UNIBAUNIBA

IDENTIFIKASIIDENTIFIKASI

Pekerjaan pengelasan adalah salah satu jenis pekerjaan yang memiliki risiko ergonomi tinggi, tetapi perlindungan bagi pekerja las terutama yang berkaitan dengan gangguan muskuloskeletal masih sangat rendah. Studi ini bertujuan untuk mengenali tingkat risiko ergonomi dalam pekerjaan pengelasan melalui skor REBA (Rapid Entire Body Assessment), memetakan pola postur tidak nyaman yang paling umum dan merangkum saran perbaikan ergonomi yang paling efisien. Metode yang diterapkan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap 15 artikel ilmiah dan memilih 4 artikel terkait yang memanfaatkan metode REBA sebagai alat utama evaluasi postur kerja pada pekerjaan pengelasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai REBA pada pekerja las berada di antara 8 hingga 11 yang termasuk dalam kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi dan memerlukan tindakan perbaikan segera. Posisi janggal yang paling umum ditemukan adalah membungkuk, duduk bersila dalam waktu lama, dan memutar badan. Bagian tubuh yang paling umum mengalami masalah Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah punggung bawah, disusul oleh leher, bahu, dan pergelangan tangan. Dari keempat penelitian yang dianalisis, satu studi berhasil menunjukkan bahwa perancangan ulang stasiun kerja yang didasarkan pada data antropometri dapat mengurangi skor REBA sebesar 62,5%, yaitu dari skor 8 menjadi 3. Ini menunjukkan bahwa perbaikan yang berbasis rekayasa teknis adalah solusi pengendalian risiko yang paling efisien dan berkelanjutan dibandingkan hanya rekomendasi administratif. Studi ini menekankan pentingnya penerapan pendekatan ergonomi yang sistematis dan berbasis bukti dalam sektor pengelasan.

Dari hasil analisis dan pembahasan beberapa literatur tentang risiko ergonomi pada pekerjaan pengelasan dapat disimpulkan bahwa pekerjaan pengelasan memiliki tingkat risiko yang tinggi hingga sangat tinggi.Hal ini terlihat dari skor yang berkisar antara 8 sampai 11.Skor ini menunjukkan bahwa postur kerja juru las tidak aman dan perlu diperbaiki segera.Risiko ini disebabkan oleh postur kerja yang tidak nyaman, seperti membungkuk, jongkok dalam waktu lama, memutar badan, dan meletakkan lengan di atas bahu.Postur-postur ini memberi beban berlebihan pada otot dan tulang, sehingga menyebabkan gangguan otot rangka pada pekerja.Bagian tubuh yang paling rentan adalah punggung bawah, diikuti oleh leher, bahu, dan pergelangan tangan.Namun, dengan menerapkan intervensi ergonomi berbasis rekayasa teknik, seperti merancang ulang stasiun kerja las yang sesuai dengan tubuh pekerja, skor REBA dapat diturunkan drastis hingga 62,5%.Ini mengubah status bahaya dari risiko tinggi menjadi risiko rendah, dan membuktikan bahwa kontrol teknis adalah solusi terbaik yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan alat bantu ergonomis khusus untuk pekerja pengelasan yang dirancang berdasarkan data antropometri lokal. Selain itu, studi tentang efektivitas pelatihan berbasis teknologi virtual reality untuk mengajarkan postur kerja yang aman juga layak dieksplorasi. Peneliti juga bisa mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi rekayasa teknis di berbagai skala usaha, termasuk UMKM, dengan membandingkan hasilnya terhadap pendekatan tradisional. Ketiga saran ini membuka arah baru untuk memperbaiki keselamatan kerja secara sistematis dan berkelanjutan.

  1. ANALISIS RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA POSTUR KERJA MEKANIK HEAVY EQUIPMENT DENGAN METODE RULA... doi.org/10.36277/identifikasi.v12i2.1304ANALISIS RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA POSTUR KERJA MEKANIK HEAVY EQUIPMENT DENGAN METODE RULA doi 10 36277 identifikasi v12i2 1304
  2. ANALISIS RISIKO ERGONOMI DAN POSTUR KERJA TERHADAP GANGGUAN MUSKULOSKELETAL (MSDs) BERDASARKAN LITERATUR... jurnal.d4k3.uniba-bpn.ac.id/index.php/identifikasi/article/view/1338ANALISIS RISIKO ERGONOMI DAN POSTUR KERJA TERHADAP GANGGUAN MUSKULOSKELETAL MSDs BERDASARKAN LITERATUR jurnal d4k3 uniba bpn ac index php identifikasi article view 1338
Read online
File size303.17 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test