UMUM
Journal of Language Literature and ArtsJournal of Language Literature and ArtsPenelitian ini mengkaji proses kreatif Bayu Kresna Murti dalam menciptakan karya teater berjudul Buto Mudun Gunung bersama siswa yang tergabung dalam Pusat Pengembangan Seni Tradisi (PPST) SMP Negeri 4 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendeskripsikan secara mendalam tahapan penciptaan karya serta dinamika yang terjadi selama proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kreatif Bayu Kresna Murti meliputi lima tahapan utama, yaitu penemuan gagasan, persiapan, penciptaan, latihan (rehearsal), dan pementasan. Inspirasi cerita diangkat dari kisah rakyat Timun Mas yang kemudian diolah ulang menjadi narasi baru yang lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan serta lingkungan siswa. Proses penciptaan berlangsung secara kolaboratif melalui eksplorasi gerak, vokal, dan improvisasi yang disesuaikan dengan potensi siswa serta keterbatasan sarana prasarana di sekolah. Selain menghasilkan karya pertunjukan, teater ini juga berfungsi sebagai media pendidikan karakter, pengembangan kreativitas, dan pelestarian budaya lokal. Dengan pendekatan partisipatif dan kontekstual, Buto Mudun Gunung membuktikan bahwa seni teater dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermakna sekaligus relevan dalam konteks pendidikan formal.
Proses kreatif Bayu Kresna Murti dalam teater Buto Mudun Gunung menunjukkan pendekatan terstruktur dan reflektif, berhasil mengadaptasi cerita rakyat Timun Mas menjadi karya yang estetik, edukatif, dan relevan bagi siswa.Penerapan simbolisasi tokoh dan transformasi naratif menjadi kekuatan utama dalam penyampaian pesan moral dan sosial.Keterlibatan aktif siswa dalam penciptaan menegaskan peran teater sebagai media pembentukan karakter, pengembangan kreativitas, dan refleksi sosial, melampaui fungsi hiburan semata.
Penelitian ini telah mengungkap kedalaman proses kreatif dalam seni teater di lingkungan pendidikan, namun masih banyak aspek yang bisa digali untuk memperkaya pemahaman kita. Untuk penelitian lanjutan, sebuah pertanyaan menarik adalah seberapa efektif penggunaan metode pedagogi spesifik dalam pelatihan teater, seperti theater games yang disebutkan dalam studi ini, dalam meningkatkan keterampilan artistik dan pembentukan karakter siswa secara jangka panjang? Kita bisa meneliti dampak langsung dari metode-metode tersebut terhadap peningkatan kreativitas, kerja sama, dan kepercayaan diri siswa, mungkin dengan studi komparatif antara kelompok yang menggunakan metode ini dan yang tidak. Selanjutnya, mengingat pentingnya dukungan lingkungan sekolah dan fasilitas yang ditemukan dalam penelitian ini, akan sangat bermanfaat jika ada studi yang menganalisis bagaimana kebijakan sekolah dan partisipasi orang tua secara konkret memengaruhi keberlanjutan dan kualitas program seni pertunjukan di berbagai institusi pendidikan. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor penunjang dan penghambat yang memungkinkan program seni teater berkembang pesat atau justru terhenti. Terakhir, model adaptasi cerita rakyat Timun Mas yang inovatif oleh Bayu Kresna Murti membuka peluang untuk mengeksplorasi lebih jauh: bagaimana proses adaptasi cerita rakyat lokal ke dalam bentuk teater modern dapat direplikasi atau disesuaikan di daerah lain, dengan berbagai cerita dan tantangan budaya yang berbeda? Ini akan membantu kita memahami generalisasi dan spesifisitas pendekatan kreatif dalam konteks pelestarian budaya dan pendidikan seni.
- Proses Kreatif Penciptaan Tari Lime Gades Rengkek | ANTHOR: Education and Learning Journal. proses kreatif... doi.org/10.31004/anthor.v2i6.230Proses Kreatif Penciptaan Tari Lime Gades Rengkek ANTHOR Education and Learning Journal proses kreatif doi 10 31004 anthor v2i6 230
- PELATIHAN EKSTRAKURIKULER TEATER PADA SISWA DI SMA NEGERI 2 LAMONGAN | Jurnal Pendidikan Sendratasik.... doi.org/10.26740/jps.v12n2.p307-322PELATIHAN EKSTRAKURIKULER TEATER PADA SISWA DI SMA NEGERI 2 LAMONGAN Jurnal Pendidikan Sendratasik doi 10 26740 jps v12n2 p307 322
- IMPROVISASI DALAM TEATER: ANTARA TEKNIK PEMERANAN DAN PERTUNJUKAN | santosa | TONIL: Jurnal Kajian Sastra,... journal.isi.ac.id/index.php/TNL/article/view/3099IMPROVISASI DALAM TEATER ANTARA TEKNIK PEMERANAN DAN PERTUNJUKAN santosa TONIL Jurnal Kajian Sastra journal isi ac index php TNL article view 3099
| File size | 409.43 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UIIDALWAUIIDALWA Penelitian ini menyoroti bahwa integrasi nilai-nilai Islam tradisional dengan metodologi kontemporer tidak hanya meningkatkan hasil belajar tetapi jugaPenelitian ini menyoroti bahwa integrasi nilai-nilai Islam tradisional dengan metodologi kontemporer tidak hanya meningkatkan hasil belajar tetapi juga
UIIDALWAUIIDALWA Peningkatan kualitas guru PAI dipengaruhi oleh faktor internal seperti bakat, minat, dan latar belakang pendidikan, serta faktor eksternal berupa ketersediaanPeningkatan kualitas guru PAI dipengaruhi oleh faktor internal seperti bakat, minat, dan latar belakang pendidikan, serta faktor eksternal berupa ketersediaan
STKIPM PAGARALAMSTKIPM PAGARALAM Berdasarkan kesulitan yang ditemui dalam pembelajaran matematika untuk menjawab soal, ada tiga jenis kesalahan yang dilakukan siswa sesuai dengan tahapanBerdasarkan kesulitan yang ditemui dalam pembelajaran matematika untuk menjawab soal, ada tiga jenis kesalahan yang dilakukan siswa sesuai dengan tahapan
STAIMMGTSTAIMMGT Melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan pelatih dan peserta, ditemukan bahwa pencak silat tidak hanya mengajarkan teknik bela diri,Melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan pelatih dan peserta, ditemukan bahwa pencak silat tidak hanya mengajarkan teknik bela diri,
UINMADURAUINMADURA Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan karakter, motivasi, dan lingkungan belajar dalam menciptakan kondisi yang mendukung kreativitas siswa, memberikanTemuan ini menegaskan pentingnya pengembangan karakter, motivasi, dan lingkungan belajar dalam menciptakan kondisi yang mendukung kreativitas siswa, memberikan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan diferensiasi dalam model inquiry learning dapat meningkatkan hasil belajar materi PAI untuk anak-anak salehHasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan diferensiasi dalam model inquiry learning dapat meningkatkan hasil belajar materi PAI untuk anak-anak saleh
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Temuan menunjukkan bahwa evaluasi Fiqh telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, tetapi masih memerlukan peningkatan dalam variasi metodeTemuan menunjukkan bahwa evaluasi Fiqh telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, tetapi masih memerlukan peningkatan dalam variasi metode
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Kompetensi guru adalah aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kompetensi yang harus dimiliki guru terdiri dari pedagogik, kepribadian, profesional,Kompetensi guru adalah aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kompetensi yang harus dimiliki guru terdiri dari pedagogik, kepribadian, profesional,
Useful /
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Hukum Tata Negara dalam sistem pemerintahan Indonesia, mengidentifikasi hambatan-hambatan utama yangPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Hukum Tata Negara dalam sistem pemerintahan Indonesia, mengidentifikasi hambatan-hambatan utama yang
STKIPM PAGARALAMSTKIPM PAGARALAM Strategi sekolah dalam menanamkan nilai-nilai budaya religius di sekolah diantaranya adanya kerjasama yang baik antara guru dan murid dalam menjalankanStrategi sekolah dalam menanamkan nilai-nilai budaya religius di sekolah diantaranya adanya kerjasama yang baik antara guru dan murid dalam menjalankan
UMUM Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan N 2 Pacitan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan N 2 Pacitan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA Dalam seleksi ini, terdapat berbagai kriteria yang digunakan untuk menilai kelayakan calon penerima, seperti nilai akademik, keadaan ekonomi keluarga,Dalam seleksi ini, terdapat berbagai kriteria yang digunakan untuk menilai kelayakan calon penerima, seperti nilai akademik, keadaan ekonomi keluarga,