UIN MATARAMUIN MATARAM

SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIASPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi kesetimbangan kimia menggunakan instrumen Three Tier Multiple Choice (TTMC) dan menganalisisnya berdasarkan multiple chemical representations. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek 78 siswa kelas XI SMAN 1 Pringgarata yang dipilih melalui sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes TTMC yang terdiri dari tiga tingkat: jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan, sehingga mampu mengidentifikasi pemahaman konseptual siswa secara mendalam. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase miskonsepsi pada setiap indikator berkisar antara 32,05%–48,07%, dengan persentase miskonsepsi keseluruhan sebesar 42%, yang termasuk kategori sedang. Berdasarkan analisis multiple chemical representations, miskonsepsi tertinggi ditemukan pada representasi makroskopik (44,2%), diikuti oleh representasi simbolik (43,6%), dan submikroskopik (37,2%). Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan mengintegrasikan fenomena makroskopik, mekanisme partikel pada tingkat submikroskopik, dan representasi simbolik dalam memahami konsep kesetimbangan kimia. Instrumen TTMC efektif digunakan sebagai alat diagnostik untuk mengidentifikasi karakteristik miskonsepsi siswa dan dapat menjadi dasar dalam merancang pembelajaran kimia yang mengintegrasikan ketiga representasi tersebut.

Studi ini berhasil mengidentifikasi miskonsepsi siswa tentang kesetimbangan kimia menggunakan instrumen Three-Tier Multiple-Choice (TTMC).Hasil menunjukkan bahwa 42% siswa mengalami miskonsepsi moderat.Analisis multiple chemical representations menunjukkan bahwa miskonsepsi tertinggi terjadi pada representasi makroskopik (44,2%), diikuti simbolik (43,6%) dan submikroskopik (37,2%).Temuan ini mengonfirmasi bahwa siswa masih kesulitan mengintegrasikan fenomena makroskopik, mekanisme partikel, dan representasi simbolik.TTMC dapat digunakan sebagai alat diagnostik untuk mengidentifikasi karakteristik miskonsepsi dan menjadi dasar merancang pembelajaran kimia yang mengintegrasikan ketiga representasi untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa.

Saran penelitian lanjutan: . 1. Mengembangkan model pembelajaran yang secara eksplisit menghubungkan fenomena makroskopik, visualisasi proses partikel, dan representasi simbolik melalui model, media visual, dan simulasi.. 2. Menggunakan instrumen diagnostik seperti TTMC untuk mengidentifikasi miskonsepsi secara lebih efektif, sehingga dapat merancang intervensi pembelajaran yang lebih terarah untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa.. 3. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran yang dapat membantu siswa mengintegrasikan representasi kimia secara lebih efektif, khususnya dalam memahami hubungan antara representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik.

  1. DOI Name 10.1007 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace... doi.org/10.1007DOI Name 10 1007 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace doi 10 1007
  2. DOI Name 10.5157 Values. doi name values index type timestamp data hs admin 19z handle na delete hdl... doi.org/10.5157DOI Name 10 5157 Values doi name values index type timestamp data hs admin 19z handle na delete hdl doi 10 5157
  3. DOI Name 10.3730 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref desc 23z portico... doi.org/10.3730DOI Name 10 3730 Values doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref desc 23z portico doi 10 3730
Read online
File size442.44 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test