UMUM

Jurnal Graha PengabdianJurnal Graha Pengabdian

Bencana gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Malang, termasuk di Kecamatan Ngantang. SDN 2 Purworejo sebagai satuan pendidikan dasar di wilayah tersebut membutuhkan upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa SDN 2 Purworejo terhadap bencana gempa bumi melalui sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang yang ditempatkan di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi secara lisan mengenai pengertian gempa bumi, penyebab, tanda-tanda, serta prosedur keselamatan, dilanjutkan dengan simulasi praktik langsung prosedur merunduk, berlindung, dan berpegangan dan evakuasi. Seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 sebanyak 90 siswa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab lisan setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap langkah-langkah mitigasi bencana gempa bumi yang dibuktikan dari antusiasme dan kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan dengan tepat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal kesiapsiagaan bencana bagi siswa sejak usia dini.

Kegiatan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana gempa bumi di SDN 2 Purworejo, Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang yang dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2026 oleh mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang telah berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan.Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 terhadap bencana gempa bumi melalui metode penyampaian materi secara lisan dan langsung, simulasi praktik langsung, serta tanya jawab lisan.Evaluasi menunjukkan bahwa siswa mampu memahami dan mempraktikkan prosedur mitigasi bencana gempa bumi dengan baik.Sebagai rekomendasi, pihak sekolah diharapkan dapat mengintegrasikan materi mitigasi bencana ke dalam kurikulum muatan lokal dan menjadikan simulasi bencana sebagai program rutin tahunan, sebagaimana yang direkomendasikan oleh Septikasari, Retnowati, dan Wilujeng (2022), agar kesiapsiagaan siswa dapat terus terjaga dan ditingkatkan secara berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang program sosialisasi dan simulasi bencana terhadap kesadaran siswa dalam menghadapi gempa bumi. Selain itu, studi tentang efektivitas metode simulasi berbeda seperti penggunaan teknologi virtual reality dalam meningkatkan pemahaman siswa juga menjadi arah penelitian yang menarik. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan pendekatan integrasi pendidikan mitigasi bencana ke dalam mata pelajaran lain di sekolah dasar untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat secara holistik.

  1. Edukasi Mitigasi Bencana Banjir dan Gempa Bumi pada Siswa Sekolah Dasar | Kolaborasi: Jurnal Pengabdian... journal.inspira.or.id/index.php/kolaborasi/article/view/318Edukasi Mitigasi Bencana Banjir dan Gempa Bumi pada Siswa Sekolah Dasar Kolaborasi Jurnal Pengabdian journal inspira index php kolaborasi article view 318
Read online
File size538.34 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test