UMBUMB
SINERGISINERGIPembuatan prototipe pada industri manufaktur berkembang dengan pesat, berawal dari pembuatan secara konvensional, kemudian dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin perkakas, dan berkembang dengan pemanfaatan komputer sebagai alat kontrol pada mesin tersebut sehingga dikenal dengan istilah CNC (computer numerically control). Pada awalnya, pembuatan prototipe dilakukan menggunakan mesin perkakas yang membentuk kontur permukaan dengan melakukan pemotongan pada benda kerja, tentunya dalam hal ini terdapat bahan tersisa yang dikenal dengan chip. Dewasa ini perkembangan dalam pembuatan prototipe maju dengan pesat yang dikenal dengan pembuatan prototipe cepat (rapid prorotyping). Keunggulan dari rapid prototyping dalam bidang manufaktur adalah kemudahannya dalam menghasilkan suatu produk yang kompleks dengan tepat dan efisien. Proses rapid prototyping mampu merealisasikan hasil permodelan 3D software dalam bentuk nyata tanpa intervensi apapun. Dalam penelitian ini, dikaji tentang pengaruh penentuan posisi orientasi secara vertical dan horizontal terhadap kekuatan Tarik material polymer yang digunakan. Penelitian dilakukan dengan dengan menggunakan perangkat rapid prototyping tipe fused deposition modeling yakni 3D printing. Bahan filament yang digunakan jenis polymer PLA dan ABS. Proses printing dilakukan terhadap bentuk objek uji Tarik ASTM D638. Proses 3D printing dilakukan dengan memvariasikan posisi orientasi objek secara vertikal dan horizontal. Spesimen yang dihasilkan selanjutnya dilakukan uji tarik. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dapat diketahui bahwa penentuan orientasi posisi objek spesimen memberi pengaruh terhadap tegangan tarik spesimen.
Orientasi posisi spesimen secara signifikan memengaruhi karakteristik dan kekuatan tarik material hasil 3D printing.Kekuatan tarik material PLA tertinggi ditemukan pada orientasi horizontal (14.97 N/mm2), menunjukkan PLA unggul dibandingkan ABS, terutama karena isu pemerataan suhu pemanasan ABS yang berdampak pada perekatan serat.
Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman mengenai pengaruh orientasi objek pada 3D printing terhadap karakteristik material dengan melakukan analisis struktur mikro secara komprehensif. Sebuah studi dapat difokuskan untuk menginvestigasi bagaimana orientasi pencetakan dan parameter proses seperti suhu pemanasan yang seragam, secara fundamental memengaruhi formasi serat dan perekatan antar lapisan pada material PLA dan ABS, serta korelasinya terhadap kekuatan tarik, kekuatan impak, dan sifat mekanis lainnya. Hal ini akan memberikan wawasan mendalam tentang mekanisme kegagalan dan kekuatan material pada tingkat mikroskopis. Selain itu, mengingat hasil awal yang menunjukkan perbedaan kinerja antara orientasi horizontal dan vertikal, sangat menarik untuk mengeksplorasi spektrum orientasi objek yang lebih luas. Penelitian bisa menguji berbagai sudut orientasi cetak untuk beragam geometri objek, bukan hanya spesimen uji tarik, guna mengidentifikasi orientasi optimal yang dapat menghasilkan kualitas permukaan terbaik, akurasi dimensi yang tinggi, sekaligus mengoptimalkan efisiensi waktu cetak untuk berbagai jenis polimer. Pendekatan ini akan sangat relevan untuk aplikasi di mana estetika dan ketepatan bentuk sama pentingnya dengan kekuatan struktural. Terakhir, berdasarkan tantangan yang ditemukan terkait material ABS, yaitu suhu pemanasan yang kurang merata, penelitian lanjutan dapat berfokus pada optimasi parameter proses secara mendalam. Studi ini dapat menginvestigasi dampak variasi suhu nozzle, suhu platform cetak, kecepatan cetak, dan bahkan sistem pendinginan tambahan terhadap peningkatan homogenitas pemanasan dan, pada gilirannya, kekuatan tarik serta kualitas hasil cetak untuk material ABS. Dengan demikian, potensi penuh material ABS dalam rapid prototyping dapat dimaksimalkan untuk berbagai aplikasi rekayasa.
| File size | 853.71 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIRAYAUNIRAYA Berdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan yang telah diuraikan dapat ditarik kesimpulan bahwa secara parsial dan secara simultan, kompensasi danBerdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan yang telah diuraikan dapat ditarik kesimpulan bahwa secara parsial dan secara simultan, kompensasi dan
UNIRAYAUNIRAYA Hasil persamaan regresidiperolehnilai konstanta sebesar 52.318merupakan nilai variabel kinerjapegawai (Y) saat variabel kinerjapegawai (X) bernilai nolHasil persamaan regresidiperolehnilai konstanta sebesar 52.318merupakan nilai variabel kinerjapegawai (Y) saat variabel kinerjapegawai (X) bernilai nol
UNIRAYAUNIRAYA Lius dengan jumlah responden 50 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap minat beli konsumen kadoz Di UD.Lius dengan jumlah responden 50 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap minat beli konsumen kadoz Di UD.
UNIRAYAUNIRAYA Nilai koefisien determinasi sebesar 0,613 yang menunjukkan bahwa 61,3% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh komunikasi, dan sisanya sebesar 38,7% dipengaruhiNilai koefisien determinasi sebesar 0,613 yang menunjukkan bahwa 61,3% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh komunikasi, dan sisanya sebesar 38,7% dipengaruhi
UNIRAYAUNIRAYA Metode analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, nilai t hitung 2,308 lebih besar daripada t tabel 1,701, sehinggaMetode analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, nilai t hitung 2,308 lebih besar daripada t tabel 1,701, sehingga
UNIRAYAUNIRAYA (2) Dalam upaya meningkatkan pelayanan, sebaiknya UD. Aggrek memberikan pelatihan dan pengarahan kepada karyawan agar bisa lebih sigap/tanggap dalam bekerja(2) Dalam upaya meningkatkan pelayanan, sebaiknya UD. Aggrek memberikan pelatihan dan pengarahan kepada karyawan agar bisa lebih sigap/tanggap dalam bekerja
UNIRAYAUNIRAYA Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai di UPTD PuskesmasBerdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai di UPTD Puskesmas
UNIRAYAUNIRAYA Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Temuan penelitian menjelaskan bahwa persamaan data diperoleh dengan perhitungan analisis regresiTeknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Temuan penelitian menjelaskan bahwa persamaan data diperoleh dengan perhitungan analisis regresi
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA Berdasarkan nilai regresi Return On Asset = 0,318 didukung dengan nilai t pada ROA adalah 1,703 dengan tingkat signifikan sebesar 0,003 dimana nilai 0,003Berdasarkan nilai regresi Return On Asset = 0,318 didukung dengan nilai t pada ROA adalah 1,703 dengan tingkat signifikan sebesar 0,003 dimana nilai 0,003
UNIRAYAUNIRAYA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Pelatihan (X) berpengaruh terhadap Kinerja pegawai (Y) dengan perolehan nilai thitung sebesar 6,924 lebihHasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Pelatihan (X) berpengaruh terhadap Kinerja pegawai (Y) dengan perolehan nilai thitung sebesar 6,924 lebih
UNIRAYAUNIRAYA Fokus penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karakteristik wirausaha dan kreativitas usahawan terhadap keberhasilan bisnis (Studi Empiris Pada PedagangFokus penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karakteristik wirausaha dan kreativitas usahawan terhadap keberhasilan bisnis (Studi Empiris Pada Pedagang
UMBUMB Hasil penelitian menunjukkan bahwa glass beads yang memiliki massa jenis yang besar memiliki kecepatan minimum fluidisasi terbesar diantara yang lainnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa glass beads yang memiliki massa jenis yang besar memiliki kecepatan minimum fluidisasi terbesar diantara yang lainnya.