PUBLINEPUBLINE

UNITY: Journal of Community ServiceUNITY: Journal of Community Service

Pemenang District, North Lombok Regency, is one of the areas highly vulnerable to earthquakes due to its location within the active tectonic zone associated with the convergence of the Indo-Australian and Eurasian Plates. The 2018 Lombok earthquake demonstrated that community capacity for disaster preparedness requires continuous strengthening through community-based empowerment approaches. This community service program aimed to improve community knowledge, practical skills, and preparedness for earthquake disasters through community-based training. The implementation included needs assessment, education on earthquake risks and mitigation, evacuation simulations, first aid training, establishment of community disaster preparedness groups, and evaluation using pre- and post-training assessments. The program results indicated substantial improvement in participants understanding of self-protection procedures, evacuation routes, emergency communication, and community roles in disaster management. The training also strengthened coordination among community members in developing community-based emergency response mechanisms, thereby enhancing local capacity to respond effectively to future earthquake events. These findings demonstrate that participatory disaster preparedness training can significantly improve community resilience and contribute to sustainable disaster risk reduction efforts in Pemenang District, North Lombok Regency.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan kesiapsiagaan dan tanggap bencana gempa bumi berbasis komunitas di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi.Pendekatan yang mengombinasikan penyuluhan, simulasi lapangan, diskusi partisipatif, dan pendampingan penyusunan mekanisme kesiapsiagaan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai karakteristik gempa bumi, prosedur penyelamatan diri, jalur evakuasi, komunikasi darurat, serta peran masing-masing anggota komunitas dalam situasi kedaruratan.Pelaksanaan simulasi memberikan pengalaman praktis yang memperkuat kemampuan peserta dalam menerapkan langkah-langkah tanggap darurat secara tepat dan terkoordinasi.Selain meningkatkan keterampilan individu, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi antarwarga melalui penyusunan pembagian peran, penetapan jalur evakuasi, dan kesepakatan mengenai mekanisme komunikasi darurat berbasis komunitas.Hasil tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga membangun kesiapan kolektif yang menjadi modal penting dalam mengurangi risiko bencana.Program ini juga memperlihatkan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan yang efektif dalam membangun ketangguhan komunitas di wilayah rawan gempa bumi.Keterlibatan aktif peserta pada seluruh tahapan kegiatan mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab bersama terhadap upaya mitigasi bencana.Dengan meningkatnya kapasitas individu dan komunitas, masyarakat diharapkan mampu melakukan respons awal secara lebih cepat, tepat, dan terorganisasi sebelum bantuan dari pihak eksternal tiba.

1. Mengembangkan program pelatihan kesiapsiagaan bencana yang lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu, seperti kesehatan, teknik sipil, psikologi, dan teknologi informasi, untuk memperkuat kualitas program dan dampak yang dihasilkan. 2. Menerapkan mekanisme kesiapsiagaan yang telah disusun selama kegiatan pengabdian ke dalam dokumen perencanaan desa, agar menjadi acuan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di tingkat lokal. 3. Mengembangkan sistem informasi sederhana mengenai jalur evakuasi, titik kumpul, kontak darurat, dan informasi kebencanaan, untuk memperkuat komunikasi risiko kepada masyarakat dan meningkatkan kesiapsiagaan secara berkelanjutan.

  1. Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pelaku UMKM Di Masa Pandemi Covid-19 | Andayani | Jurnal Pendidikan... doi.org/10.17977/um041v16i1p12-20Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pelaku UMKM Di Masa Pandemi Covid 19 Andayani Jurnal Pendidikan doi 10 17977 um041v16i1p12 20
Read online
File size827.47 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test