SASTRA UNESSASTRA UNES

Jurnal Ilmiah Pendidikan ScholasticJurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic

Artikel ini menelaah perkembangan pemikiran pendidikan Islam melalui pemikiran tokoh-tokoh dari tiga era besar: klasik, modern, dan kontemporer. Fokus kajian mencakup tujuan pendidikan, kurikulum, metodologi, serta peran pendidik yang direfleksikan dalam pemikiran para tokoh seperti Al-Ghazali, Ibnu Sina, Ibnu Khaldun, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, hingga Nurcholis Madjid dan Abdurrahman Masud. Kajian ini menemukan adanya kontinuitas prinsip dasar pendidikan Islam, serta transformasi yang terjadi karena tantangan sosial, politik, dan global. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemikiran pendidikan Islam terus berkembang dinamis dan adaptif terhadap zaman.

Pendidikan Islam pada periode klasik (abad ke-7 hingga ke-12) berkembang seiring dengan penyebaran Islam.Pada masa ini, pendidikan berfokus pada pengajaran agama, dengan Al- Quran dan Hadis sebagai sumber utama ilmu pengetahuan.Pendidikan dimulai di rumah, kemudian berlanjut di masjid dan madrasah.Dalam periode modern (abad ke-19 hingga sekarang), pendidikan Islam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi.Secara keseluruhan, pembaruan pendidikan Islam bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih komprehensif dan relevan serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

Berdasarkan kajian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip pendidikan Islam klasik, seperti pendekatan holistik dan integrasi antara akal dan wahyu, dapat diimplementasikan dalam kurikulum pendidikan modern untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan moral yang tinggi. Kedua, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas berbagai model pendidikan Islam yang diterapkan di berbagai negara, dengan mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan ekonomi yang berbeda. Hal ini dapat memberikan wawasan berharga tentang praktik terbaik dalam pendidikan Islam dan membantu dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih efektif. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami bagaimana pemikiran tokoh-tokoh pendidikan Islam kontemporer, seperti Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Masud, dapat menginspirasi pengembangan pendekatan pendidikan yang lebih inklusif dan responsif terhadap tantangan global, seperti radikalisme dan intoleransi. Dengan menggabungkan wawasan dari masa lalu dan perspektif masa kini, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan sistem pendidikan Islam yang relevan, adaptif, dan mampu menghasilkan generasi yang berakhlak mulia, berpengetahuan luas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Read online
File size328.19 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test