STAISKUTIMSTAISKUTIM

El-Madaniyah : Jurnal Pengabdian MasyarakatEl-Madaniyah : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Keberagaman masyarakat di Kecamatan Kaliorang merupakan potensi sosial yang perlu didukung melalui penguatan nilai multikulturalisme dan moderasi beragama. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa pelajar masih memiliki kesempatan yang terbatas untuk mengikuti kegiatan pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan kedua nilai tersebut di luar lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, sikap toleransi, dan kemampuan bekerja sama antarpelajar melalui pemanfaatan kawasan wisata Pantai Marang sebagai media pembelajaran sosial. Pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Learning dengan tahapan identifikasi kebutuhan mitra, perencanaan partisipatif, pelaksanaan sosialisasi, diskusi interaktif, studi kasus, tanya jawab, serta refleksi dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 42 pelajar yang berasal dari enam sekolah di Kecamatan Kaliorang. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi peserta selama proses pembelajaran, berkembangnya pemahaman mengenai multikulturalisme dan moderasi beragama, serta tumbuhnya sikap saling menghargai, komunikasi yang lebih inklusif, dan kemampuan bekerja sama antarpeserta dari berbagai sekolah. Pemanfaatan Pantai Marang sebagai ruang edukasi kontekstual juga memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna sehingga berkontribusi terhadap penguatan karakter peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan participatory learning berbasis potensi lokal efektif mendukung penguatan multikulturalisme dan moderasi beragama bagi pelajar.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Sosialisasi dan Penerapan Multikulturalisme serta Moderasi Beragama di kawasan wisata Pantai Marang, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, telah terlaksana dengan baik melalui pendekatan Participatory Learning yang menempatkan peserta sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran.Pendekatan tersebut mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, kolaboratif, dan kontekstual sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai multikulturalisme dan moderasi beragama, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut melalui diskusi, kerja sama, refleksi, dan interaksi langsung dengan peserta dari berbagai sekolah.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi peserta selama proses pembelajaran, ditandai dengan tingginya antusiasme dalam sesi diskusi, tanya jawab, dan aktivitas kolaboratif.Selain itu, kegiatan ini turut memperluas pemahaman peserta mengenai moderasi beragama sebagai sikap yang tidak hanya menekankan toleransi, tetapi juga mengedepankan nilai keadilan, penghormatan terhadap perbedaan, komunikasi yang inklusif, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat dan ruang digital.Pemanfaatan Pantai Marang sebagai ruang pembelajaran kontekstual menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan pembelajaran multikultural dengan memperluas partisipasi peserta dari berbagai latar belakang budaya dan agama, serta mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan aksesibilitas. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang program ini terhadap sikap toleransi dan harmoni sosial di kalangan pelajar. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan model pengabdian berbasis potensi lokal lainnya, seperti kawasan wisata atau pusat komunitas, untuk memperkuat karakter generasi muda melalui interaksi sosial yang inklusif.

  1. Participatory Learning Strategies in the Package B Program to Encourage Learner Engagement at PKBM Ar-Royan... doi.org/10.5281/zenodo.20338639Participatory Learning Strategies in the Package B Program to Encourage Learner Engagement at PKBM Ar Royan doi 10 5281 zenodo 20338639
  2. Krisis Identitas Agama pada Usia Remaja | Bayani. krisis identitas agama usia remaja bayani penulis erita... doi.org/10.52496/bayaniV.3I.1pp39-51Krisis Identitas Agama pada Usia Remaja Bayani krisis identitas agama usia remaja bayani penulis erita doi 10 52496 bayaniV 3I 1pp39 51
Read online
File size628.47 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test