UMBUMB

SINERGISINERGI

Gangguan harmonisa terjadi pada sistem distribusi tenaga listrik akibat distorsi gelombang arus dan tegangan. Distorsi ini disebabkan pembentukan gelombang dengan frekuensi kelipatan bulat dari frekuensi fundamental, membentuk gelombang cacat yang merupakan jumlah gelombang murni sesaat dengan gelombang harmonik. Keberadaan beban non-linier di Kampus Politeknik Enjinering Indorama, seperti electronic ballast, variable frequency drive, dan adjustable speed drive, berkontribusi pada harmonisa. Pengukuran dilakukan untuk melihat kandungan harmonisa arus dan tegangan di Panel Room menggunakan Digital Power Meter Mikro DPM 380 selama dua hari kerja. Hasil penelitian menunjukkan kandungan harmonisa arus (% THDi) berada di ambang batas yang diizinkan (2.4% - 4.1% untuk standar 15%), sementara kandungan harmonisa tegangan (%THDv) berada di atas ambang batas yang diizinkan (3.6% - 26.6% untuk standar 5%).

Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa kandungan harmonisa arus (% THDi) pada waktu rentang 2.1% untuk standar 15 % masih berada diambang diizinkan dan terjadi harmonisa tegangan pada jam rentang (%THDv) 3.6 % - 26.6% untuk standar 5 %.Hal ini menunjukkan bahwa secara umum kandungan harmonisa tegangan pada Kampus Politeknik Enjinering Indorama berada diatas ambang batas yang di izinkan.Kondisi beban listrik pada Kampus Politeknik Enjinering Indorama dengan beban tidak terdistribusi merata pada masing-masing fasa, sehingga pada kawat netral mengalir arus yang menimbulkan rugi-rugi, untuk itu disarankan perlu ditinjau kembali pembagian beban atau penambahan beban baru disambungkan pada fasa yang bebannya masih rendah agar lebih merata.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai jenis-jenis beban non-linier yang paling signifikan berkontribusi terhadap harmonisa di kampus, dengan fokus pada karakteristik beban pada jam-jam tertentu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai teknik mitigasi harmonisa, seperti penggunaan filter harmonik atau pengubahan konfigurasi beban, dalam mengurangi distorsi arus dan tegangan. Ketiga, perlu dilakukan analisis dampak harmonisa terhadap kinerja peralatan listrik di kampus, termasuk potensi kerusakan dan penurunan efisiensi, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai konsekuensi dari masalah harmonisa.

  1. STUDI HARMONISA ARUS DAN TEGANGAN LISTRIK PADA KAMPUS POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA | Suryadi | SINERGI.... doi.org/10.22441/sinergi.2016.3.007STUDI HARMONISA ARUS DAN TEGANGAN LISTRIK PADA KAMPUS POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA Suryadi SINERGI doi 10 22441 sinergi 2016 3 007
Read online
File size564.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test