WINDARIWINDARI
Kumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia DiniKumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia DiniPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini didukung dengan teori behavior, teori kognitif dan teori motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, guru menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak sudah baik. Dalam menggunakan media ular tangga disesuaikan dengan langkah-langkah dalam tema pembelajaran dan sudah mengikuti permainan ular tangga. Kedua, kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak yaitu anak belum memahami cara bermain ular tangga, anak belum mampu mengikuti perintah atau pernyataan yang ada pada petak ular tangga, dan guru belum memiliki kualifikasi lulusan SI guru Pendidikan Anak Usia Dini. Ketiga, solusi guru yang digunakan dalam mengatasi kendala menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak yaitu : guru memberikan stimulasi secara terus-menerus, membagi anak kedalam beberapa kelompok saat proses pembelajaran, memberikan motivasi kepada anak yang mengalami kesulitan dalam kegiatan pembelajaran, guru diberikan pelatihan dan sharing dengan sesama teman guru yang paham dengan penggunaan media ular tangga. Dengan menggunakan media ular tangga dapat meningkatkan motorik halus anak.
Penggunaan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat sudah baik hal ini karena guru melakukan pemilihan tema yang ingin dicapai, menunjukkan benda-benda yang ada dalam permaianan ular tangga.Berikut adalah langkah-langkah pada pembelajaran dengan bermain melalui media ular tangga yang sudah dipakai oleh pihak guru di PAUD Widya Kumara dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara.(a) Siapkan alat permainan yaitu kertas permaian ular tangga, pion dan dadu, (b), Semua pemain berada pada petak yang biasa terdapat pada kotak nomor (c) Pemain menentukan urutan bermain, pemain yang melempar dadu dengan nilai tertingi maka ia akan maju pertama, (d) Pemain memajukan pion sesuai dengan angka hasil lemparan dadu kemudian mengikuti perintah yang ada pada petak tersebut, (e) Angka tertinggi pada dadu adalah 6, maka ketika pemain mendapat angka 6 pada lemparannya maka pemain tersebut mendapat giliran melempar dadu satu kali lagi dan pemain memajukan pionnya sesuai angka perolehan terakhir (f) Jika pemain berakhir pada petak yang mengandung kaki tangga maka pemain maju naik keatas mengikuti tangga tersebut berhenti pada petak angka, (g) Jika pemain berakhir di petak yang mengandung mulut ular atau kepala ular maka pemain harus turun petak mengikuti ekor ular di petak mana akan berhenti, (h) Pemenang dalam permainan ini adalah pemain yang terlebih dahulu selesai pada angka 100.Kedua kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran menggunakan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat yaitu anak belum memahami cara bermain ular tangga.Anak belum mampu mengikuti perintah atau pernyataan yang ada pada petak ular tangga.Guru belum memiliki kualifikasi lulusan SI guru Pendidikan Anak Usia Dini.Ketiga solusi guru dalam penggunaan media ular tangga dalam meningkatkan motorik halus anak di PAUD Widya Kumara Lombok Barat yaitu dengan cara memberikan stimulasi secara terus-menerus.Pengulangan dan konsitensi dalam pengulangannya itu, yang dibutuhkan untuk meningkatkan motorik halus anak.Membagi anak kedalam beberapa kelompok saat proses pembelajaran menggunakan media ular tangga.Memberikan penguatan dan motivasi kepada anak yang mengalami kesulitan dalam kegiatan pembelajaran menggunakan media ular tangga.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan media ular tangga yang lebih interaktif dan menarik bagi anak-anak. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan anak dalam permainan ular tangga, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan motorik halus mereka. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari penggunaan media ular tangga terhadap perkembangan motorik halus anak, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh guru untuk memaksimalkan manfaat permainan ini dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan anak dalam permainan ular tangga, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan motorik halus mereka. Penelitian ini juga dapat mengidentifikasi tantangan-tantangan yang mungkin dihadapi oleh guru dalam menerapkan media ular tangga, dan menawarkan solusi praktis untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk anak usia dini.
| File size | 761.49 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
WINDARIWINDARI Efektivitas kegiatan ini didukung oleh sifat LEGO yang open-ended dan peran kader sebagai fasilitator (scaffolding), meskipun terdapat hambatan sepertiEfektivitas kegiatan ini didukung oleh sifat LEGO yang open-ended dan peran kader sebagai fasilitator (scaffolding), meskipun terdapat hambatan seperti
WINDARIWINDARI Subjek penelitian berjumlah 18 anak dan tindakan dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiga pertemuan pada setiap siklus. Data dikumpulkan melalui observasi,Subjek penelitian berjumlah 18 anak dan tindakan dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiga pertemuan pada setiap siklus. Data dikumpulkan melalui observasi,
UNIBAUNIBA Kondisi ini dapat memperlambat proses penyelamatan dan meningkatkan risiko keselamatan pekerja. Keempat, dari aspek koordinasi dan komunikasi, pelaksanaanKondisi ini dapat memperlambat proses penyelamatan dan meningkatkan risiko keselamatan pekerja. Keempat, dari aspek koordinasi dan komunikasi, pelaksanaan
UNIBAUNIBA Komitmen manajemen dalam menyediakan perlindungan kolektif serta kesadaran mandiri pekerja dalam mematuhi protokol keselamatan menjadi kunci utama dalamKomitmen manajemen dalam menyediakan perlindungan kolektif serta kesadaran mandiri pekerja dalam mematuhi protokol keselamatan menjadi kunci utama dalam
UNIBAUNIBA Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) padat yang dihasilkan dari kegiatan pelayanan kesehatan di rumah sakit berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadapLimbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) padat yang dihasilkan dari kegiatan pelayanan kesehatan di rumah sakit berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap
WINDARIWINDARI Keberhasilan taktis ini didorong oleh rekonstruksi pola ajar konvensional satu arah ke paradigma pembelajaran interaktif berpusat pada anak (child-centeredKeberhasilan taktis ini didorong oleh rekonstruksi pola ajar konvensional satu arah ke paradigma pembelajaran interaktif berpusat pada anak (child-centered
WINDARIWINDARI Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah implementasi permainan, khususnya pada siklus kedua. Anak-anak menjadi lebih aktif,Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah implementasi permainan, khususnya pada siklus kedua. Anak-anak menjadi lebih aktif,
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Metode yang digunakan adalah pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui survei, observasi, FGD, dan penyuluhan dengan sasaran lima fokusMetode yang digunakan adalah pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui survei, observasi, FGD, dan penyuluhan dengan sasaran lima fokus
Useful /
WINDARIWINDARI Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting serta praktik pencegahannya pada balita di Desa Semerap, dan mengaitkannyaPenelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting serta praktik pencegahannya pada balita di Desa Semerap, dan mengaitkannya
UNRAMUNRAM p = 0,000) dan persepsi dampak lingkungan (β = 0,259. p = 0,008) terbukti berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap penerimaan masyarakat.p = 0,000) dan persepsi dampak lingkungan (β = 0,259. p = 0,008) terbukti berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap penerimaan masyarakat.
WINDARIWINDARI Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis secara mendalam peran guru, strategi yang digunakan, serta tantangan yang dihadapi dalam menanamkan nilai-nilaiTujuan penelitian adalah untuk menganalisis secara mendalam peran guru, strategi yang digunakan, serta tantangan yang dihadapi dalam menanamkan nilai-nilai
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Khitan atau sirkumsisi merupakan praktik budaya dan keagamaan yang umum di Indonesia, sekaligus memiliki manfaat kesehatan signifikan dalam pencegahanKhitan atau sirkumsisi merupakan praktik budaya dan keagamaan yang umum di Indonesia, sekaligus memiliki manfaat kesehatan signifikan dalam pencegahan