UMBUMB

Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)

Persaingan dunia industri yang semakin ketat sekarang ini menuntut perusahaan untuk menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif dan waktu pengiriman yang memuaskan. Untuk dapat memenangkan persaingan ini, industri perlu didukung oleh kemampuan produksi yang memadai dan stok material yang optimal. Perencanaan persediaan bahan baku Cu Busbar yang tepat untuk pembuatan panel listrik dirasa dapat menjadi alasan yang kuat agar PT TIS dapat memenuhi kebutuhan pasar saat ini. Dalam merencanakan bahan baku ini digunakan 4 metode peramalan yaitu Simple Moving Average (SMA), Weight Moving Average (WMA), Exponential Smoothing, dan Linear Regreasion. Setelah membandingkan ketiga metode ini dihasilkan data bahwa dengan metode peramalan Exponential Smoothing menghasilkan nilai error (MAPE) paling kecil yaitu 43 %. Sedangkan untuk perencanaan material menggunakan 3 metode MRP Lot for Lot, Economic Order Quantity dan Period Order Quantity. Hasil perbandingan dari ketiga metode tersebut menghasilkan bahwa dengan metode MRP Period Order Quantity memerlukan biaya yang paling efisien, yaitu sebesar Rp 64.973.500,-.

Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, perencanaan pengadaan material Cu Busbar untuk produk panel listrik di PT TIS dapat menggunakan metode Exponential Smoothing.Penentuan teknik Material Requirement Planning yang tepat dalam pengadaan material Cu Busbar adalah menggunakan metode Period Order Quantity dengan biaya pengadaan paling minimum yaitu Rp 64.Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk lama proses produksi sehingga delivery time dapat semakin cepat dan memuaskan customer.

Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan dapat melanjutkan peramalan pada periode berikutnya dengan menggunakan metode Exponential Smoothing karena terbukti memberikan akurasi yang baik. Selain itu, perusahaan sebaiknya terus menerapkan metode Period Order Quantity dalam perencanaan persediaan material untuk meminimalkan biaya dan memastikan ketersediaan bahan baku yang optimal. Untuk meningkatkan efisiensi lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis dan optimasi proses produksi secara keseluruhan, termasuk identifikasi bottleneck dan pengurangan waktu siklus. Hal ini akan membantu perusahaan untuk mempercepat delivery time dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Lebih jauh lagi, penelitian dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sistem peramalan dan MRP dengan sistem informasi lainnya di perusahaan, seperti sistem manajemen rantai pasokan (supply chain management) dan sistem perencanaan sumber daya perusahaan (enterprise resource planning), sehingga tercipta visibilitas yang lebih baik dan pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Read online
File size197.8 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test