahap yaitu pengorganisasian, sintesis serta identifikasi. Pada pengaplikasian media ini ditemui beberapa kendalaData tersebut dianalisis dengan tiga tahap yaitu pengorganisasian, sintesis serta identifikasi. Pada pengaplikasian media ini ditemui beberapa kendala
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Penelitian ini menemukan bahwa perundungan verbal pada remaja perempuan dipengaruhi oleh kurangnya perhatian keluarga, tekanan sosial, dan paparan kekerasanPenelitian ini menemukan bahwa perundungan verbal pada remaja perempuan dipengaruhi oleh kurangnya perhatian keluarga, tekanan sosial, dan paparan kekerasan
UMPWRUMPWR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar IPA materi Karakteristik zat dan perubahannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar IPA materi Karakteristik zat dan perubahannya.
UNTANUNTAN (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah pembelajaran penemuan terbimbing. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research)(b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah pembelajaran penemuan terbimbing. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research)
UNTANUNTAN Hal ini disebabkan karena guru kurang memahami konsepsi siswa dan tidak membangkitkan perubahan konseptual siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut dilaksanakannyaHal ini disebabkan karena guru kurang memahami konsepsi siswa dan tidak membangkitkan perubahan konseptual siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut dilaksanakannya
Useful /
UNSIAUNSIA Upaya ini bertujuan untuk mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran UMKM tersebut. Dengan demikian, TUNAS Hydroponics dapat bersaing dan berkembangUpaya ini bertujuan untuk mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran UMKM tersebut. Dengan demikian, TUNAS Hydroponics dapat bersaing dan berkembang
UNSIAUNSIA Office oleh staf TIKI Cabang Sibolga masih minim, sehingga perlu dilakukan pendampingan lebih lanjut. Penulis memberikan saran kepada pemilik TIKI CabangOffice oleh staf TIKI Cabang Sibolga masih minim, sehingga perlu dilakukan pendampingan lebih lanjut. Penulis memberikan saran kepada pemilik TIKI Cabang
BIMABERILMUBIMABERILMU Tradisi ini dinyatakan layak dijadikan sumber belajar IPS karena mengandung nilai-nilai positif yang berkaitan dengan pembentukan karakter. Dengan demikian,Tradisi ini dinyatakan layak dijadikan sumber belajar IPS karena mengandung nilai-nilai positif yang berkaitan dengan pembentukan karakter. Dengan demikian,
JAYABAYAJAYABAYA Remaja berusia 10-19 tahun adalah generasi native digital dan mereka terkoneksi dengan dunia maya hampir setiap waktu. Aktivitas online yang mereka lakukanRemaja berusia 10-19 tahun adalah generasi native digital dan mereka terkoneksi dengan dunia maya hampir setiap waktu. Aktivitas online yang mereka lakukan