JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF

Journal of Earth KingdomJournal of Earth Kingdom

Buah merupakan salah satu komoditas pertanian terkemuka di Indonesia, dengan ketersediaan yang melimpah dan tingkat konsumsi yang tinggi. Penyimpanan buah yang tidak tepat dapat menyebabkan buah cepat rusak dan meningkatkan limbah organik. Ampas tebu merupakan salah satu kontributor terbesar terhadap limbah organik di sektor pertanian Indonesia. Di sisi lain, biji alpukat sering dianggap sebagai limbah karena masyarakat umumnya hanya mengonsumsi daging buah dan membuang bijinya tanpa memanfaatkannya. Kedua jenis limbah ini memiliki potensi untuk digunakan sebagai pelapis edibel yang biodegradable dan ramah lingkungan untuk buah. Studi ilmiah ini bertujuan untuk menjelaskan pelapis edibel yang terbuat dari ampas tebu dan biji alpukat yang diperkaya dengan daun moringa sebagai inovasi dalam mengatasi masalah di industri makanan, khususnya terkait kualitas daging buah yang mudah rusak akibat pengemasan yang tidak tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelapis edibel berbasis limbah ampas tebu memiliki potensi untuk menjaga kualitas buah karena mengandung sekitar 40-50% selulosa, yang dapat digunakan sebagai bahan dasar biopolimer alami dalam pelapis edibel. Penambahan biji alpukat bertindak sebagai antibakteri, antioksidan, pati, dan lipid untuk membentuk struktur pelapis edibel yang kuat, fleksibel, dan tahan air. Penambahan daun moringa bertindak sebagai fortifier untuk buah. Pengembangan pelapis edibel berbasis limbah ampas tebu dan biji alpukat akan menciptakan pembungkus buah yang inovatif yang menjaga kualitas buah dan ramah lingkungan.

Pengembangan pelapis edibel berbasis limbah ampas tebu dan biji alpukat akan menciptakan pembungkus buah yang inovatif yang menjaga kualitas buah dan ramah lingkungan.Inovasi ini terintegrasi dengan teknologi barcode untuk memberikan informasi tentang keunggulan pelapis edibel berbasis ampas tebu dan biji alpukat yang diperkaya dengan daun moringa.Pelapis edibel di pasar umumnya hanya berfokus pada lapisan pembungkus untuk melindungi buah, tanpa mempertimbangkan kandungan nutrisi buah yang berkurang seiring waktu.Memperkaya pelapis edibel dengan daun moringa dapat membantu menjaga dan meningkatkan nutrisi buah sambil mencegah hilangnya nutrisi akibat oksidasi.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan inovasi pelapis edibel lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh variasi komposisi bahan baku (ampas tebu, biji alpukat, dan daun moringa) terhadap sifat fisikokimia dan mekanik pelapis edibel, serta pengaruhnya terhadap umur simpan dan kualitas buah yang dilapisi. Hal ini penting untuk mengoptimalkan formulasi pelapis edibel agar memberikan perlindungan maksimal terhadap buah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode enkapsulasi untuk meningkatkan bioavailabilitas senyawa bioaktif dari daun moringa dalam pelapis edibel. Enkapsulasi dapat melindungi senyawa bioaktif dari degradasi selama penyimpanan dan meningkatkan penyerapan senyawa tersebut oleh buah. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang penerimaan konsumen terhadap pelapis edibel berbasis limbah ini, termasuk aspek keamanan, rasa, dan tampilan. Informasi ini penting untuk memastikan bahwa inovasi pelapis edibel ini dapat diterima dengan baik oleh pasar dan memberikan manfaat yang optimal bagi konsumen.

  1. 0. utility impact qr codes barcodes scholarly journals journal research authors mahdi lotfipanah department... doi.org/10.29121/granthaalayah.v8.i5.2020.550 utility impact qr codes barcodes scholarly journals journal research authors mahdi lotfipanah department doi 10 29121 granthaalayah v8 i5 2020 55
  2. Identifikasi Mangga Arumanis yang Dimatangkan dengan Kalsium Karbida (CaC2) Menggunakan Metode Spektroskopi... doi.org/10.31358/techne.v22i1.368Identifikasi Mangga Arumanis yang Dimatangkan dengan Kalsium Karbida CaC2 Menggunakan Metode Spektroskopi doi 10 31358 techne v22i1 368
  3. 0. pdf obj ltm lc c6 archive.sciendo.com/INTAG/intag.2013.27.issue-4/intag-2013-0006/intag-2013-0006.pdf0 pdf obj ltm lc c6 archive sciendo INTAG intag 2013 27 issue 4 intag 2013 0006 intag 2013 0006 pdf
  4. Application of Edible Coating Based on Jackfruit Seed Flour and Alginate on The Quality of Tomato Fruits... jurnal.uns.ac.id/ilmupangan/article/view/72260Application of Edible Coating Based on Jackfruit Seed Flour and Alginate on The Quality of Tomato Fruits jurnal uns ac ilmupangan article view 72260
  5. Review artikel: Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) | Satriyani | JFM (Jurnal... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/farmasi/article/view/4263Review artikel Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kelor Moringa oleifera Lam Satriyani JFM Jurnal ejurnalmalahayati ac index php farmasi article view 4263
Read online
File size419.22 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test