WINDARIWINDARI

Kumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia DiniKumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Masa anak usia dini adalah periode penting dalam perkembangan individu, termasuk dalam menghadapi permasalahan seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). ADHD mengarah pada kesulitan dalam mengendalikan impuls, perhatian dan regulasi emosi, yang dapat mengganggu perkembangan sosial dan akademik anak. Anak dengan ADHD memerlukan dukungan terutama dalam pendidikan formal, agar dapat mengatasi tantangan yang mereka hadapi. Salah satu pendekatan yang efektif dalam membantu mereka adalah terapi bermain, yang memberikan kesempatan untuk mengelola emosi dan perilaku melalui permainan yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi bermain terhadap kemampuan regulasi emosi pada anak ADHD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi kasus. Data ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi bermain memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan anak ADHD dalam mengenali dan mengelola emosi. Anak yang menjalani terapi bermain menunjukkan peningkatan dalam regulasi emosi, meskipun masih terdapat tantangan dalam konsentrasi dan pengendalian impulsif. Terapi ini dapat menjadi pendekatan yang efektif, tentunya bergantung pada peran pendidik dalam memberikan stimulasi yang konsisten dan evaluasi berkala untuk hasil yang optimal.

Terapi bermain merupakan pendekatan efektif yang memberikan dampak positif signifikan terhadap regulasi emosi anak ADHD, sebagaimana dibuktikan dalam penelitian ini melalui berbagai jenis permainan yang aman dan terstruktur.Anak yang menjalani terapi ini menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali dan mengelola emosi, meskipun tantangan dalam fokus dan pengendalian impulsif masih ditemukan.Keberhasilan terapi bermain sangat bergantung pada konsistensi stimulasi dan evaluasi berkala oleh pendidik untuk mencapai hasil yang optimal.

Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terapi bermain berdampak positif pada regulasi emosi anak ADHD, namun beberapa tantangan terkait konsentrasi dan pengendalian impulsif masih ada, serta keberhasilan terapi sangat bergantung pada peran pendidik. Berangkat dari temuan ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kuantitatif berskala lebih besar atau studi komparatif. Penelitian ini dapat membandingkan efektivitas berbagai jenis terapi bermain atau membandingkannya dengan intervensi lain, dengan fokus khusus pada dampaknya terhadap peningkatan konsentrasi dan pengurangan impulsivitas pada anak ADHD. Tujuannya adalah untuk memberikan bukti empiris yang lebih kuat dan dapat digeneralisasi mengenai metode terapi bermain yang paling efektif untuk aspek-aspek spesifik ADHD. Kedua, penting untuk menjalankan penelitian longitudinal yang mengamati keberlanjutan efek terapi bermain dalam jangka panjang. Hal ini akan membantu memahami apakah peningkatan regulasi emosi yang diamati bersifat permanen dan bagaimana dampaknya terhadap perkembangan sosial serta akademik anak seiring waktu. Ketiga, mengingat peran krusial pendidik dan tantangan implementasi yang disebutkan, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan dan evaluasi program pelatihan komprehensif bagi para pendidik. Studi ini bisa menguji efektivitas modul pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan pendidik dalam menerapkan terapi bermain secara konsisten, mengatasi hambatan waktu dan sumber daya, serta menyesuaikan pendekatan terapi agar lebih personal dan optimal bagi setiap anak dengan ADHD. Pendekatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan hasil terapi dan memastikan bahwa anak-anak mendapatkan dukungan terbaik dalam mengembangkan regulasi emosi mereka.

  1. Terapi Bermain Dengan CBPT (Cognitive Behavior Play Therapy) Dalam Meningkatkan Konsentrasi Pada Anak... doi.org/10.18860/psi.v15i1.6662Terapi Bermain Dengan CBPT Cognitive Behavior Play Therapy Dalam Meningkatkan Konsentrasi Pada Anak doi 10 18860 psi v15i1 6662
  2. Analisa Efektivitas Metode Montessori terhadap Kemampuan Atensi Anak ADHD | Aulad: Journal on Early Childhood.... aulad.org/aulad/article/view/689Analisa Efektivitas Metode Montessori terhadap Kemampuan Atensi Anak ADHD Aulad Journal on Early Childhood aulad aulad article view 689
  3. Self-Compassion dan Regulasi Emosi pada Remaja | Jurnal Psikologi. self compassion regulasi emosi remaja... doi.org/10.24014/jp.v15i2.7740Self Compassion dan Regulasi Emosi pada Remaja Jurnal Psikologi self compassion regulasi emosi remaja doi 10 24014 jp v15i2 7740
  4. Hubungan Labilitas/ Negativitas dan Regulasi Emosi dengan Derajat Kesulitan Belajar Anak ADHD di RSUD... e-journal.unair.ac.id/JPS/article/view/19468Hubungan Labilitas Negativitas dan Regulasi Emosi dengan Derajat Kesulitan Belajar Anak ADHD di RSUD e journal unair ac JPS article view 19468
  5. Jurnal Warta Desa (JWD). terapi katarsis emosi anak korban gempa bumi pulau bawean jawa jurnal jwd authors... jwd.unram.ac.id/index.php/jwd/article/view/292Jurnal Warta Desa JWD terapi katarsis emosi anak korban gempa bumi pulau bawean jawa jurnal jwd authors jwd unram ac index php jwd article view 292
Read online
File size228.36 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test