UPMSUPMS

Dharma PendidikanDharma Pendidikan

Latar belakang penelitian ini yaitu *higher order thinking skill* mahasiswa di STKIP PGRI Nganjuk belum berkembang dengan maksimal, pendekatan pembelajaran yang digunakan belum bervariasi, dan minimnya media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah *classroom action research* dengan model Kurt Lewin dan model kolaboratif dengan lebih dari satu siklus. Setiap siklus terdapat tahapan yang harus dilalui secara sistematis yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif menggunakan *software* IBM SPSS Statistic 20. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan kognitif mahasiswa pendidikan IPA pada mata kuliah fluida dapat ditingkatkan melalui penerapan pendekatan pembelajaran SETS (sains, *environment, technology and society*) berbantu modul.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa *Higher Order Thinking Skill* mahasiswa Pendidikan IPA pada mata kuliah fluida dapat ditingkatkan dengan pendekatan pembelajaran SETS berbantu modul, dengan peningkatan rata-rata 46% pada siklus I dan 65% pada siklus II dari target yang ditetapkan.Kemampuan kognitif mahasiswa pendidikan IPA pada mata kuliah fluida juga mengalami peningkatan signifikan melalui penerapan pendekatan pembelajaran SETS berbantu modul, yaitu sebesar 72%.Hasil ini menunjukkan efektivitas pendekatan SETS dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan kognitif mahasiswa dalam pembelajaran fluida.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas pendekatan SETS dalam konteks mata kuliah lain yang lebih beragam, seperti kimia atau biologi, untuk melihat apakah hasil yang serupa dapat dicapai. Selain itu, studi bisa difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur *higher order thinking skill* mahasiswa secara lebih mendalam, tidak hanya terbatas pada kemampuan kognitif. Kemudian, penting juga untuk meneliti bagaimana faktor-faktor eksternal, seperti lingkungan belajar di luar kelas atau dukungan dari keluarga, dapat memengaruhi efektivitas pendekatan SETS dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Dengan demikian, pemahaman yang lebih holistik tentang implementasi SETS dapat diperoleh, sehingga memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.

  1. #google classroom#google classroom
  2. #keterampilan berbicara#keterampilan berbicara
Read online
File size522.6 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-1Pf
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test