UNMUNM
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada MasyarakatIPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada MasyarakatPendidikan karakter berbasis kearifan lokal menjadi pendekatan yang relevan untuk membentuk moralitas siswa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini mengkaji implementasi program pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal di Desa Batunoni, yang melibatkan keterlibatan komunitas dan guru sebagai fasilitator utama. Metode pelaksanaan program meliputi integrasi nilai-nilai budaya seperti gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap lingkungan dalam kegiatan belajar-mengajar, serta kunjungan lapangan ke situs budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan penerapan siswa terhadap nilai-nilai moral dan budaya lokal, serta meningkatkan motivasi akademik mereka. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber daya dan perlunya pelatihan bagi guru untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya secara efektif. Kesimpulannya, program pendidikan karakter berbasis kearifan lokal memberikan dampak positif terhadap karakter dan prestasi akademik siswa, meskipun dukungan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan agar program ini dapat diterapkan secara optimal.
Berdasarkan hasil penelitian, pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa yang kuat dan meningkatkan kebanggaan mereka terhadap identitas budaya.Implementasi program ini melalui penggabungan nilai-nilai budaya lokal dalam proses belajar, serta partisipasi aktif komunitas, menunjukkan hasil yang positif, di mana siswa tidak hanya belajar secara akademik tetapi juga mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya menjaga nilai-nilai budaya mereka.Pendekatan berbasis pengalaman, seperti kunjungan ke situs budaya dan keterlibatan tokoh masyarakat, memberikan pengaruh signifikan dalam membangun hubungan emosional siswa terhadap budaya lokal.Di sisi lain, pendidikan berbasis kearifan lokal ini juga mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar, yang berdampak positif pada motivasi dan prestasi akademik mereka.Agar program pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dapat berkelanjutan dan efektif, diperlukan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan lembaga pemerhati budaya.Pelatihan tambahan bagi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam kurikulum juga sangat dibutuhkan agar mereka dapat menerapkan pendekatan ini dengan lebih efektif.Selain itu, perlu adanya alokasi sumber daya yang memadai untuk mendukung kegiatan-kegiatan berbasis kearifan lokal, seperti kunjungan budaya dan kegiatan kolaboratif dengan komunitas lokal.Program ini sebaiknya terus disempurnakan melalui evaluasi berkala untuk menyesuaikan dengan kebutuhan siswa dan perubahan yang terjadi di lingkungan budaya mereka.Dengan upaya yang berkelanjutan, diharapkan program ini dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh dan kesadaran budaya yang kuat.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa ide berikut: . . 1. Menganalisis dampak jangka panjang program pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terhadap perkembangan karakter dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana program ini dapat terus dikembangkan dan disempurnakan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa dan komunitas.. . 2. Meneliti strategi-strategi inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam kurikulum dan metode pembelajaran sehari-hari, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan pendekatan ini.. . 3. Mengkaji peran komunitas lokal dalam pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, termasuk bagaimana keterlibatan mereka dapat ditingkatkan dan bagaimana komunitas dapat menjadi mitra yang efektif dalam proses pembelajaran berbasis budaya. . . Dengan menggabungkan ide-ide ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, serta memastikan keberlanjutan dan efektivitas program ini dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat dan identitas budaya yang kokoh.
| File size | 451.11 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMUM Selain itu, diperlukan penelitian lanjutan berupa uji efektivitas atau implementasi langsung dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar untuk mengukurSelain itu, diperlukan penelitian lanjutan berupa uji efektivitas atau implementasi langsung dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar untuk mengukur
UMUM Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penentu dalam menjaga eksistensi Sanggar Karawitan Indonesia di tengahHasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penentu dalam menjaga eksistensi Sanggar Karawitan Indonesia di tengah
UMUM Tahap kedua, analisis formal, menindaklanjuti inventaris objek tanda dengan memperhatikan unsur seni dan azas desain, fokus pada garis, bentuk, warna,Tahap kedua, analisis formal, menindaklanjuti inventaris objek tanda dengan memperhatikan unsur seni dan azas desain, fokus pada garis, bentuk, warna,
UMUM Hasil validasi menunjukkan media memperoleh skor kelayakan 82,75% dari ahli media, 95,83% dari ahli materi, dan uji kepraktisan sebesar 95,67%. SelainHasil validasi menunjukkan media memperoleh skor kelayakan 82,75% dari ahli media, 95,83% dari ahli materi, dan uji kepraktisan sebesar 95,67%. Selain
UMUM Berdasarkan penilaian kualitas, penerjemahan lisan Habib Jindan tergolong cukup akurat (skor 2,5) dan berterima (skor 2,9), menunjukkan bahwa pesan ceramahBerdasarkan penilaian kualitas, penerjemahan lisan Habib Jindan tergolong cukup akurat (skor 2,5) dan berterima (skor 2,9), menunjukkan bahwa pesan ceramah
UMUM Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendeskripsikan secara mendalam tahapan penciptaan karya serta dinamikaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendeskripsikan secara mendalam tahapan penciptaan karya serta dinamika
PPKIAPPKIA Dalam penelitian ini, proses iterasi K-Means mencapai kondisi optimal pada iterasi ke-5, di mana tidak ada lagi perubahan signifikan pada centroid yangDalam penelitian ini, proses iterasi K-Means mencapai kondisi optimal pada iterasi ke-5, di mana tidak ada lagi perubahan signifikan pada centroid yang
PPKIAPPKIA Penelitian ini menggunakan 50 data yang telah diinput melalui google form lalu diisi dengan jemaat dari 50 data dibagi 35 data training dan 15 data testing.Penelitian ini menggunakan 50 data yang telah diinput melalui google form lalu diisi dengan jemaat dari 50 data dibagi 35 data training dan 15 data testing.
Useful /
UMUM Adaptasi 1933 mengurangi otonomi kreatif Jo karena tekanan sosial dan norma gender pada masa Great Depression, sedangkan adaptasi 2019 menekankan otonomiAdaptasi 1933 mengurangi otonomi kreatif Jo karena tekanan sosial dan norma gender pada masa Great Depression, sedangkan adaptasi 2019 menekankan otonomi
UMUM Komunikasi nonverbal atau bahasa tubuh identik dengan Charlie Chaplin, aktor film bisu yang populer pada awal abad ke-20. Dalam film Police (1916), yangKomunikasi nonverbal atau bahasa tubuh identik dengan Charlie Chaplin, aktor film bisu yang populer pada awal abad ke-20. Dalam film Police (1916), yang
UMUM Dialog antara guru dan siswa sangat penting dalam menciptakan pemahaman bersama dan berfungsi sebagai penghubung untuk transformasi sosial yang lebih luas.Dialog antara guru dan siswa sangat penting dalam menciptakan pemahaman bersama dan berfungsi sebagai penghubung untuk transformasi sosial yang lebih luas.
PPKIAPPKIA Menu paket yang akan ditawarkan merupakan kombinasi dari menu makanan dan minuman yang dimiliki oleh kafe, dengan memperhatikan seberapa sering kombinasiMenu paket yang akan ditawarkan merupakan kombinasi dari menu makanan dan minuman yang dimiliki oleh kafe, dengan memperhatikan seberapa sering kombinasi