WINDARIWINDARI

Kumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia DiniKumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Penelitian ini berada dalam area disiplin Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan fokus pada urgensi peran guru dalam membentuk karakter anak usia 5–6 tahun di lembaga pendidikan berbasis agama Hindu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kesenjangan antara pemahaman guru tentang pentingnya pendidikan karakter dan keterbatasan implementasi strategi pembelajaran yang terencana dan terstruktur. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis secara mendalam peran guru, strategi yang digunakan, serta tantangan yang dihadapi dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti kemandirian, tanggung jawab, dan kejujuran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di TK Kumara Asih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter belum menjadi bagian yang terintegrasi dalam RPPH dan kegiatan pembelajaran harian, serta masih bergantung pada keteladanan spontan guru. Temuan penting dari studi ini adalah perlunya integrasi nilai-nilai ajaran Hindu seperti satya, dharma, dan ahimsa ke dalam strategi pembelajaran karakter secara sistematis. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik pendidikan karakter berbasis spiritualitas lokal. Kesimpulannya, pembentukan karakter di PAUD akan lebih efektif jika guru dibekali strategi pembelajaran berbasis nilai agama dan budaya secara kontekstual dan konsisten.

Peran guru dalam membentuk karakter anak usia 5–6 tahun di TK Kumara Asih sangat penting namun belum diimplementasikan secara optimal, karena strategi pembelajaran karakter yang diterapkan masih bersifat insidental dan belum terintegrasi dalam perencanaan pembelajaran.Guru memiliki pemahaman yang baik tentang nilai-nilai karakter seperti kemandirian, kejujuran, dan tanggung jawab, namun keterbatasan pada aspek perencanaan, evaluasi, dan pelatihan menyebabkan nilai-nilai tersebut belum terinternalisasi secara maksimal dalam perilaku anak.Penelitian ini menemukan bahwa belum adanya integrasi nilai-nilai Hindu seperti satya, dharma, dan ahimsa ke dalam kegiatan harian anak merupakan celah signifikan yang perlu diisi oleh pendekatan pedagogis yang kontekstual dan berbasis spiritualitas lokal.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan kurikulum PAUD berbasis nilai lokal dan spiritualitas dengan memperkuat integrasi ajaran Hindu seperti satya, dharma, dan ahimsa dalam strategi pembelajaran karakter. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pelatihan guru untuk merancang kegiatan pembelajaran kontekstual yang mendorong internalisasi nilai-nilai agama dan budaya secara konsisten. Terakhir, studi lanjutan juga dapat mengevaluasi efektivitas pendekatan bermain peran atau proyek kelompok dalam meningkatkan kemandirian dan tanggung jawab anak usia dini di lembaga pendidikan berbasis agama.

  1. PERAN PENDIDIKAN PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA 11-15 TAHUN | Padma Sari: Jurnal... doi.org/10.53977/ps.v1i01.352PERAN PENDIDIKAN PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA 11 15 TAHUN Padma Sari Jurnal doi 10 53977 ps v1i01 352
  2. Meta Tags — Preview, Edit and Generate. penerapan metode peran sosial emosional anak... doi.org/10.19105/kiddo.v1i1.2978Meta Tags yCAy Preview Edit and Generate penerapan metode peran sosial emosional anak doi 10 19105 kiddo v1i1 2978
Read online
File size364.75 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test