UIN MATARAMUIN MATARAM

SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIASPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA

Enzim digunakan secara luas dalam industri karena fungsinya sebagai katalisator alami yang efisien, terutama lipase. Biji alpukat (Persea americana Mill.) dan kelapa (Cocos nucifera L.) merupakan sumber potensial penghasil lipase. Seiring dengan semakin luasnya penggunaan enzim, metode imobilisasi enzim sedang dikembangkan untuk meningkatkan stabilitas dan aktivitas enzim. Na-alginat adalah polimer yang terbentuk dari asam D-mannuronat dan L-guluronat yang dikenal dapat meningkatkan ketahanan enzim terhadap suhu dan pH, mengurangi hambatan, serta menjaga kestabilan enzim. Tujuan dari penelitian ini adalah ekstraksi lipase dari biji alpukat dan kelapa serta imobilisasi lipase dengan Na-Alginat. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu ekstraksi lipase dari biji alpukat dan kelapa, uji aktivitas lipase, dan imobilisasi lipase dengan Na-alginat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lipase telah berhasil diekstrak dari biji alpukat dan kelapa. Uji aktivitas menunjukkan bahwa aktivitas ekstrak kasar lipase pada biji alpukat (0,870 mg/mL) lebih tinggi dibandingkan kelapa (0,626 mg/mL). Keberhasilan proses imobilisasi lipase dengan Na-alginat ditunjukkan dengan adanya butiran yang stabil yang ditetesi ke dalam larutan CuCl2 dan FeCl2. Penelitian ini menemukan sumber lipase yang ramah lingkungan, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut untuk aplikasi industri.

Ekstraksi lipase dari biji alpukat dan kelapa telah berhasil dilakukan.Uji aktivitas menunjukkan bahwa aktivitas lipase imobilisasi dengan Na-alginat pada biji alpukat (0,870 mg/mL) lebih tinggi dibandingkan kelapa (0,626 mg/mL).Keberhasilan proses imobilisasi lipase dengan Na-alginat ditunjukkan oleh adanya butiran yang stabil setelah ditetesi ke dalam larutan CuCl2 dan FeCl2.Penelitian ini menemukan sumber lipase yang ramah lingkungan, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut untuk aplikasi industri.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi metode imobilisasi alternatif untuk meningkatkan efisiensi dan stabilitas lipase dari sumber lokal seperti biji alpukat dan kelapa. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang aplikasi praktis lipase imobilisasi dalam industri pangan atau farmasi, seperti produksi minyak nabati atau obat-obatan. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada optimasi kondisi imobilisasi (misalnya konsentrasi Na-alginat atau jenis ion logam) untuk memperpanjang umur pakai enzim dalam lingkungan industri.

Read online
File size495.96 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test