STAISKUTIMSTAISKUTIM

El-Madaniyah : Jurnal Pengabdian MasyarakatEl-Madaniyah : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Masyarakat rentan di Desa Kombeng Indah masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses informasi pembangunan, menyampaikan aspirasi, dan terlibat dalam pemantauan pembangunan desa. Kondisi tersebut dapat membatasi peran masyarakat dalam mendorong tata kelola pembangunan yang transparan dan akuntabel. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat rentan melalui pelatihan akuntabilitas sosial. Solusi yang ditawarkan berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengakses informasi, menyampaikan aspirasi, serta melakukan pemantauan pembangunan secara partisipatif. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas perempuan, pemuda, remaja dan anak, serta perwakilan kesukuan dan agama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 22%, disertai kemampuan mengidentifikasi persoalan pembangunan dan merumuskan aspirasi secara lebih terstruktur. Kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan partisipatif dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas masyarakat rentan untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa secara lebih inklusif dan akuntabel.

Kegiatan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas perempuan, remaja/anak, serta perwakilan suku dan agama.Pendekatan melalui penyampaian materi, diskusi, studi kasus, dan simulasi memberikan ruang bagi peserta untuk menghubungkan konsep akuntabilitas sosial dengan persoalan pembangunan yang mereka hadapi.Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 22% setelah mengikuti kegiatan.Peningkatan pemahaman mengenai hak dan peran masyarakat, akses informasi, penyampaian aspirasi, serta pemantauan pembangunan desa.Selain capaian kognitif, kegiatan juga mendorong peserta untuk mengenali persoalan pembangunan, merumuskan aspirasi, dan memahami bentuk keterlibatan yang dapat dilakukan dalam proses pembangunan desa.Kegiatan ini menegaskan bahwa penguatan akuntabilitas sosial tidak cukup dilakukan melalui peningkatan pengetahuan masyarakat.Keberlanjutannya membutuhkan ruang partisipasi yang inklusif, akses informasi yang terbuka, serta respons pemerintah desa terhadap aspirasi masyarakat.Oleh karena itu, tindak lanjut kegiatan perlu diarahkan pada peningkatan keterlibatan masyarakat rentan dalam forum pembangunan, penguatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa, serta pemantauan pembangunan secara partisipatif.Dengan demikian, penguatan kapasitas masyarakat dapat menjadi fondasi bagi terwujudnya pembangunan Desa Kombeng Indah yang lebih partisipatif, inklusif, transparan, dan akuntabel.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang pelatihan akuntabilitas sosial terhadap partisipasi masyarakat rentan dalam proses pembangunan desa, khususnya dalam meningkatkan transparansi dan respons pemerintah desa. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi digital sebagai alat untuk meningkatkan akses informasi dan partisipasi masyarakat rentan, terutama di daerah dengan infrastruktur yang terbatas. Penelitian juga dapat mengkaji peran tokoh masyarakat dan lembaga lokal dalam memfasilitasi inklusi sosial dan akuntabilitas desa, serta bagaimana mekanisme umpan balik yang lebih efektif dapat dibangun antara pemerintah desa dan warga. Dengan menggabungkan pendekatan partisipatif dan inovasi teknologi, diharapkan pembangunan desa dapat menjadi lebih inklusif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Read online
File size483.66 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test