STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN

Jurnal Master Penjas & OlahragaJurnal Master Penjas & Olahraga

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara media modifikasi dengan motivasi belajar penjas. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi yang digunakan adalah kelas X SMAN 1 Bojongmangu, dan sampel penelitian yang terlibat sebanyak 107 orang siswa, diambil dengan menggunakan cluster random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner tentang penggunaan media modifikasi dan juga motivasi belajar penjas. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai t‑hitung yang diperoleh media modifikasi (X) adalah sebesar 5,314. Nilai ini dibandingkan dengan nilai t‑tabel pada distribusi t dengan α=0,05, df=105, nilai t‑tabel ±2,002. Karena t‑hitung berada di luar t‑tabel, H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat hubungan antara media modifikasi dengan motivasi belajar penjas pada siswa di SMAN 1 Bojongmangu.

Berdasarkan analisis data dan pembahasannya, maka dari hasil penelitian ini penulis dapat menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara media modifikasi dengan motivasi belajar penjas yang dimana hasil korelasinya adalah 0,575 dan ini termasuk pada kategori kuat.Disarankan dalam melaksanakan proses pembelajaran penjas tidak terpaku pada penggunaan alat sebenarnya, melainkan dapat dimodifikasi sesuai dengan karakteristik peserta didiknya.Penggunaan media modifikasi ini dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa, akan tetapi harus terus diawasi agar dapat membetulkan gerakan yang dianggap keliru.

Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa arah. Pertama, diperlukan penelitian kuantitatif yang membandingkan efektivitas media modifikasi dengan media tradisional dalam meningkatkan motivasi belajar penjas pada berbagai jenjang pendidikan, sehingga dapat diketahui apakah perbedaan tersebut konsisten di tingkat SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Kedua, studi kualitatif dapat menggali persepsi guru dan siswa terkait faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi media modifikasi, termasuk kendala teknis, sikap, dan dukungan fasilitas, untuk mengidentifikasi strategi adaptasi yang optimal. Ketiga, penelitian eksperimental dengan desain pre‑test‑post‑test dapat menguji dampak kombinasi media modifikasi dan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi digital (misalnya aplikasi mobile) terhadap pencapaian kompetensi motorik serta motivasi belajar penjas, serta menilai keberlanjutan efeknya dalam jangka panjang. Selain itu, penting untuk menilai efek jangka panjang media modifikasi terhadap kebiasaan aktivitas fisik siswa setelah lulus, sehingga dapat diketahui kontribusinya terhadap kesehatan masyarakat. Penelitian selanjutnya juga dapat mengaplikasikan model mixed‑methods untuk mengintegrasikan temuan kuantitatif dan kualitatif, sehingga memberikan gambaran komprehensif mengenai faktor penentu keberhasilan media modifikasi dalam konteks pendidikan jasmani.

  1. Indonesian Journal of Natural Science Educaton (IJNSE). pengembangan modul flipbook motivasi belajar... jom.untidar.ac.id/index.php/ijnse/article/view/1899Indonesian Journal of Natural Science Educaton IJNSE pengembangan modul flipbook motivasi belajar jom untidar ac index php ijnse article view 1899
  2. MODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR | JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN. modifikasi... doi.org/10.24114/jik.v14i2.6112MODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN modifikasi doi 10 24114 jik v14i2 6112
  1. #aktivitas fisik#aktivitas fisik
  2. #teknologi digital#teknologi digital
Read online
File size417.6 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1Ti
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test