BENGKULUINSTITUTEBENGKULUINSTITUTE
JURNAL ILMU PENDIDIKANJURNAL ILMU PENDIDIKANPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS bagi siswa kelas V SD Negeri 107 Seluma melalui penerapan metode Cooperative Learning. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 39 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, dengan nilai rata-rata kelas meningkat dari 69 pada siklus 1 menjadi 74,76 pada siklus II. Selain itu, aktivitas siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan yang signifikan. Penerapan metode Cooperative Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 107 Seluma.
Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Cooperative Learning secara efektif meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 107 Seluma.Peningkatan ini ditunjukkan dari kenaikan nilai rata-rata kelas dari 69 menjadi 74,76, serta peningkatan ketuntasan belajar dari 58% menjadi 89,74%.Aktivitas siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan yang signifikan, menunjukkan bahwa metode Cooperative Learning dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif dan menyenangkan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh penerapan Cooperative Learning terhadap motivasi belajar siswa IPS, dengan fokus pada bagaimana strategi kelompok dapat memengaruhi minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas Cooperative Learning dalam materi IPS yang lebih kompleks, seperti materi sejarah atau geografi, untuk melihat apakah pendekatan ini dapat diadaptasi dan memberikan hasil yang sama baiknya. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara lebih akurat dampak Cooperative Learning terhadap hasil belajar siswa IPS, dengan menggunakan desain penelitian eksperimen yang membandingkan kelompok siswa yang menggunakan Cooperative Learning dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat diperoleh bukti empiris yang lebih kuat tentang efektivitas Cooperative Learning dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa.
| File size | 190.15 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Setelah dilakukan tindakan dengan penggunaan media pembelajaran engklek berkartu berbasis IT diperoleh rata-rata nilai post-test yaitu 69. Dapat disimpulkanSetelah dilakukan tindakan dengan penggunaan media pembelajaran engklek berkartu berbasis IT diperoleh rata-rata nilai post-test yaitu 69. Dapat disimpulkan
EKASAKTIEKASAKTI Hal ini dapat dilihat dari hasil yang dilakukan peneliti bahwa ditemukan korelasi antara Kompetensi Profesional Guru (X) terhadap Hasil Belajar (Y) sebesarHal ini dapat dilihat dari hasil yang dilakukan peneliti bahwa ditemukan korelasi antara Kompetensi Profesional Guru (X) terhadap Hasil Belajar (Y) sebesar
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan perangkat keras interaktif efektif dalam memvisualisasikan konsep matematika abstrak danOleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan perangkat keras interaktif efektif dalam memvisualisasikan konsep matematika abstrak dan
UIADUIAD Pendidikan bahasa Arab di SMPIT Darul Fikri Makassar menghadapi tantangan dalam penilaian dan peningkatan hasil belajar siswa, terutama dalam aspek kosaPendidikan bahasa Arab di SMPIT Darul Fikri Makassar menghadapi tantangan dalam penilaian dan peningkatan hasil belajar siswa, terutama dalam aspek kosa
UNDWIUNDWI Masalah latar belakang meliputi ketertarikan rendah pada teks anekdot konvensional, kurangnya materi pengajaran relevan dengan kehidupan digital siswa,Masalah latar belakang meliputi ketertarikan rendah pada teks anekdot konvensional, kurangnya materi pengajaran relevan dengan kehidupan digital siswa,
ASHAPUBLISHINGASHAPUBLISHING Penelitian ini berfokus pada penerapan model pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran dasar manajemen kantor dan layanan bisnis kelas X MPLB di SMKPenelitian ini berfokus pada penerapan model pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran dasar manajemen kantor dan layanan bisnis kelas X MPLB di SMK
UNTARUNTAR Sampel dalam penelitian ini adalah SMP Negeri Y di Bali. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi bergandaSampel dalam penelitian ini adalah SMP Negeri Y di Bali. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi berganda
IPTSIPTS Siklus I mencapai 53,57% atau 15 orang siswa sudah mencapai KKM 46,42% siswa yang belum mencapai KKM. Siklus II meningkat menjadi 85,71% atau 24 orangSiklus I mencapai 53,57% atau 15 orang siswa sudah mencapai KKM 46,42% siswa yang belum mencapai KKM. Siklus II meningkat menjadi 85,71% atau 24 orang
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Metode kuantitatif dengan desain korelasional melibatkan 82 mahasiswa aktif UIN Palangka Raya yang secara aktif menggunakan Instagram. Data dikumpulkanMetode kuantitatif dengan desain korelasional melibatkan 82 mahasiswa aktif UIN Palangka Raya yang secara aktif menggunakan Instagram. Data dikumpulkan
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di lingkungan MI. Subjek penelitian meliputi guru AkidahPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di lingkungan MI. Subjek penelitian meliputi guru Akidah
POLINDRAPOLINDRA Beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya kandungan gas metana tersebut adalah rasio pencampuran bahan baku (kotoran sapi dan air) yang tidak terukurBeberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya kandungan gas metana tersebut adalah rasio pencampuran bahan baku (kotoran sapi dan air) yang tidak terukur
KAWANADKAWANAD Keberadaan sistem informasi ini memberikan kemudahan bagi JA Garden dengan mempercepat distribusi informasi secara keseluruhan dan mengurangi potensi kesalahan.Keberadaan sistem informasi ini memberikan kemudahan bagi JA Garden dengan mempercepat distribusi informasi secara keseluruhan dan mengurangi potensi kesalahan.