STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG

Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science KesehatanBabul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan

Latar Belakang: Salah satu tindakan pengobatan dari penyakit gagal ginjal kronik yaitu dengan tindakan hemodialisis. Prevalensi untuk Hemodialisis pada penduduk umur ≥15 tahun dengan GGK berdasarkan provinsi Sumatera Selatan sebesar 17,79%. Hemodialisis akan mempengaruhi kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik. Tujuan: Untuk menganalisis di Unit Hemodialisis RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik. Sampel yang digunakan yaitu 38 pasien. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan alat ukur Kuesioner SF-36. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan Hasil uji statistik diperoleh nilai P value = 0,001 yang berarti p < α = 0,05 sehingga hipotesis diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada di Unit Hemodialisis RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Saran Untuk itu pasien gagal ginjal kronik perlu adanya motivasi agar dapat melakukan tindakan hemodialisis dengan rutin sehingga kualitas hidup pasien akan menjadi lebih baik lagi.

Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama masa hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik.Berdasarkan uji statistik, ditemukan bahwa pasien yang menjalani hemodialisis lebih dari 12 bulan cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang baru menjalani kurang dari 12 bulan.Perubahan kualitas hidup ini dipengaruhi oleh proses adaptasi pasien terhadap kondisi dan terapi, yang melibatkan penerimaan terhadap gejala, komplikasi, serta perubahan pada berbagai aspek kehidupan.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam untuk melengkapi temuan kuantitatif ini dengan fokus pada aspek psikososial dan pengembangan intervensi. Pertama, sebuah studi kualitatif dapat mengeksplorasi secara komprehensif bagaimana proses adaptasi psikologis, seperti penerimaan diri dan strategi koping, secara nyata membentuk kualitas hidup mereka seiring waktu, yang tidak terungkap dalam data angka. Kedua, diperlukan penelitian yang secara spesifik mengidentifikasi jenis dukungan sosial—baik emosional, finansial, maupun informasional dari keluarga atau komunitas—yang paling signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kepatuhan pasien dalam jangka panjang. Ketiga, penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas sebuah program intervensi, seperti pelatihan mindfulness atau kelompok dukungan berbasis teman sebaya, bagi pasien fase awal hemodialisis sangatlah penting. Tujuannya adalah untuk melihat apakah intervensi terstruktur tersebut dapat secara signifikan mencegah penurunan kualitas hidup dan membantu pasien beradaptasi lebih baik, sehingga memberikan solusi praktis yang berbasis bukti untuk dunia medis dan meningkatkan perawatan pasien secara holistik.

  1. #rumah sakit#rumah sakit
  2. #ginjal kronik#ginjal kronik
Read online
File size294.29 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2gh
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test