UNIBIUNIBI
SISINFO : Jurnal Sistem Informasi dan InformatikaSISINFO : Jurnal Sistem Informasi dan InformatikaSistem Informasi Kunjungan Pasien merupakan sistem informasi yang dirancang untuk mengelola data kunjungan pasien di Klinik Mitra Medika. Kurangnya optimalisasi sistem informasi kunjungan pasien yang ada saat ini menyebabkan kesulitan dalam pencarian data dan pembuatan laporan yang mendukung kemajuan klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi yang lebih baik untuk mempermudah pengolahan data dan pelaporan. Hasilnya adalah sistem terintegrasi baru yang mempercepat pencarian data kunjungan pasien dan menghasilkan laporan yang akurat. Pengembangan sistem menggunakan SHPS (Siklus Hidup Pengembangan Sistem) dengan alat bantu flowchart, ERD, DFD, dan Diagram Konteks. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka.
Penelitian ini menghasilkan sistem informasi kunjungan pasien yang mengatasi permasalahan data pasien ganda dan riwayat pasien yang tidak tercatat dengan baik.Sistem ini juga memberikan transparansi kepada pasien terkait rincian biaya berobat dan memungkinkan pihak pengelola klinik untuk mengetahui pendapatan klinik secara akurat.Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan data kunjungan pasien di Klinik Mitra Medika.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sistem informasi kunjungan pasien dengan sistem rekam medis elektronik (EMR) untuk menciptakan rekam medis pasien yang komprehensif dan terpusat. Kedua, pengembangan fitur analisis data dalam sistem dapat membantu klinik dalam mengidentifikasi tren kunjungan pasien, penyakit yang paling umum, dan efektivitas pengobatan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi mobile untuk pasien, yang memungkinkan mereka untuk membuat janji temu secara online, mengakses riwayat kesehatan mereka, dan menerima pengingat untuk pemeriksaan rutin, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keterlibatan pasien dalam perawatan kesehatan mereka.
| File size | 391.95 KB |
| Pages | 12 |
| Short Link | https://juris.id/p-1RK |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UDBUDB Data dianalis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai standar waktu pelayanan 144,6 detik untuk pasien baru dan 92 detik untukData dianalis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai standar waktu pelayanan 144,6 detik untuk pasien baru dan 92 detik untuk
INSCHOOLINSCHOOL Sebagian besar pasien dengan riwayat pengobatan TB sebelumnya adalah pasien baru, dan sebagian besar tidak memiliki komorbiditas. Pendekatan menyeluruhSebagian besar pasien dengan riwayat pengobatan TB sebelumnya adalah pasien baru, dan sebagian besar tidak memiliki komorbiditas. Pendekatan menyeluruh
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Pengujian dilakukan menggunakan metode black box terhadap 16 skenario, menghasilkan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 83,75%. Sistem ini telah disesuaikanPengujian dilakukan menggunakan metode black box terhadap 16 skenario, menghasilkan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 83,75%. Sistem ini telah disesuaikan
UNISTIUNISTI Koefisien determinasi sebesar 23,2%. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien di IGDKoefisien determinasi sebesar 23,2%. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien di IGD
MARANATHAMARANATHA Simpulan, angka kejadian penderita celah bibir dengan atau tanpa celah langit-langit tahun 2016-2019 cenderung fluktuatif dengan jenis kelamin laki-lakiSimpulan, angka kejadian penderita celah bibir dengan atau tanpa celah langit-langit tahun 2016-2019 cenderung fluktuatif dengan jenis kelamin laki-laki
UNUSAUNUSA Antibiotik yang paling sensitif terhadap bakteri Gram‑negatif adalah meropenem (100 % sensitivitas), sedangkan ciprofloxacin dan trimethoprim‑sulfametoksazolAntibiotik yang paling sensitif terhadap bakteri Gram‑negatif adalah meropenem (100 % sensitivitas), sedangkan ciprofloxacin dan trimethoprim‑sulfametoksazol
MARANATHAMARANATHA Tumor mediastinum lebih banyak terjadi pada pasien di atas umur 40 tahun, terutama pada dekade ke-6, dan lebih banyak pasien laki-laki dibanding perempuan.Tumor mediastinum lebih banyak terjadi pada pasien di atas umur 40 tahun, terutama pada dekade ke-6, dan lebih banyak pasien laki-laki dibanding perempuan.
MARANATHAMARANATHA Adenokarsinoma prostat adalah kanker kedua tersering dan penyebab kematian ke enam terbanyak terkait kanker pada pria di seluruh dunia. Hubungan risikoAdenokarsinoma prostat adalah kanker kedua tersering dan penyebab kematian ke enam terbanyak terkait kanker pada pria di seluruh dunia. Hubungan risiko
Useful /
UNPAMUNPAM Penelitian ini menguji pengaruh kepemilikan institusional, modal intelektual, corporate social responsibility (CSR), dan manajemen risiko terhadap nilaiPenelitian ini menguji pengaruh kepemilikan institusional, modal intelektual, corporate social responsibility (CSR), dan manajemen risiko terhadap nilai
UNPAMUNPAM Berinvestasi dalam emas memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan berinvestasi dalam bentuk aset lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikanBerinvestasi dalam emas memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan berinvestasi dalam bentuk aset lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan
UNUSAUNUSA Anemia pada anak usia sekolah tidak hanya menyebabkan kerugian bagi kesehatan, tetapi juga berdampak pada prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, anak-anakAnemia pada anak usia sekolah tidak hanya menyebabkan kerugian bagi kesehatan, tetapi juga berdampak pada prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, anak-anak
UNUSAUNUSA Hasil menunjukkan terdapat perbedaan volume serum yang terbentuk setelah pengocokan berdasarkan variasi waktu inkubasi (P = 0,002). Uji Post Hoc BonferroniHasil menunjukkan terdapat perbedaan volume serum yang terbentuk setelah pengocokan berdasarkan variasi waktu inkubasi (P = 0,002). Uji Post Hoc Bonferroni