UNRAMUNRAM

Rengganis Jurnal Pengabdian MasyarakatRengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat

Keterbatasan akses air bersih masih menjadi permasalahan utama masyarakat Dusun Caren, Kabupaten Blitar, terutama pada musim kemarau yang berdampak pada kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup. Dusun Caren merupakan bagian dari Desa Wonotirto yang berada di wilayah pinggir hutan, perbukitan, dan persawahan. Sekitar 70% masyarakat Dusun Caren tergolong miskin dan sangat bergantung pada ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih melalui pemanfaatan zakat berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) PT Petrogas Jatim Utama Cendana yang dikelola oleh Lembaga Manajemen Infaq (LMI). Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan masyarakat, perencanaan program secara partisipatif, pembangunan sumur bor, serta evaluasi keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan, lembaga pengelola zakat, dan masyarakat lokal menjadi faktor kunci keberhasilan program. Meskipun dihadapkan pada kendala teknis berupa kondisi geologis dan kendala nonteknis berupa dinamika sosial masyarakat. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar air bersih, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pencapaian SDGs poin ke-6 tentang air bersih dan sanitasi.

Program pembangunan sumur bor berbasis zakat Corporate Social Responsibility (CSR) PT Petrogas Jatim Utama Cendana yang dikelola oleh Lembaga Manajemen Infaq (LMI) di Dusun Caren mampu menjawab permasalahan keterbatasan akses air bersih yang selama ini dialami masyarakat.Keberadaan sumur bor memberikan manfaat nyata dalam pemenuhan kebutuhan air bersih untuk keperluan domestik, keagamaan, pendidikan, serta mendukung sektor pertanian dan peternakan masyarakat.Pelaksanaan program menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan, lembaga pengelola zakat, dan masyarakat setempat melalui pendekatan partisipatif menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.Meskipun terdapat kendala teknis dan sosial selama proses pembangunan, monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkala mampu menjaga kualitas sarana serta memastikan keberlanjutan pemanfaatan air bersih oleh masyarakat.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang program CSR berbasis zakat terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah dengan kondisi geografis serupa. 2. Penelitian perlu mengidentifikasi strategi optimal untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air bersih, terutama dalam konteks dinamika sosial lokal. 3. Studi tentang model pendanaan alternatif yang dapat meningkatkan keberlanjutan proyek pemberdayaan air bersih, seperti integrasi dana zakat dengan skema keuangan inklusif lainnya, menjadi arah penelitian yang relevan.

  1. Assessing The Role of Water-Related Regulations and Actors in The Operation of PDAM (Local Drinking Water... ejournal2.undip.ac.id/index.php/ijpd/article/view/13605Assessing The Role of Water Related Regulations and Actors in The Operation of PDAM Local Drinking Water ejournal2 undip ac index php ijpd article view 13605
  2. The Collaboration of Zakat and CSR in Improving Access to Clean Water in Gunungkidul Regency | Mabsya:... doi.org/10.24090/mabsya.v7i2.14293The Collaboration of Zakat and CSR in Improving Access to Clean Water in Gunungkidul Regency Mabsya doi 10 24090 mabsya v7i2 14293
  3. Analisis Potensi dan Kemajuan dalam Pengelolaan Air Bersih dan Sanitasi Berkelanjutan (SDGs 6) di Indonesia... journal.unj.ac.id/unj/index.php/plpb/article/view/40440Analisis Potensi dan Kemajuan dalam Pengelolaan Air Bersih dan Sanitasi Berkelanjutan SDGs 6 di Indonesia journal unj ac unj index php plpb article view 40440
Read online
File size459.18 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test