UNIBAUNIBA

IDENTIFIKASIIDENTIFIKASI

Kecelakaan kerja pada sistem konveyor batubara, khususnya pada titik nip point, masih menjadi salah satu risiko dominan dalam industri pertambangan dan pengolahan material curah. Nip point merupakan area berbahaya dimana terjadi pergerakan mekanis yang dapat menyebabkan terjepitnya bagian tubuh pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemasangan sensor proteksi otomatis pada nip point konveyor batubara dalam mencegah kecelakaan kerja. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, yaitu dengan mengkaji dan menganalisis data dari jurnal ilmiah, standar keselamatan, serta laporan kecelakaan kerja terkait sistem konveyor. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sensor proteksi otomatis seperti proximity sensor, emergency stop sensor, dan safety interlock mampu menurunkan potensi kecelakaan secara signifikan melalui deteksi dini keberadaan objek atau pekerja pada area berbahaya. Selain itu, integrasi sistem sensor dengan sistem kontrol otomatis meningkatkan respon penghentian mesin secara cepat dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemasangan sensor proteksi otomatis pada nip point konveyor batubara efektif dalam mengurangi risiko kecelakaan kerja, meningkatkan keselamatan operator, serta mendukung implementasi sistem keselamatan kerja berbasis teknologi di industri pertambangan.

Berdasarkan hasil studi literatur yang telah dilakukan mengenai analisis efektivitas pemasangan sensor proteksi otomatis pada nip point konveyor batubara dalam mencegah kecelakaan kerja, dapat disimpulkan bahwa sistem konveyor pada industri pertambangan batubara memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, khususnya pada area nip point yang merupakan titik jepit antara komponen bergerak seperti pulley, roller, dan belt.Area ini terbukti menjadi salah satu sumber utama terjadinya kecelakaan kerja karena memiliki potensi menarik tubuh pekerja secara cepat dan tidak dapat dihindari apabila tidak terdapat sistem pengamanan yang memadai.Berdasarkan berbagai hasil penelitian yang telah dikaji, mayoritas kecelakaan pada sistem konveyor disebabkan oleh lemahnya sistem pengendalian risiko, baik dari aspek teknis, manusia, maupun lingkungan kerja, sehingga diperlukan pendekatan pengendalian yang lebih efektif dan berbasis teknologi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi pengaruh kondisi lingkungan ekstrem (seperti kelembaban tinggi dan debu batubara) terhadap akurasi sensor proteksi otomatis, khususnya dalam konteks pertambangan batubara. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan sistem sensor hibrida yang menggabungkan beberapa jenis sensor (misalnya proximity sensor dan infrared sensor) untuk meningkatkan keandalan deteksi bahaya. Penelitian juga dapat mengkaji integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem kontrol otomatis konveyor untuk memprediksi risiko kecelakaan berdasarkan pola data historis dan mempercepat respons sistem.

  1. Potensi Bahaya Dan Pengendalian Risiko Sistem Conveyor Terhadap Keselamatan Kerja Di PT Kaltim Prima... jurnal.d4k3.uniba-bpn.ac.id/index.php/EUNOIA/article/view/1011Potensi Bahaya Dan Pengendalian Risiko Sistem Conveyor Terhadap Keselamatan Kerja Di PT Kaltim Prima jurnal d4k3 uniba bpn ac index php EUNOIA article view 1011
Read online
File size324.35 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test