UMBUMB

SINERGISINERGI

Kecepatan minimum dan tekanan statis partikel merupakan fenomena yang penting dalam desain fluidized bed. Fenomena-fenomena tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor dalam fluidized bed, diantaranya massa jenis dan tinggi partikel di dalam fluidized bed. Penelitian ini menggunakan beberapa massa jenis partikel dan rasio ketinggian partikel terhadap diameter fluidized bed (H/D) dengan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Partikel yang digunakan adalah partikel jenis Geldart B yaitu glass beads (ρ=2600 kg/m3), ground walnut shell (ρ=1200 kg/m3) dan ground corncob (ρ=800 kg/m3), sedangkan rasio ketinggian partikel yang digunakan yaitu 0,5; 1; 1.5; 2 dan 2,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa massa jenis partikel berbanding lurus dengan kecepatan minimum fluidisasi dan ketinggian partikel tidak mempengaruhi kecepatan minimum fluidisasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa glass beads yang memiliki massa jenis yang besar memiliki kecepatan minimum fluidisasi terbesar diantara yang lainnya.Ground corncob yang memiliki massa jenis yang terendah memiliki kecepatan minimum fluidisasi terendah pada setiap ketinggian masing-masing.Selain itu, glass beads yang memiliki massa jenis partikel terbesar menunjukkan waktu fluidisasi tercepat diantara lainnya diikuti oleh ground walnut shell dan ground corncob secara berurutan.

Penelitian lanjutan bisa fokus pada beberapa aspek penting untuk memperdalam pemahaman tentang fluidized bed. Pertama, studi ini baru melihat pengaruh massa jenis dan ketinggian partikel dengan ukuran yang seragam (500 µm) dari jenis Geldart B. Akan sangat menarik untuk menyelidiki bagaimana variasi distribusi ukuran partikel, termasuk campuran ukuran yang berbeda, serta bentuk partikel yang tidak bulat sempurna, memengaruhi kecepatan minimum fluidisasi dan pola aliran secara keseluruhan. Ini penting karena di aplikasi industri, partikel seringkali tidak seragam. Kedua, meskipun kecepatan minimum fluidisasi sudah diidentifikasi, penting untuk memahami perilaku bed pada kondisi operasi di atas kecepatan minimum ini. Penelitian dapat menganalisis bagaimana kecepatan gas yang lebih tinggi memengaruhi pembentukan gelembung udara, efisiensi pencampuran partikel, dan perpindahan panas dalam reaktor. Pemahaman ini krusial untuk mengoptimalkan kinerja fluidized bed dalam proses seperti pembakaran atau reaksi kimia. Ketiga, mengingat penelitian ini menggunakan simulasi CFD, akan bermanfaat untuk mengeksplorasi penggunaan model multiphase CFD yang lebih canggih atau metode simulasi lain yang dapat menangkap fenomena kompleks seperti tumbukan partikel atau aglomerasi dengan lebih akurat. Hal ini dapat membantu dalam memprediksi dan merancang fluidized bed dengan lebih presisi, bahkan untuk kondisi operasional yang ekstrem atau bahan baku yang lebih beragam.

  1. PENGARUH MASSA JENIS PARTIKEL DAN KETINGGIAN PARTIKEL TERHADAP FENOMENA FLUIDISASI DALAM FLUIDIZED BED... publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi/article/view/838PENGARUH MASSA JENIS PARTIKEL DAN KETINGGIAN PARTIKEL TERHADAP FENOMENA FLUIDISASI DALAM FLUIDIZED BED publikasi mercubuana ac index php sinergi article view 838
Read online
File size414.98 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test