PENACCELERATIONPENACCELERATION

Journal of Islamic Finance and EkonomicsJournal of Islamic Finance and Ekonomics

Halal economy is an economic system that integrates Islamic values comprehensively, not only ensuring that the products are halal, but also ensuring that every stage from production, marketing, distribution to consumer services is in accordance with sharia principles. The main basis includes the prohibition of usury, gharar, and maysir, along with the practice of Islamic morals such as honesty, trustworthiness, and social responsibility. These ethical foundations are derived from the Quran and hadith, which instill the values of fairness, transparency and legitimacy in economic transactions. Modern thinking, including the views of Syed Nawab Haider Naqvi, adds four key value bases: tawhid, justice, freedom of choice, and moral responsibility, which guide sharia-based business practices. In the realm of contemporary entrepreneurship, the halal economy offers vast opportunities - supported by rising global demand, government policies, and the application of digital technologies such as e-commerce, blockchain, and IoT to ensure supply chain transparency. However, there are still a number of challenges, including low understanding and access to halal certification, regulatory barriers, limited technological literacy, and differences in halal standards on the international stage. Therefore, there is a need for comprehensive collaboration between education, digitalization, certification, and product development so that the halal economy can grow sustainably, inclusively, and ethically.

Ekonomi halal merupakan sistem ekonomi yang mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah dalam seluruh aspek kegiatan ekonomi, menekankan nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab sosial.Sektor ini menawarkan peluang besar dengan meningkatnya permintaan global dan adopsi teknologi digital, namun menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang prinsip syariah dan kesulitan memperoleh sertifikasi halal.Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan sinergi antara pendidikan, digitalisasi, sertifikasi, dan inovasi produk agar ekonomi halal dapat berkembang secara adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model sertifikasi halal yang terintegrasi dan diakui secara internasional, guna memfasilitasi perdagangan lintas negara dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai peran teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi dan ketertelusuran rantai pasok halal, serta dampaknya terhadap efisiensi dan integritas sistem. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan literasi digital bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di sektor halal, termasuk pelatihan intensif dan pendampingan dalam pemanfaatan platform e-commerce dan pemasaran digital, sehingga mereka dapat bersaing secara efektif di pasar global dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Read online
File size298.61 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test