PNLPNL

Jurnal PolimesinJurnal Polimesin

Saat ini, penukar panas fin dan tabung banyak digunakan dalam berbagai aplikasi teknik, termasuk penukar panas modern, radiator mobil, dan sistem pendingin udara (AC) seperti evaporator dan kondensor. Untuk meningkatkan kinerja mereka, diperlukan desain inovatif, aplikasi canggih, dan geometri yang dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi perpindahan panas. Penelitian ini menyelidiki efek geometri kotak dan poligon pada aliran fluida dan perpindahan panas dalam penukar panas fin dan tabung AC split menggunakan perangkat lunak simulasi. Penelitian ini memeriksa dua pengaturan tabung, inline dan staggered, di seluruh kecepatan fluida yang berbeda (0,5 m/s, 1 m/s, 1,5 m/s, dan 2,5 m/s) dan nilai flux panas (100 W/m2, 125 W/m2, 125 W/m2, dan 150 W/m2). Studi numerik mengungkapkan bahwa kinerja termal dan hidrolik terbaik penukar panas fin dan tabung, berdasarkan variasi geometri antara kotak dan tabung poligon, dicapai dengan geometri tabung poligon, yang menghasilkan suhu sekitar 23,41°C. Suhu ini mengonfirmasi peningkatan koefisien perpindahan panas sekitar 5% dan angka Nusselt sekitar 3%. Kinerja terbaik secara keseluruhan, mempertimbangkan aspek termal dan hidrolik, diamati dalam pengaturan inline, terutama untuk tabung poligon, yang menghasilkan suhu sekitar 26,38°C. Hal ini mengonfirmasi peningkatan koefisien perpindahan panas sekitar 4% dan angka Nusselt sekitar 2,5%.

Studi numerik menemukan bahwa penukar panas fin dan tabung dengan variasi geometri tabung (kotak dan poligon) menunjukkan kinerja termal dan hidrolik terbaik ketika digunakan geometri tabung poligon, dengan suhu rendah sekitar 23,41°C.Suhu ini mengonfirmasi peningkatan koefisien perpindahan panas sekitar 5% dan angka Nusselt sekitar 3%.Selain itu, studi numerik menemukan bahwa, dalam hal kinerja termal dan hidrolik, penukar panas fin dan tabung dengan variasi geometri tabung (kotak dan poligon) yang diatur dalam konfigurasi inline dan staggered menunjukkan kinerja keseluruhan terbaik dalam konfigurasi inline, terutama dengan geometri tabung poligon.Konfigurasi ini memiliki suhu rendah sekitar 26,38°C, yang mengonfirmasi peningkatan koefisien perpindahan panas sekitar 4% dan angka Nusselt sekitar 2,5%.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk menggunakan geometri tabung poligon dengan pengaturan inline untuk meningkatkan efisiensi perpindahan panas dalam penukar panas fin dan tabung. Namun, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti drop tekanan dan kompleksitas manufaktur ketika memilih konfigurasi yang tepat. Untuk pemahaman yang lebih komprehensif, studi lanjutan dapat mengeksplorasi efek variasi input panas (Q) dan parameter lainnya pada kinerja perpindahan panas secara keseluruhan.

Read online
File size645.63 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test