STAISKUTIMSTAISKUTIM

El-Madaniyah : Jurnal Pengabdian MasyarakatEl-Madaniyah : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pengurusan jenazah dalam Islam merupakan kewajiban kolektif (fardu kifayah) yang harus dilaksanakan oleh umat Muslim. Apabila sebagian kaum Muslimin telah melaksanakannya, maka gugurlah kewajiban tersebut dari yang lain. Namun, apabila tidak ada seorang pun yang melaksanakannya, kewajiban tersebut tetap menjadi tanggung jawab masyarakat Muslim di lingkungan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat mengenai konsep fardu kifayah serta tata cara penyelenggaraan jenazah dalam Islam yang meliputi memandikan, mengkafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah sesuai dengan syariat Islam. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sri Pantun, Kecamatan Kombeng, Kabupaten Kutai Timur, dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, simulasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan terhadap keterlibatan peserta, tanya jawab, diskusi, dan praktik penyelenggaraan jenazah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respons positif dan keterlibatan aktif masyarakat dalam mengikuti materi dan praktik. Peserta menunjukkan keberanian dan kepercayaan diri dalam mengikuti tahapan penyelenggaraan jenazah serta semakin memahami bahwa penyelenggaraan jenazah merupakan tanggung jawab bersama sebagai bagian dari kewajiban fardu kifayah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan praktik langsung dapat menjadi strategi yang relevan dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penyelenggaraan jenazah sekaligus memperkuat kesadaran sosial-keagamaan di tingkat desa.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai fardu kifayah dalam tata cara penyelenggaraan jenazah di Desa Sri Pantun telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran masyarakat.Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang dipadukan dengan simulasi serta praktik langsung, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai kewajiban fardu kifayah sekaligus pengalaman praktis dalam melaksanakan tahapan penyelenggaraan jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam.Penyelenggaraan jenazah tidak hanya dipahami sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang mengandung nilai moral, solidaritas, dan kepedulian antarwarga.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat dan praktik langsung dapat membantu membangun pemahaman yang lebih aplikatif dibandingkan penyampaian materi secara teoritis semata.Keterlibatan tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan warga dalam kegiatan juga menjadi modal penting dalam memperkuat kesadaran kolektif mengenai pelaksanaan kewajiban fardu kifayah.Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam penyelenggaraan jenazah sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas pelatihan berbasis teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam penyelenggaraan jenazah. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengintegrasian nilai-nilai fardu kifayah ke dalam kurikulum pendidikan agama di sekolah-sekolah setempat untuk memperkuat kesadaran sosial-keagamaan sejak dini. Terakhir, penelitian dapat fokus pada peran perempuan dalam pelaksanaan fardu kifayah, termasuk tantangan dan kontribusinya dalam meningkatkan partisipasi gender dalam pengurusan jenazah di masyarakat.

  1. PELATIHAN PENYELENGGARAAN JENAZAH DI DUSUN RUMPALA DESA BOTOLEMPANGAN KECAMATAN SINJAI BARAT KABUPATEN... journal.uiad.ac.id/index.php/inkamku/article/view/1680PELATIHAN PENYELENGGARAAN JENAZAH DI DUSUN RUMPALA DESA BOTOLEMPANGAN KECAMATAN SINJAI BARAT KABUPATEN journal uiad ac index php inkamku article view 1680
Read online
File size443.99 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test