WINDARIWINDARI

Kumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia DiniKumaracitta : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola komunikasi guru dalam membentuk karakter disiplin anak usia dini di TK IT Al-Furqon Kota Tasikmalaya. Fokus penelitian diarahkan pada komunikasi verbal dan nonverbal guru sebagai sarana dalam menanamkan nilai kedisiplinan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelas B1, dengan partisipan pendukung berupa kepala sekolah dan anak-anak di kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang menerapkan komunikasi interpersonal yang empatik, konsisten, dan dialogis mampu membentuk perilaku disiplin anak secara positif. Komunikasi verbal yang mendukung serta bahasa tubuh yang ramah memperkuat pemahaman anak terhadap aturan dan tanggung jawab. Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan komunikasi yang memanusiakan anak sebagai strategi efektif dalam pendidikan karakter di usia dini.

Karakter disiplin anak usia dini dapat dibentuk melalui pola komunikasi guru yang empatik, konsisten, dan dialogis.Komunikasi verbal positif dan nonverbal hangat efektif dalam menyampaikan pesan moral dan sosial, sehingga anak tidak hanya mematuhi aturan tetapi juga memahami nilai di balik perilaku disiplin.Konsistensi guru dalam membangun rutinitas dan menjelaskan konsekuensi perilaku berpengaruh besar pada internalisasi nilai disiplin.Komunikasi interpersonal dan edukatif menjadi strategi pembentukan karakter yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pola komunikasi guru yang berbeda di berbagai lembaga PAUD untuk membandingkan efektivitasnya dalam membentuk disiplin anak. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi pengaruh jangka panjang komunikasi empatik terhadap perkembangan perilaku sosial anak usia dini. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi perbedaan efektivitas komunikasi verbal versus nonverbal dalam konteks pendidikan karakter, terutama di lingkungan yang memiliki sumber daya terbatas.

Read online
File size304.11 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test