PESMA ANNURPESMA ANNUR

An-Nur International Journal of Islamic ThoughtAn-Nur International Journal of Islamic Thought

Artikel ini menantang debat konvensional tentang Islam dan hak asasi manusia, yang sering berfokus pada keterkaitan doktrinal. Artikel ini berargumen bahwa kerangka kerja hak asasi manusia yang lebih kuat dan universal harus didasarkan bukan pada tradisi sejarah yang idealis, tetapi pada pengakuan pragmatis terhadap realitas sejarah kekerasan yang dibiayai negara. Dengan metode historis-kritis dan genealogi, studi ini menganalisis sumber-sumber Islam klasik—termasuk kronik sejarah dan traktat hukum—untuk merekonstruksi sejarah politik pemerintahan, perlawanan, dan kekerasan dari masa pra-Islam hingga khalifah klasik. Temuan menunjukkan ketidaksesuaian yang mendalam antara ideal teoritis pemimpin adil dan realitas statistik, di mana lebih dari 94% khalifah dan sultan tidak adil berdasarkan standar tradisi. Sejarah kekerasan ini justru mendorong munculnya keseimbangan institusional penting, terutama kelas ilmuwan independen (ʿUlamāʾ) yang menjadi pemeriksa moral dan hukum terhadap kekuasaan eksekutif. Studi ini menyimpulkan bahwa pelajaran terpenting dari sejarah politik Islam adalah pentingnya memberdayakan keseimbangan yang tahan lama terhadap kekuasaan, beralih dari menciptakan pemerintahan sempurna ke mengendalikan pelanggaran yang tak terhindarkan dari pemerintahan yang tidak sempurna.

Sejarah politik Islam menunjukkan bahwa pemerintahan yang adil adalah anoma statistik, dengan lebih dari 94% pemimpin tidak memenuhi standar keadilan tradisi.Kekerasan yang sistematis justru melahirkan keseimbangan institusional seperti ʿUlamāʾ, yang menjadi penyeimbang kekuasaan.Studi ini menegaskan bahwa kerangka hak asasi manusia yang efektif harus berakar pada realitas sejarah, bukan idealisme.Keseimbangan institusional adalah kunci untuk mengendalikan kekuasaan, bukan mencari pemimpin sempurna.Relevansi sejarah ini penting untuk memahami dinamika kekuasaan dan hak asasi manusia dalam konteks Islam.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana model keseimbangan institusional historis seperti ʿUlamāʾ dapat diadaptasi dalam gerakan hak asasi manusia modern di negara mayoritas Muslim. Selain itu, analisis genealogis komparatif terhadap tradisi non-Barat lainnya dapat memperkaya teori keseimbangan kekuasaan global. Terakhir, studi tentang bagaimana gerakan sosial Islam kontemporer merujuk atau berbeda dari prinsip-prinsip perlawanan historis dalam menghadapi negara modern. Penelitian ini perlu menggali bagaimana struktur kekuasaan historis memengaruhi dinamika politik saat ini dan bagaimana prinsip-prinsip keadilan dapat diterapkan dalam konteks kontemporer. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak keseimbangan institusional terhadap stabilitas politik dan kesejahteraan sosial. Perlu dikaji bagaimana tradisi hukum Islam beradaptasi dengan tantangan modern, serta peran lembaga keagamaan dalam membatasi kekuasaan. Penelitian ini juga bisa membandingkan pengalaman Islam dengan tradisi lain dalam menghadapi kekuasaan yang tidak seimbang. Terakhir, penelitian perlu mempertimbangkan bagaimana sejarah kekerasan dapat menjadi dasar untuk membangun sistem perlindungan hak asasi manusia yang lebih kuat.

  1. Ibn al-Jawzī and the Cursing of Yazīd b . Muʿāwiya: A Debate on Rebellion and Legitimate Rulership... lockwoodonlinejournals.com/index.php/jaos/article/view/827Ibn al Jawz and the Cursing of Yazd b MuAwiya A Debate on Rebellion and Legitimate Rulership lockwoodonlinejournals index php jaos article view 827
  2. Pengaruh Perdagangan Maritim terhadap Penyebaran Islam di Indonesia pada Abad ke-15 M hingga ke-17 M... doi.org/10.57251/polyscopia.v1i3.1342Pengaruh Perdagangan Maritim terhadap Penyebaran Islam di Indonesia pada Abad ke 15 M hingga ke 17 M doi 10 57251 polyscopia v1i3 1342
  3. Unity through Omission: Literary Strategies of Recension in Ibn al-Aṯīr’s... brill.com/view/journals/arab/65/3/article-p285_1.xmlUnity through Omission Literary Strategies of Recension in Ibn al AyEAyCAyCAyEAEyCAryEAyCAAyCAos brill view journals arab 65 3 article p285 1 xml
Read online
File size385.32 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test