UMUM

Journal of Language Literature and ArtsJournal of Language Literature and Arts

Novel Little Women karya Louisa May Alcott (1868) yang telah diadaptasi menjadi film memiliki tema utama tentang ambisi kreatif Jo March. Meskipun ambisi kreatif Jo resonansi dengan perempuan modern, aspek ini tidak selalu ditekankan dalam adaptasi. Artikel ini menganalisis representasi authorship Jo dalam dua film Little Women—1933 dan 2019—untuk memahami bagaimana konteks budaya membentuk representasinya. Studi ini bertujuan (1) menggambarkan perbedaan cara kedua film menampilkan authorship Jo dan (2) menjelaskan latar belakang budaya yang mendorong perbedaan tersebut. Analisis menggunakan pendekatan studi budaya didukung perspektif feminis dan teori authorship menunjukkan bahwa authorship Jo secara signifikan berkurang dalam adaptasi 1933 karena tekanan sosial budaya Great Depression, diskusi feminis yang terbatas, dan preferensi Hollywood akan akhir bahagia berbasis romansa. Sebaliknya, adaptasi 2019 menawarkan gambaran yang lebih komprehensif tentang otonomi kreatif Jo, dipengaruhi oleh gerakan feminis modern dan perhatian meningkat terhadap kepemilikan seni perempuan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa representasi authorship Jo March dalam film Little Women terpengaruh oleh konteks budaya masing-masing periode.Adaptasi 1933 mengurangi otonomi kreatif Jo karena tekanan sosial dan norma gender pada masa Great Depression, sedangkan adaptasi 2019 menekankan otonomi kreatif Jo sesuai dengan gerakan feminis modern.Perbedaan ini mencerminkan pergeseran ideologi budaya yang memengaruhi representasi kreativitas perempuan.Penelitian ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana nilai budaya membentuk representasi authorship perempuan dalam film.

1. Penelitian lanjutan dapat membandingkan adaptasi film Little Women lainnya, seperti versi 1949 atau 1994, untuk melihat pergeseran representasi authorship dalam konteks budaya yang berbeda. 2. Studi tentang pengaruh gerakan feminis global terhadap representasi perempuan dalam film adaptasi sastra klasik dapat dikembangkan sebagai arah penelitian baru. 3. Penelitian dapat mengeksplorasi dinamika gender dalam karya sastra lain yang menggambarkan tokoh perempuan kreatif, dengan fokus pada bagaimana tekanan sosial dan norma budaya memengaruhi otonomi kreatif mereka.

  1. Portrayal of Jo March’s Authorship in the 1933 and the 2019 Little Women Films | Journal of Language... journal3.um.ac.id/index.php/fs/article/view/2531Portrayal of Jo MarchAos Authorship in the 1933 and the 2019 Little Women Films Journal of Language journal3 um ac index php fs article view 2531
  2. Multiple Resolution. multiple resolution resolving doi view complete set metadata silvia bruti gianmarco... doi.org/10.7370/100395Multiple Resolution multiple resolution resolving doi view complete set metadata silvia bruti gianmarco doi 10 7370 100395
  3. 0. 0 doi.org/10.7456/1080SSE/1670 0 doi 10 7456 1080SSE 167
Read online
File size705.1 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test