PNLPNL

Journal of Welding TechnologyJournal of Welding Technology

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai heat input yang ideal agar tetap berada dalam batasan yang ditetapkan dalam preliminary Welding Procedure Specification (pWPS). Heat input memiliki pengaruh besar terhadap kualitas las, sifat mekanik, dan tegangan sisa, tetapi penentuan yang akurat selama uji Procedure Qualification Record (PQR) masih menjadi tantangan. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data lapangan selama uji PQR menggunakan dua spesimen kupon yang terbuat dari bahan ASTM B564 UNS-N06625 dan ASTM B444 UNS-N06625 Grade 1, masing-masing dengan dimensi ketebalan 11.07 mm dan diameter 60.3 mm. Proses Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) diterapkan pada posisi 6G. Rentang nilai heat input yang dapat diterima dalam pWPS adalah: Root (1.0–2.5 kJ/mm), Hot (1.0–2.6), Filler (0.69–1.39), dan Cap (0.6–1.1). Pada uji kupon 1, dua pass gagal: Pass 3 (1.51) dan Pass 5 (1.43). Pada uji kupon 2, tiga pass melebihi batas: Pass 4 (1.64–1.97), Pass 5 (1.42–1.72), dan Pass 8 (1.19). Untuk memastikan kepatuhan, parameter heat input yang direkomendasikan telah diformulasikan. Untuk pass root, gunakan 97–103 A, 9–10 V, selama lebih dari 4 menit 40 detik (2.04–2.41 kJ/mm). Untuk pass hot, gunakan 98–106 A, 9–10 V, selama 4 menit 48 detik (1.85–2.23). Pass filler seharusnya menggunakan 79–97 A, 9–10 V, selama 3 menit 39 detik (1.01–1.37), dan pass cap menggunakan 81–90 A, 9–10 V, selama 3 menit 17 detik (0.64–0.79). Parameter-parameter ini bertujuan untuk mencapai las berkualitas tinggi sesuai spesifikasi pWPS.

Hasil uji menunjukkan bahwa pada uji kupon 1, terdapat dua pass yang gagal pada Pass No.Pada uji kupon 2, terdapat tiga pass yang gagal pada Pass No.4 dan 5 bagian filler dan Pass No.Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perbedaan heat input termasuk durasi pengelasan dan amper dan voltase yang tinggi atau rendah selama proses pengelasan.Dari hasil penelitian, perhitungan heat input dilakukan untuk memastikan nilai yang dihasilkan berada dalam batas referensi pWPS.Parameter yang direkomendasikan untuk memperoleh heat input optimal dalam penelitian ini adalah pada pass root dengan amper minimum 97 A dan maksimum 103 A, volt dengan minimum 9 V dan maksimum 10 V selama 4 menit 40 detik untuk memperoleh heat input dengan minimum 2.Pada pass hot dengan amper minimum 98 A dan maksimum 106 A, volt dengan minimum 9 V dan maksimum 10 dalam 4 menit 48 detik sehingga memperoleh heat input dengan minimum 1.Pada pass filler dengan amper minimum 79 A dan maksimum 97 A, volt dengan minimum 9 V dan maksimum 10 V dalam 3 menit 39 detik sehingga memperoleh heat input dengan minimum 1.Pada pass capping dengan amper minimum 81 A dan maksimum 90 A, volt dengan minimum 9 V dan maksimum 10 V dalam periode 3 menit 17 detik sehingga memperoleh heat input dengan minimum 0.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komprehensif tentang pengaruh heat input yang berbeda pada berbagai jenis material dan posisi pengelasan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengukuran heat input yang lebih akurat dan efisien. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pengendalian heat input selama proses pengelasan untuk mencapai hasil yang konsisten dan berkualitas tinggi.

Read online
File size274.4 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test