UQGRESIKUQGRESIK

Qomaruna: Journal of Multidisciplinary StudiesQomaruna: Journal of Multidisciplinary Studies

Artikel ini bertujuan untuk membahas perspektif Nidhal Guessoum tentang hubungan antara Islam dan sains modern, dengan menggunakan metode penelitian pustaka dan pendekatan kualitatif. Fokus utama adalah pada pandangan para pemikir Muslim mengenai kosmologi dalam filsafat Islam klasik, interpretasi ilmiah, tradisionalisme, dan sains modern. Guessoum mengusulkan pandangan kosmologi Islam teistik, di mana kosmologi berfungsi sebagai kerangka monoteisme. Meskipun kosmologi tidak dapat sepenuhnya mencakup sains, Guessoum berpendapat bahwa seorang Muslim harus mempelajari sains sambil mempertahankan keyakinan pada keberadaan Tuhan. Ia menekankan bahwa kosmologi Islam bukan hanya penjelasan ilmiah tetapi integrasi antara agama dan sains modern. Pendekatan kuantum Guessoum didasarkan pada tiga prinsip: integrasi konseptual antara agama dan sains, metode interdisipliner untuk memahami fenomena alam dan agama, dan pemikiran kritis untuk mengevaluasi berbagai pandangan. Ia menyoroti pentingnya identitas Muslim dalam studi sains, yang memungkinkan seorang Muslim untuk mempertahankan imannya. Guessoum mengakui kelemahan dalam pendekatan tradisional terhadap kosmologi Islam dan menawarkan alternatif yang lebih koheren dan integratif. Pemikirannya menawarkan perspektif baru yang menggabungkan kosmologi Islam dengan prinsip-prinsip ilmiah, menawarkan kerangka kerja untuk memahami bagaimana agama dan sains dapat hidup berdampingan secara harmonis.

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pertemuan antara Islam dan sains modern melalui perspektif Nidhal Guessoum dan pemikir penting lainnya, guna memahami cara harmonisasi kedua bidang tersebut serta tantangan yang terlibat.Guessoum mengidentifikasi tiga dimensi—teoretis, historis, dan praktis—sebagai jalan integrasi Islam dan sains modern, serta menekankan perlunya pendekatan yang memungkinkan kreativitas dan kebebasan berpikir dalam budaya Islam.Integrasi sains dan agama dalam pendidikan Islam memerlukan pendekatan seimbang yang menghargai pengetahuan empiris dan spiritual, mendorong dialog, berpikir kritis, serta keterbukaan terhadap gagasan baru untuk menciptakan sintesis yang harmonis dan kaya.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana prinsip-prinsip kuantum seperti dualitas gelombang-partikel dan ketidakpastian dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan agama Islam di sekolah-sekolah, untuk melihat apakah pendekatan tersebut mampu meningkatkan daya kritis dan fleksibilitas berpikir siswa terhadap konflik antara sains dan iman. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas model pembelajaran berbasis kurikulum partisipatif yang menggabungkan nilai tauhid, keadilan, dan tanggung jawab dalam konteks pendidikan sains Islam, guna menguji apakah model ini mampu membentuk identitas Muslim yang kuat sekaligus kompeten secara ilmiah. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana interpretasi alegoris terhadap ayat-ayat kosmologis dalam Al-Quran dapat diajarkan secara sistematis dalam lembaga pendidikan Islam, agar siswa dapat memahami sains modern tanpa merasa harus memilih antara iman dan pengetahuan empiris. Studi-studi ini akan melengkapi gagasan Guessoum dengan bukti empiris dan pedoman praktis yang dibutuhkan untuk mewujudkan integrasi yang sebenarnya dalam pendidikan Islam kontemporer.

  1. KONSEP PEMIKIRAN ISMAIL RAJI AL FARUQI (Dari Tauhid Menuju Integrasi Ilmu Pengetahuan di Lembaga Pendidikan)... doi.org/10.31332/zjpi.v6i1.1827KONSEP PEMIKIRAN ISMAIL RAJI AL FARUQI Dari Tauhid Menuju Integrasi Ilmu Pengetahuan di Lembaga Pendidikan doi 10 31332 zjpi v6i1 1827
  2. REKONSILIASI ISLAM DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF NIDHAL GUESSOUM | Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora.... doi.org/10.18592/khazanah.v19i1.4150REKONSILIASI ISLAM DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF NIDHAL GUESSOUM Khazanah Jurnal Studi Islam dan Humaniora doi 10 18592 khazanah v19i1 4150
  3. Sumbangan Pemikiran Ian G. Barbour mengenai Relasi Sains dan Agama terhadap Islamisasi Sains | JIIP -... doi.org/10.54371/jiip.v4i7.331Sumbangan Pemikiran Ian G Barbour mengenai Relasi Sains dan Agama terhadap Islamisasi Sains JIIP doi 10 54371 jiip v4i7 331
Read online
File size918.07 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test